
3 Minggu yang Lalu sebelum yuanna berhasil menmbuat Lian jatuh kedalam rencananya.
Sayup angin berhembus, mendeengar suara mobil taksi berhenti, dengan cepat yuanna keluar rumah.
“Bagaimana hasilnya natt?” tanya yuanna ketika melihat natto berjalan memasuk halaman rumah Shin.
“Semua yang kau minta sudah ku lakukan dengan sempurna” jawaban natto sangat memuaskan Yuanna.
“Natto.. terima kasih ..aku sangat menyukai kebaikanmu” puji Yuanna yang sedang melihat kontrak baru Lian..
“Kalau begitu beri aku pelukan sebagai hadiahnya” minta natto..dia mulai menggoda yuanna
“Anggap saja kita impas..aku kan telah menyelamatkan mu sebelumnya” tolak Yuanna keras
“Aku kan tidak meminta mu untuk menyelamatkanku hari itu ..!” Paksa natto lebih keras
“Baiklah.. sini adik peluk” yuanna memeluk Natto pada hari itu ... natto mulai merasa senang kembali setelah lebih dari setahun mengalami kepedihan.
******
Lian Mulai membaca dengan seksama kontrak tersebut..
“Tanda tangan disini..maka dua hari lagi sudah dapat dipastikan kontrakmu dengan Ou entertainment berakhir..dan akulah yang akan membantu mu mengambil alih perusahaan Zin.. aku masih sangat ingat.. Kau pernah berkata bahwa kau mengingikan perusahaan tersebut untuk bisa dibanggakan didepan ean.” Bujuk yuanna lagi kepada Lian.
“Tetapi tetap saja..” Lian mulai ragu ragu untuk melanjutkan kata katanya.
“Kalau kau tidak Mau .. aku tidak apa apa... yang pasti aku akan muncul didepan publik..dan mengatakan bahwa aku adalah orang misterius sebenarnya yang mereka cari.. kau ingin melihat ean dipermalukan didepan publik karena telah berbohong..bagaimana pun kau tahu kemampuan asliku.. dan semua orang juga pasti bisa melihat mana pemilik yang asli dan mana yang palsu...kalau aku lakukan itu .. otomatis tidak hanya reputasi Ean yang akan hancur, reputasi Kelurga Shi juga akan terkena imbasnya” wajah Lian dipenuhi amarah tapi dia tidak punya pilihan selain menyetujui permintaan Yuanna.
__ADS_1
hari itu untuk kedua kalinya Lian menandatangani kontrak dengan yuanna... yuanna yang asli bukan yuanna yang berpura pura sebagai go Ansi.. dan Lian dipaksa untuk tutup mulut oleh Yuanna tentang rahasianya yang saat itu sedang berperan sebagai Go Ansi.
Shin yang sedari tadi memperhatikan, tersenyum melihat keberhasilan gemilang dari rencana yang telah dibuat istrinya.. Sejak awal dia memang sudah menyangka bahwa istrinya sangat bisa diandalkan.
Yuanna menekan tombol masuk apartemen.. setelah pintu terbuka dia langsung masuk..di lihatnya sekeliling ruangan, dibuka kamar mandi dan ruang belajar lainnya..dia tidak menemukan Lu arra.. yuanna mulai masuk kedalam kamar Lu arra dan mencari cari sesuatu.. setelah beberapa lama mencari akhirnya dia mendapatkannya.. ia memasukan benda itu ke tasnya..lalu pergi meninggalkan apartemen.
Yuanna telah kembali pulang..seperti biasa setelah masuk ruangan dia melihat natto sedang bermain game dengan Smartphonenya.. yuanna mendekati natto..natto tahu bahwa ada maksud tersembunyi yuanna ketika mendekatinya.
“Kali ini apa lagi?” Tanya natto tanpa basa basi..dia sudah mulai terbiasa dengan sifat Yuanna.. dia tahu bahwa yuanna saat ini sedang membutuhkan bantuannya. . Dia juga merasa senang menjadi orang pertama yang saat ini ia butuhkan.
*****
Aku adalah Xu yuanna ,, mantan karyawan bayangan yang pernah bekerja selama tiga tahun di sebuah perusahaan yang aku bahkan tidak tahu seperti apa perusahaan tersebut,, seperti apa bentuk desain perusahaan tersebut dan juga tidak tahu sebesar apa perusahaan tersebut. kini,, setelah sekian lama terpenjara didalam ruangan, akhirnya aku telah keluar dan telah melihat dengan mata kepalaku sendiri sesuatu yang sekian lama aku ingin lihat ini.
Sebagai bayaran atas kerja keras sebagai karyawan bayaran, Perusahaan berkewajiban untuk membayar seluruh biaya pengobatan perawatan rumah sakit kakakku yang saat itu tengah mengalami kecelakaan.
Saat ini aku sedang menunggu seseorang keluar dari perusahaan.. tentu saja yang aku Tunggu tidak lain dan tidak bukan adalah Mantan Bos ku yang sangat sombong dan sangat angkuh.. CO Sien ya, orang yang telah mengurung dan mempekerjakan ku lebih dari tiga tahun.
