Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
tsundere


__ADS_3

Nana tercengang melihat silly tiba tiba berdiri "aku belum memberitahukanmu renacanya" ucapnya kemudian.. silly yang mendengarkan ucapan tersebut tersenyum lucu melihat wajah kebingungan Nana..


"Tenang saja.. aku punya caraku sendiri" ucap silly meyakinkan Nana yang masih ingin silly memakai rencana darinya.. tapi silly telah melangkahkan kaki pergi meninggalkan Idris dan Nana..


"Percayalah padanya" ucap Idris sembari mengelus kepala Nana kemudian memeluk tubuh Nana dari belakang.. .. Nana hanya bisa menganggukan kepala ,, saat itu dia merasa malu dengan Idris yang tiba tiba memeluknya.


*******


Silly berjalan memasuki ruang entertainment Oubmenuju keruang ganti untuk mengganti pakaiannya karena memiliki jadwal syuting hari itu..


dia sengaja pergi lebih awal tanpa Shin,, silly,, dia merasa sangat lelah dengan perintah Shin yang kadang keterlaluan.. dia yang tidak bisa menyetir mobil juga harus dipaksa menyetir oleh Shin yang membuatnya ketakutan.


"Silly.. iya kan!" Tanya seorang wanita menghalangi jalan Silly menuju ruang ganti..


"HM" angguk silly kemudian melangkah pergi..tapi terhalangi oleh wanita lainnya..


"Aku Shen Shi Gi" dia memberikan tangannya kepada silly untuk mengenalkan diri kepadanya..


"Aku Co Hai en.." wanita pertama mendatangi silly dan Shi gi dengan tangannya yang juga diberikan kesilly..


"Huh" silly menghela nafas dengan pandangan yang tidak biasa ia lihat tersebut .. "kalian sudah tahu namaku Silly,, kenapa masih mau berkenalan lagi" ucap silly yang merasa curiga dengan sikap kedua orang yang ada dihadapannya tersebut..


"Aaaah.. kami hanya ingin menjadi temanmu.. " ucap Shi Gi menarik tangannya yang tidak di balas silly..


"Ahhh.. apa karena Presdir Ou dekat denganku" tebak silly yang sangat mencurigai mereka..


"Mana mungkin.. ada apa denganmu ini,, hanya ingin berteman dengan mu saja, kau malah mencurigai kami yang tidak tidak" Hai en tersenyum kecut melihat wanita didepannya yang dianggap sombong itu..


"Sungguh" senyum nakal Silly muncul di bibirnya..


"Sungguh.. tentu saja" ucap Hai en meyakinkan..

__ADS_1


"Hmm kalau begitu aku perlu bukti dari kesungguhan kalian!" Pinta Silly yang membuat Kedua orang tersebut merasa aneh...


"Kau mau bukti apa dari kami!" Tanya Shi Gi tidak bisa melewatkan kesempatan untuk dekat dengan Silly..


"Baiklah... Dengarkan aku baik baik..." Silly lalu menjelaskan sebuah rencana untuk membuktikan keinginan mereka berdua untuk berteman dengannya..


******


Shin merasa sangat kesal Siang itu karena Silly pergi tanpa menunggu dan mengajaknya.. dia yang telah menjadi manager silly berjalan masuk kedalam ruangan syuting mencari Silly dan memarahinya..


Dengan sengaja ia menahan haus untuk memberikan perintah kepada Silly membelikan minuman untuknya. Shin berjalan cepat saat itu. tiba tiba langkah nya terhenti seketika..


"Ahhh... Sakit sekali " seorang wanita yang tak lain adalah Shi Gi terjatuh terduduk tepat dihadapan shin.. dia berpura pura memegang kakinya yang sakit berharap Shin membantunya berdiri.. Shin dengan tatapan tajamnya menakuti Shi gi.. dia terus berjalan melangkahi kaki Shi Gi untuk terus mencari Silly .


"Ahhh... Maaf " seorang wanita menabrakan diri dengan sengaja ketubuh Shin yang membuat Shin sangat kesal melihatnya..wanita tersebut adalah Hai en.. hai en jatuh terduduk diatas lantai, dia juga sengaja menjatuhkan ponselnya berharap Shin akan mengambil ponsel itu untuknya.. tapi tetap saja. Shin tidak peduli.. dia terus berjalan melewati hai en yang kesal dengan sikap sombong Shin...


