
Arra yang sedang mengenakan seragam sekolah SMP high raise tengah berjalan melewati koridor sekolah menuju ke sebuah Lapangan futsal untuk bertemu Sien yang telah memanggilnya melalui temannya.
“ Kali ini,, untuk apa lagi kau memanggilku.. bukankan sudah jelas yang kukatakan kepadamu” Ucap Arra setelah Sampai dihadapan Sien.
“Kali ini berbeda,, aku benar benar butuh bantuan mu untuk melindungi adik seseorang yang dimasa depan akan kuusahakan menjadi tangan kananku” jawab Sien kepada Arra.
“ Baiklah.. aku akan bantu.. tapi berjanjilah satu hal, kau tidak akan memaksaku lagi untuk menyukaimu,, kau ada fotonya?” Ucap Arra meminta kepastian.
“ Baiklah.. tapi kau juga berjanjilah...perempuan ini,, kau akan menjaga dia untukku” pinta sien..lalu Arra mengambil foto dari tangannya.
“Baiklah.. aku akan menjaganya.. “ Arra membalikan tubuhnya lalu mulai melangkah pergi meninggalkan Sien.
“Untuk terakhir kalinya,, kau benar benar tidak ingin bersama ku” teriak Sien menghentikan langkah kaki Arra
“Sudah kukatakan padamu berulang kali.. Aku hanya menyukai Shin.. dihati ku hanya ada dia” Lalu Arra melanjutkan langkah kakinya..meninggal Sien yang masih berdiri menatap kepergian Arra.
******
Dua orang murid perempuan sedang mengutip bola voli yang berceceran dilapangan.. mereka adalah Yuanna dan zidah
“Awaaas” tiba tiba bola Voli terbang menuju kearah yuanna..
“Bammm..”
“Ahh” bola tersebut mengenai kepala seseorang.
“Suhoan.. kau tidak apa.. hei suhoan..” teriak Yuanna dan dalia secara bersamaan.
Mereka sangat khawatir lalu membawa suhoan keklinik sekolah.
“Hei Royan.. kau sengaja kan?” ucap seorang laki laki yang saat itu sedang bermain sebagai tosser yang mengumpan bola kepada royan..
__ADS_1
“ Nice .. Youa “ royan mengacungkan jempol kepada Youa yang berdiri di dekat net.. dia tampak merasa bersalah..
******
“Kakak... aku sangat menyukai kakak.. kalaupun kakak tidak membalas cintaku setidaknya terimalah bunga ini dan berfotolah denganku” seorang laki laki sedang mengungkapkan perasaannya kepada Arra.
“Siapa namamu?” tanya Arra, Arra adalah siswi terpopuler disekolahnya.
“Suhoan,, namaku Suhoan kak” jawab suhoan merasa senang telah memberi tahukan namanya..
“Suhoan .. hmm baiklah.. aku akan turuti permintaanmu..dengan syarat...” Arra mengeluarkan sebuah foto dari tas peralatan make up yang biasa ia bawa “ kau harus melindungi perempuan yang ada didalam foto tersebut ketika dia dalam bahaya” Arra memberikan foto itu kepada suhoaan. “ sekarang aku terima dulu bunga ini... setelah kau berhasil melindunginya,, beritahu kepadaku.. aku akan berfoto denganmu” jelas Arra lalu pergi meninggalkan Suhoan dengan membawa bunga pemberiannya..
“Baiklah... terima kasih kakak” teriak suhoan kegirangan.
******
Hari itu setelah selesai Piket kelas , zidah lia yang masih berada diruang kelasnya bergegas membereskan barang barang nya. Dia tahu bahwa Yuanna saat itu sedang menunggu untuk pulang bersama dengannya..
“Ahh... untung saja kau masih disini...” suara seseorang mengejutkan zidah lia
“Aku menemukan pena ini dilantai tadi.. aku rasa ini milik layla.. tolong berikan pena ini kepadanya.. besok aku mungkin tidak akan datang” pinta Youa kepada
“ ahh... baiklah. Berikan penanya ketua..aku harus cepat...yuanna sedang menungguku” ucap dalia sembari mengangkat tangannya untuk meminta pena tersebut.