Rencana ku kali ini bukanlah untuk mengincar enam keluarga besar, seperti Co, Ou, Zin, Lu ,Shen atau Xu.. Tapi hal ini juga sedikit berkaitan dengan salah satu dari keluarga mereka... hanya sedikit saja..
orang yang aku butuhkan bantuannya saat ini berasal dari keluarga Co..dia adalah tuan muda Sien.
sebenarnya, Ini adalah hari ketiga aku berdiri didepan perusahaan besar ini.. hari pertamaku, aku gagal melaksanakannya dikarenakan Sien tidak masuk kerja... lalu hari keduaku juga gagal karena Sien ternyata pulang lebih awal.. jika hari ini pun aku gagal menemuinya maka aku akan cari cara lain untuk melaksanakan misi pentingku ini.
Aku yakin sekali kalau Sien sebenarnya telah melihatku dari atas gedung tetapi dia hanya berpura pura tidak melihat, Selama hidup bersama, aku lumayan mengenal Sien.. setiap kali dia marah, dia akan baik lagi kepadaku setelah beberapa hari, dia memang terbiasa memukul wajahku... Setelah memukul, dia lalu mengatakan bahwa dia menyesal tapi tetap saja dihari lain dia akan memukulku lagi.
Sudahlah ,, aku tidak mau mengingatnya lagi..aku tidak ingin sakit hati ketika mengingatnya.
__ADS_1
Aku duduk dibangku dekat dengan Air pancuran didepan Gedung perusahaan,,orang orang pasti mengira bahwa aku adalah orang yang aneh. Biarkan saja,,aku tidak peduli.. Asalkan tidak bertemu Co Ralla saja tidak masalah bagiku.. wanita itu mulutnya pedas sekali, Padahal Menurutku Shin Lumayan pendiam.. Mungkin Shin lebih Mirip ayahnya dibandingkan ibunya.
Seseorang laki laki yang kutunggu tunggu akhirnya datang juga.. mungkin dia sudah tidak tahan melihat tingkah laku aneh ku beberapa hari ini di kantornya.
“ apa yang kau lakukan disini..kenapa kau tidak masuk kedalam saja?” Sien akhirnya menemuiku.. memang aku sengaja tidak ingin masuk.. aku tidak mau mengotori kaki indahku untuk hanya sekedar melangkah masuk kedalam kantor kotormu itu..
“Hmm” aku menggeleng-geleng kepala.. mencoba masuk kedalam mode manja.. Selama tinggal bersamanya..kadang kadang aku bersikap manja padanya.. dia juga tidak pernah marah dengan sikapku,, hanya saja kebanyakan dari sikapku itu selalu diabaikannya.
“Kau mau apa kali ini!” dia mulai mencurigaiku.. aku tahu,, Sudah beberapa minggu tidak bertemu,dia pasti rindu padaku.. dia juga tidak akan sanggup terus terusan mengabaikanku.. mungkin saat ini, dia sudah tahu kejadian sebenarnya yang telah terjadi dipesta itu bulan lalu.
“ Aku lapar.. aku mau makan Spaghetti di restoran Mc” aku tidak begitu yakin dengan rencana ini..tapi aku harus mencoba nya terlebih dahulu.
“Kau datang kemari hanya karena kau lapar dan ingin makan di restoran apalah itu namanya.. denganku.. apa yang sedang kau rencanakan?” Sien memang orang selalu berhati hati.. dia pasti tahu bahwa aku sedang merencanakan sesuatu.
“Dipesta itu kau marah marah padaku yang telah menyelamatkan saudara atau mungkin kekasih hatimu Arra, tapi kau tidak mau minta maaf dan bahkan untuk sekedar mentraktir makan pun kau tidak mau?” Sien sebenarnya adalah salah satu orang yang sangat susah untuk dijebak..dia lumayan cerdas..tidak seperti si bodoh Lian dan si wanita Ular Ean.
“Pergilah sendiri.. aku akan beri kau uang” Sien benar benar sulit untuk diajak.
“ aduh Lapar sekali.. aku seharian belum ada makan apa apa.. tempatnya pun aku tidak tahu dimana.. Aku hanya liat dibrosur bahwa restoran itu menyediakan spagetti dengan rasa yang sangat lezat” aku mencoba berusaha lagi.
“Aku akan trakir kau makan tapi di kantin kantor saja.. aku tahu kau pasti merencakan sesuatu” susah sekali laki menghadapinya .
“Aku tidak mau bertemu Ralla... aku masih ingat kejadian dipertemuan pernikahan keluargamu beberapa bulan yang lalu” seruku lagi.. sudahlah..mungkin rencana kali ini aku gagal . Aku akan mulai atur ulang yang baru.. “ Mana tadi uangmu..katanya mau beri aku uang untuk makan, aku akan pergi sendiri” lumayan kan dapat uang Cuma Cuma .. selama aku tinggal bersamanya..semua kebutuhan ku selalu terpenuhi tapi tidak sepeserpun aku diberi uang.. ini akan menjadi uang pertama yang dia berikan kepadaku.
“Aku tidak akan bawa kau ketempat yang kau sebutkan tadi.. ayo cepat pergi, jangan buang buang waktuku” Sien tiba tiba menarik lenganku .. senang sekali akhirnya langkah pertama rencanaku berjalan baik.. tapi ini juga belum tentu sukses.. saat ini aku percaya bahwa dia pasti bisa melakukannya..
aku melirik sebentar kesebuah pohon kecil didepan gedung tersebut..dan mengacungkan jempolku tanda rencana awal mulai berjalan. Orang itu lalu memainkan mata kepadaku.. walaupun merasa aneh tetap saja aku senang melihatnya..dia adalah orang yang pasti bisa diandalkan.
__ADS_1