Shin merasa aneh dengan kejadian Yang terjadi beberapa saat yang lalu,, tapi dia tidak terlalu memikirkannya..


"Apa yang kau lakukan bodoh" ucap Shin sembari mengambil Ponsel milik Silly.. Dia kemudian mengulurkan tangan untuk membantu Silly berdiri namun tangannya ditepis oleh wanita itu..


"Haaa..ternyata kau tsundere" ucap Silly yang sudah berdiri dengan menepuk nepuk pakainnya membersihkan diri dari Pasir yang menempel..


"Tsundere.. apa maksudmu?" Tanya Shin yang tidak terlalu paham dengan kata yang baru saja diucapkan oleh silly..


"Kau itu tsundere... Kau sebenarnya sangat mencintai aku tapi kau tidak mau mengakui perasaanmu.. " jelas Silly dengan senyuman kecut dibibirnya..


"Ha... Konyol sekali ucapan mu... Mana mung.... "


"Iya lah iya lah.. mana mungkin kau mencintai aku kan munafik" Ucap silly lalu memotong perkataan Shin sembari mengambil ponselnya dari tangan Shin.. " sudahlah ,, tidak perlu banyak bicara dengan orang munafik seperti mu" ucap Silly lalu bergegas melangkah pergi.. tapi tangan Shin dengan sigapnya meraih leher Silly..


Shin mengambil bibir Silly untuk dilumatnya hari itu.. silly terkejut dengan sikap tiba tiba Shin dan mencoba melepaskan ciumannya tapi tangan Shin yang lain telah merangkul pinggang silly lebih dahulu..

__ADS_1


Shin masih ingin mencium bibir Silly dengan puas...


"Cih" Shin tersenyum nakal melepaskan bibirnya dari bibir Silly karena Silly telah menggigit Bibir mungil Shin Hingga berdarah..


"Kurang ajar... Kau..." silly mencoba menampar wajah Shin yang telah berlaku tidak sopan kepadanya.. tapi tangan silly sudah ditangkap Shin terlebih dahulu.."Heii.. mau apa kau brengsek" silly mencoba melepaskan tangannya dari tangan Shin..


"Aku ini Tsun de re " ucap Shin sembari menarik tangan silly mendekat lalu mencium pipinya.. setelah itu ia tersenyum nakal dan menghempaskan tangan Silly kemudian pergi meninggalkannya menuju ruangan syuting..


Shin membersihkan darah dibibir nya menggunakan ibu jari dengan masih mengembangkan senyum kecut dibibirnya..


"Sepertinya aku benar benar sangat mencintainya" gumamnya dalam hati sembari memperbaiki dasi di jas nya..


Silly masih berdiri tidak percaya dengan apa yang telah dilakukan Shin kepadanya.. dia merasakan jantungnya berdetak sangat kencang sampai ia harus menahan dada dengan tangannya..


"Hei.. kau baik baik saja " ucap hai en membangunkannya dari keterkejutan yang ia baru saja dapatkan..


"Hmm.. " silly menggeleng kepala "aku baik baik saja" ucap silly sembari tersenyum kepada Hai en.


Dari kejauhan Natto dan Lian menyaksikan kejadian antara Shin dan Silly.. berkali kali mereka menghembuskan nafas karena menahan cemburu..


"Apa kau juga tsundere!" Tanya Lian kepada natto yang berdiri disebelahnya...


"Kau saja sana yang jadi tsundere" balas natto lalu pergi meninggalkan Lian yang tadinya mencoba sedikit candaan untuk menenangkan kecemburuan dihatinya.. tapi natto yang tidak bisa menahan cemburu tidak ingin membalas candaan Lian saat itu..


******


Natto kembali Keruang kerjanya.. dia juga memerintahkan kepada mereka untuk menunda syuting hari itu..


Natto yang telah sampai keruangannya mematikan lampu lalu menghempaskan Tubuhnya diatas sofa..


"Apa dulu aku tsundere!" Ucapnya dalam hati mengingat masa masanya dengan yuanna.. '"kalau tahu begini..harusnya dulu aku merebut yuanna dari Shin" tambahnya lagi sembari mengambil foto didalam dompetnya.. foto wanita yang sangat ia sukai..

__ADS_1


__ADS_2