Tuan, Aku Siap Membantumu

Tuan, Aku Siap Membantumu
tak ingin ditinggalkan


__ADS_3

"Dimana!" Tanya Shin yang sangat penasaran..


"Rumah dibawah bukit ini. Sebelumnya adalah rumah keluarga Xu .. Yuan membawa aku dan kakak dari desa Ann kerumah itu,, saat aku bermain disamping rumah aku menemukan sebuah kotak yang cantik berwarna warni terbuat dari aluminium dan tidak terlalu besar... Dulu Yuan sangat sibuk.. jadi dia tidak menyadari aku selalu membawa kotak cantik itu,, saat itu usiaku masih 5 tahun dan belum tahu apa apa,, lalu tanpa sengaja Shen Shi Zhin melihatku membawa kotak itu ketika aku pulang dari warung,, dia kemudian menngejarku.. aku berhasil meloloskan diri.. saat usiaku 7 tahun.. aku baru mengetahui itu adalah kotak peta.. aku menyembunyikan kotak peta itu dari Yuan.. saat usia ku 8 tahun..Shi' Zhin mengetahui bahwa aku adalah cucu Yuan.. dia mengejarku sampai kekediaman Xu yang berada di Desa Lu.. dari sanalah Yuan tahu bahwa aku menyembunyikan peta.. aku melarikan diri dengan bantuan kakek Yiu sampai kedesa Xu .. karena Yuan berhasil menemukan ku di desa Xu,, aku terpaksa menyembunyikan peta disuatu tempat... Beberapa hari yang lalu ingatanku muncul.. kepalaku sakit sekali saat itu tapi aku berhasil mengingat tempatnya.. tempat itu berada dibawah jembatan tempat biasa kita memancing ikan.. Aku yang dikejar Yuan menjatuh kan diriku kesungai bawah jembatan saat itu.. dibawah jembatan ada sebuah Ruang bawah tanah yang tidak terlalu besar.. mungkin itu adalah tempat persembunyian peta sebelumnya...Shi'..."


"Tunggu" yuanna belum lagi menyelesaikan perkataannya Shin telah mengambil ponsel dari jas nya untuk menghubungi Idris..


"Kau berhasil me..."


"Peta ditemukan.. aku akan kirim tempatnya keemail mu" Idris yang belum menyelesaikan ucapannya dikejutkan langsung dengan ucapan Shin... Dia yang saat itu berada diruang kantornya dengan buru buru mengambil jas nya dan membaca pesan yang dikirim Shin di email ponselnya..


******


Shin mengantar yuanna menuruni bukit menuju kerumah besar dibawah bukit yang telah di renovasi dan dibersihkan Shin,, Malam itu Shin berencana bermalam di rumah itu bersama Yuanna tapi karena ia telah mendengar informasi tentang peta tersebut.. Shin dengan bergegas menuju jembatan.. Shin yang mengetahui bahwa keadaan yuanna tidak sehat meminta Yuanna untuk tidak ikut dengannya..


"Shin.. hanya didalam mobil.. aku tidak akan masuk kedalam air,, aku mohon jangan tinggalkan aku" pinta yuanna saat telah berada didepan rumah dibawah bukit..

__ADS_1


"Tunggu aku .. tunggu sebentar saja" pinta Shin balik sembari menyingkirkan rambut yuanna dari pipinya dan meletakan kebelakang telinga..


"HM.. baiklah.. " dengan terpaksa yuanna menyetujui permintaan Shin.. Joila yang telah menunggu di dalam mobil .. dia membuka Pintu mobil depan untuk Shin masuk ..dia telah mendengar dari Shin bahwa peta klan telah ditemukan..


"Masuklah" perintah Shin yang kemudian dilaksanakan yuanna.. dengan ragu yuanna melangkahkan kakinya mendekati pintu.. karena merasa yuanna telah aman.. Shin membalikan tubuh menuju kemobil yang saat itu akan dikendarai Joila..


Yuanna .. dia membuka pintu rumah ,, betapa terkejutnya ia melihat sesosok laki laki tua tersenyum menyeringai dengan membawa senapan api ditangannya..


"Yuan" ucapnya dengan rasa takut yang teramat dalam.. tubuhnya gemetaran.. dengan sekuat tenaga yuanna membalikan tubuhnya dan berlari kearah Shin yang hampir masuk kedalam mobil...dengan segera ia mendorong Shin masuk ketika telah mendekatinya membuat Shin terkejut seketika itu..


