
Shin dan joila saling berhadapan.. Joila mulai mengatur posisi duduknya yang tadi bersandar.
“Bagaimana hasil nya?”tanya Shin yang sedari tadi penasaran
“Kami sudah dapatkan tubuhnya.. dapat dipastikan saat ini ruangan itu tidak akan bisa terbuka.. hanya saja aku takut mereka akan mulai mengincar yuanna” jelas joila sambil menggenggam kedua tangannya..
“Dimana dia.. kau bilang dia bersamamu?” tanya Shin lagi
“Sepertinya dia belum mau bertemu dengan yuanna.” Jawab joila
“Hmm..aku paham maksudnya.. baiklah.. ambil dokumen itu.. ganti nama Go Ansi di Ktp nya menjadi Go Anzi.. aku tidak mau rahasia Yuanna sempat terbongkar.. Aku yakin cepat atau lambat mereka akan menemukan rumahku” perintah Shin kepada joila.
******
Yuanna memasuki ruang kantor pengembangan bisnis.. belum lagi dia duduk diposisinya..sunny teman sekantornya diikuti oleh dua teman lain yang bernama Sizu dan limon datang menghampirinya .
“Aku dengar kau sudah menikah dengan tuan muda Zu.. kau ternyata hebat sekali” puji Sizu.. yuanna mengambil posisi duduknya lalu mengeluarkan sebuah undangan dan menempatkannya diatas meja.
“Siapa bilang aku menikah! Lihat ini baik baik..” yuanna menunjukan nama yang tertera didalam undangan tersebut.. “ Ini Go A N Z I dan namaku adalah Go A N S I .. tidak bisa kalian lihat perbedaan huruf yang tertera diundangan dengan papan nama milikku ini” yuanna melepaskan papan nama yang ia kenakan lalu menyandingkannya dengan undangan pernikahan Ansi beberapa hari yang lalu.
“sebenarnya kau siapa.. aku tidak pernah tahu bahwa Keluarga Go memiliki anak lainnya selain Nyonya sun dan Go ansi” limon mulai penasaran...
“ Ehhh... “ yuanna mulai meletakkan sikutnya diatas meja lalu meletakan kepalanya diatas telapak tangannya. “Sini aku beritahu yang sebenarnya..tapi kita bicara pelan pelan” yuanna lalu berjongkok di bawah kursi,, karena penasaran teman temannya pun mengikutinya..
“Cepat beritahu” ucap sunny berbisik...dia lalu melihat kearah pintu kantor “tidak ada orang.. tenang saja begini bisa aman” bisiknya mengulang kembali..
“Aku adalah kembaran Go Anzi.. karena tubuh Go Anzi yang sangatlah lemah dan dia suka merasa cemburu hati kepadaku makanya aku diadopsi oleh bibiku..dirumah bibi selalu berbicara bahasa negara ini.. jadi bahasa negara ini sudah tidak asing lagi bagiku” jelas yuanna berbohong.
“Uh...kasian sekali temanku yang satu ini “Sunny lalu memeluk Yuanna dan mengelus elus kepalanya..
__ADS_1
*****
Suara riuh terdengar didalam kantor membuat Yuanna dan teman temannya berdiri seketika lalu melangkah keluar melihat keributan apa yang terjadi..
“ itu presdir muda Co” seru seseorang dari jauh.. Yuanna yang mendengarkan bergegas pergi menuju sumber suara.. betapa terkejutnya dia melihat Sien bersama Assisstennya Edward menuju ruangan Shin.
“Siapa kau? Minggir,, “ bentak Sien ketika Melihat yuanna menghalangi jalannya.. setiap Sien bergerak kekiri dia mengikutinya dan setiap sien bergerak kekanan , dia juga mengikutinya.. dia tidak membiarkan Sien lewat begitu saja.
“ apa anda tidak tahu cara berkunjung keperusahaan orang lain.. anda harusnya membuat janji sebelum ingin bertemu orangnya” ucap Yuanna menasihati.