“Tunggu dulu.. bisakah kau tanyakan pada Yuanna tentang perasaan nya kepada suhoan.. ! Tadi suhoan berkata padaku bahwa dia sangat menyukai yuanna.. tapi dia takut kalau yuanna akan menolaknya...dan kau jangan beritahu yuanna dulu tentang perasaan Suhoan... aku lihat beberapa hari ini mereka sangat dekat.. biarkan ini menjadi kejutan untuk Yuanna.” pinta Youa kepada zidah lia.
“Ahhh.. baiklah..akan kutanyakan nanti” jawab Dalia.. Youa mulai menekan sebuah tombol yang ada dipena tersebut tanpa sepengetahuan Dalia.. dalia mengambil pena tersebut lalu memasukannya kedalam tas.
*******
Yuanna yang mengenakan seragam spesial SMP high raise sedang duduk membaca buku didepan ditaman sekolah sambil menunggu kedatangan temannya dalia..
__ADS_1
“Maaf lama menunggu” ucap dalia setelah dekat dengan yuanna..dalia terlihat kelelahan.
“Ayo kita pulang” ajak Yuanna sambil menutup buka.. lalu berdiri.
“Hari ini lagi lagi aku piket sendirian.. laila benar benar keterlaluan” keluh Dalia ... dia merasa tidak adil. Dalia dan yuanna mulai berjalan bersamaan meninggalkan taman sekolah.
“Sudah.. sabar... harusnya tadi kau panggil saja aku untuk membantumu” saran Yuanna
“Tidak mau... kau selalu saja membantuku..aku tidak mau merepotkanmu terus terusan.. oh iya.. aku mau tanya sesuatu kepadamu?” dalia mulai penasaran..
“Tanya apa?”
“ Suhoan sudah berkali kali menyelamatkan mu dalam bahaya.. mulai dari bola voli.. lalu pot bunga jatuh dari atas.. dia juga menyelamatkan mu dari kejaran anjing gila.. dia juga membantumu ketika kau terkunci dikamar mandi, kau juga terlihat senang berbicara dengannya.. apa kau menyukai suhoan?” tanya dalia masih dengan rasa penasarannya.
“Tentu saja aku menyukainya.. mana ada orang yang tidak menyukai orang baik sepertinya” jawab Yuanna
“Baguslah..aku sangat senang mendengar jawabanmu” dalia lalu meraih lengan atas Yuanna dan mendekapnya..
******
Suara keributan terdengar ramai hingga sampai ketelinga Shin Dan joila yang sedang akan pergi menuju lantin sekolah.
“Hei.. ada apa ramai ramai disana.. ayo kita lihat” ajak joila kepada Shin yang saat itu sedang berjalan menuju ke ruang serikat sekolah.
Didalam ruang kelas,, Yuanna berdiri berhadapan dengan laila sambil menahan amarah..
“ Kau masih pura pura tidak bersalah.. mau kuulangi lagi” bentak layla.. semua teman sekelasnya memperhatikan mereka yang saat itu berada didepan kelas.
“Aku tidak tahu alasan Suhoan pindah sekolah.. dan lagi aku tidak pernah mengakui perasaan ku kepada Suhoan” bentak yuanna membalas.
“Kau masih tuli.. setelah Suhoan mendengar rekaman ini.. dia langsung pindah sekolah.. dia tidak sudi disukai oleh orang sepertimu..dia merasa sangat terganggu dengan sikapmu “ ucap Layla sambi menangkat pena rekam yang ia dapatkan dari dalia “apa kau menyukai suhoan! Tentu saja aku menyukainya.. mana ada orang yang tidak menyukai orang baik sepertinya” suara dalia dan yuanna terdengar didalamnya..
__ADS_1
“layla dan suhoan kan sudah berteman sejak kecil.. mereka juga pasti memiliki hubungan.. pantas saja layla marah karena pacarnya pergi,, suhoan pasti takut hubungan mereka dirusak oleh wanita itu.. wanita itu benar benar tidak tahu malu... baru didekati sedikit saja sudah kegatalan mengatakan suka... kalau aku jadi suhoan juga pasti malu disukai oleh orang seperti dia,.” ucap murid wanita lainnya... Yuanna melirik kearah zidah lia yang hanya duduk terdiam dikursi sambil menundukkan kepala.
“ Hanya karena aku menyukainya.. bukan berarti dia harus pindah kan.. seminggu sudah berlalu tapi kau masih saja membuliku..kau tidak ada puas puasnya ya.” bentak yuanna.