"Druudukk..." Sebuah peluruh melesat masuk kepunggung yuanna.. yuanna terpaksa menutup pintu,, dia merasa senang melihat Shin yang telah masuk kedalam mobil .. yuanna menahan pintu mobil agar Shin tidak keluar dari dalam mobilnya..


"Shin.. aku menci...." Tubuh yuanna terjatuh lemas tidak berdaya.. Joila yang menyaksikan kejadian itu bergegas mengambil pistol di jasnya lalu menembak Yuan dari jauh tepat mengenai kepalanya.. Yuan menjatuhkan senapan api nya seketika dan tersungkur diatas tanah.


Shin akhirnya berhasil membuka pintu.. tubuhnya gemetaran setengah mati melihat yuanna terbaring tak sadar diri dengan dipenuhi darah yang membasahi gaun biru muda yang ia kenakan malam itu... Air mata Shin mengalir begitu derasnya..

__ADS_1


"Aku mohon..."Shin mengambil tubuh yuanna dan membawanya masuk kedalam mobil,, dengan bergegas Joila membawa yuanna kepuskesmas desa..


"Aku mohon.. maafkan aku... Aku tidak akan meninggalkanmu yuanna..aku akan membawamu kemanapun aku pergi.. yuanna.. tolong selamatlah.. haa... Haa... Aku mohon yuanna..ha.. hiks..haa.. sadarlah.. aku akan mengatakan aku mencintaimu setiap hari.. ha... hik..aku akan mengajakmu pergi malam ini.. aku janji tidak akan meninggalkanmu lagi.. yuanna.. aku mohon bertahanlah.. aku sungguh mencintaimu... Jangan tinggalkan aku.. aku salah .. aku salah yuanna.." suara tangisan Shin bergetar ketakutan... Dia menangis terisak Isak memeluk tubuh wanita yang ia cintai .. darah yuanna mengotori jas biru tuan Shin.. Joila hanya bisa menahan rasa nyeri melihat keadaan menyakitkan Shin untuk kedua kalinya..


******


Seorang laki laki tua masuk kedalam ruangan puskesmas pagi itu.. ia memandang cucunya sedang menangis menggenggam tangan seorang pasien wanita yang terbaring tidak berdaya di atas kasur.. di kursi lain.. dia menemukan tiga orang laki laki muda terduduk lemas ,, satu diantaranya masih menangis terisak isak.. dua lainnya sedang menahan rasa tangisannya.. mereka semua tampak sangat khawatir dengan keadaan pasien wanita tersebut..


"Yuanna... " Lian masuk kedalam ruangan tersebut diikuti oleh Nana.. tubuh Lian gemetaran seketika menatap Yuanna yang sedang tak sadarkan diri.. Lian mendekat ketubuhh yuanna lalu menangis terisak Isak disampingnya.. Nana jatuh terduduk menangis didepan pintu melihat keadaan yuanna saat itu ..Semua orang mulai mendekati Laki laki tua itu berharap mendengarkan kabar baik darinya..


"Kakek... Yuanna.. masih selamatkan! Iya kan'" tanya Shin kepada Alfa.. Alfa adalah mantan dokter terkenal sebelumnya...


"Sebelum itu,, aku harus memberitahukan mu terlebih dahulu... Yuanna.. dia telah kehilangan janin dalam kandungannya yang baru berusia 2 bulan.."jelasnya menggetarkan hati Shin.. dengan segera dia mendatangi Natto..


"Buuuukkk" Shin memukul wajah natto dengan kepalan tangannya, mengejutkan semua orang yang berada disana.. "kenapa kau terus mengatakan dia baik baik saja brengsek" makinya kepada natto yang telah terjatuh diatas lantai menahan rasa sakit pukulan Shin... Idris menahan Shin yang akan memukul natto lagi yang saat itu merasa sangat menyesali keputusannya..

__ADS_1


Tiba-tiba Alfa membelalak mata, ia terkejut menghela nafas menyakitkan.


"Terlambat.... " Ucap Alfa mengejutkan semua orang.. semua orang tercengang seketika.. tubuh mereka gemetaran.


__ADS_2