“Kau.. siapa kau ini, lancang sekali menceramahi ku” Sien mulai kesal...
“Aku... kau tidak kenal aku! Bibi mu.. kau bahkan melupakan bibi mu sendiri.. keponakan macam apa kau ini” sindir yuanna .. dia melentangkan kedua tangannya menahan Sien untuk lewat.
“Bibi..hah...Ansi.. sejak kapan kau seberani ini menentangku?” ucap sien sombong..
“Aku ...takut dengan mu...kenapa aku tidak berani menentangmu.. Kau hanyalah keponakan.. kau seharusnya merasa sopan kepadaku” balas yuanna
“Ehhh...Namaku yang baik ini saja bisa kau panggil sombong sekali.. lalu kau apa,? Sombong selaut.. sombong selangit.. sombong semesta.. “ balas yuanna lagi..
“Nama kau yang baik..sejak kapan kau punya nama yang baik?” sien mulai menghina.
“Heh... kau belum tahu kehebatan ku ya... mau kutunjukan berapa banyak pencapaian yang telah kudapat kepadamu” kali ini yuanna mulai menantang..
“ Hahahaha.. hei Ansi..aku tahu sebodoh apa dirimu.. jangan permalukan diri sendiri didepan orang banyak” hina sien lagi..
“kau dengar aku baik baik Sienn... Aku.. Go Ansi, jika Ru joila adalah tangan kanan presdir maka aku adalah tangan kirinya, jika supervisor nam adalah ketua divisi pengembangan maka aku adalah orang yang berjasa menaikan namanya.. aku Go Ansi.. orang yang mampu mengambil Aktor Populer Zinlian bekerja hanya untuk perusahaan Sun” jelas Yuanna sombong .
“Kau...”
__ADS_1
“Apa.. mau pukul?” tantang yuanna..
“dari mana kau tahu aku akan memukul mu” pancing sien..
“Jelaas saja aku tahu..Aku Go Ansi..orang yang paling dekat dengan istri presdir.. Xu yuanna.. apa kau paham sekarang?”
Mendengar keributan yang terjadi Supervisor Nam yang baru akan masuk keruangannya terkejut lalu bergegas menghampiri mereka.
“ Ansi... jaga bicara mu” ucapnya kepada yuanna
“ supervisor Nam.. tidak perlu sopan kepadanya.. dia itu BU A Y A” ucap Yuanna sembari tersenyum nakal.
“Ans.....
“tenang saja supervisor.. dia tidak akan bisa dan tidak akan pernah sanggup untuk menghancurkan perusahaan sun” ucap yuanna yakin
“Kau mau cari mati ya?” ancam sien mulai tak tahan
“Kau bisa bunuh aku sekarang juga kalau kau mau” tantang yuanna sembari melipat Tangannya kedada “ ahhhh... benar... ada urusan apa anda datang kemari.. kalau anda ingin bertemu presdir.. maka lewati aku dulu.. saat ini aku adalah penyampai pesan untuk presdir” ucap yuanna..
“Kau...”
“Ahhh... biar ku tebak.. kau datang kemari karena perusahaan Zu atau karena Yuanna?” sindir yuanna lagi.
“hmmm.. bagaimana kau bisa tahu?” tanya sien serius
“Tentu saja.. aku adalah bagian dari orang yang merencakannya.. . tinggalkan tempat ini atau aku beritahu semua orang tujuan kau datang kemari.. aku masih punya barang buktinya” ancam yuanna... karena Sien yang tidak bisa lagi melawan yuanna, ia terpaksa meninggalkan ruangan itu dengan sangat marah.
Laki-laki itu mulai berpikir, bagaimana mungkin bibinya yang dulu lemah bisa berubah menjadi oramg yang pandai berbicara?
__ADS_1
Disisi lain tempat, tampak shin dan joila serta seorang laki-laki yang mungkin lebih tua setahun dari mereka sedang memperhatikan Kericuhan yang disebabkan oleh yuanna. Mata Laki-laki lain tersebut terlihat berkaca-kaca, memandang penuh kerinduan kepada yuanna.