
Shin secara diam diam bertemu dengan idris dikamar shin.. saat itu mereka berpura pura sedang bertanding catur.
“tadi siang Lian menemuiku dikantor.. dia katakan bahwa dia akan membantuku mewujudkan impian kakekku,, sebenarnya apa yang terjadi diantara kalian? Saat itu dia terlihat sangat serius mengatakan bahwa dia akan mengalahkanmu” tanya idris sembari mengangkat bidak catur maju kedepan.
“Dia ingin mengalahkanku mendapatkan yuanna” jawab shin dengan tatapan marah kearah kuda yang ada didepannya.
“Ahh... aku sudah pusing karena pertengkaran mu dengan sien.. sekarang kau harus bersaing lagi dengan Lian,, tapi menurutku saat ini Lian adalah saingan yang sangat berat” ucap idris membuat kesal shin yang lalu mengambil pion milik idris dan menggantikan posisinya dengan benteng miliknya... idris dengan sigapnya memajukan kuda miliknya mendekati benteng milik shin.
“Jangan bicara omong kosong,, aku tidak memiliki saingan cinta sama sekali,, yuanna seutuhnya adalah milikku,, “ jawab shin seenaknya sembari mengangkat ratu maju kehadapan kuda miliknya.
“Hahaha.. baiklah baiklah.. jadi apa maksudnya dari impian kakekku?” tanya idris mengganti topik pembicaraan..dia yang tidak tahu banyak mengenai kakeknya mulai penasaran tentang apa yang diketahui oleh Shin dan Lian.
“Impian kakekmu adalah menjadi seorang raja yang menguasai negara ” jawab Shin mulai menatap kearah idris yang tidak sengaja menjatuhkan pionnya saking tidak percaya dengan apa yang dikatakan shin.
“ah... kenapa mimpi nya bisa segila itu,, dan kalian bertaruh untuk membuatku menjadi raja ,, begitu.. sudahlah jangan mimpi! Mana mungkin impian seperti itu bisa terwujud” ucap idris mulai meremehkan membuat Shin geram karena telah menjatuhkan semangatnya yang sebenarnya tidak terlalu tinggi..
“Aku tidak akan membantumu menjadi raja.. akulah yang akan menjadi raja itu sendiri” ucap Shin dengan percaya diri..
“Ahhahahahahahaah... sudah jadi presiden saja sana daripada jadi raja” tawa idris sembari memeluk perutnya karena tidak tahan menahan tawa mendengarkan ucapan Shin.
“Aku tidak peduli segila apa itu,, tapi mungkin aku hanya akan melanjutkan impiannya,, kakekku bilang memang ada kemungkinan untuk menjadi raja di negara ini,, dia bahkan memberiku beberapa langkah awal untuk melakukannya” jelas Shin mulai serius.
“kau benar benar akan melakukannya?” tanya idris yang saat itu mulai serius.
“Demi yuanna.. apapun akan aku lakukan” tegasnya lagi membuat idris tercengang.. Idris mulai tersenyum mendengar jawaban shin.
“Baiklah.. baiklah.. aku atau kau yang akhirnya menjadi raja.. mari kita bekerja sama untuk mewujudkan impian kakekku” ucap idris sembari menepuk bahu Shin.. Shin menyetujuinya dengan menganggukan kepala.
******
Pagi itu Shin sengaja mengumpulkan joila idris lian dan Yuanna diruang tamu untuk membahas keberangkatan mereka.
__ADS_1
“Jadi idris dan joila akan menuju ke wilayah bagian barat ,, aku lian dan yuanna akan menuju kewilayah bagian timur..kita akan bekerja keras selama Sebulan penuh ini untuk menemukan ketua klan asli demi keberhasilan perusahaan” ucap Shin dengan mengatakan beberapa kebohongan untuk menyembunyikannya dari yuanna.
“Kau tidak akan mengajakku” ucap natto yang tiba tiba datang dari dalam kamarnya.
“Aku memberi tugas untukmu menjaga perusahaan sementara selama aku pergi” jawab Shin tidak ingin melibatkan natto.
“Bohong.. kau hanya tidak membiarkan aku ikut bukan.. aku sudah diperintahkan kakekmu untuk membantu mencapai tujuanmu” ucap Natto serius membuat Shin tidak bisa berkata lagi.
Sore hari sebelumnya..
Hari itu Shin ga secara langsung memanggil Shin untuk datang menemuinya,, dia masih belum dapat mempercayai Shin mengemban beban berat yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.
“Kau benar benar akan pergi?” tanya Shin ga sesaat setelah Shin memasuki ruangannya.
“Benar” jawab shin singkat menegaskan.
“Kau lupa janjimu untuk membantuku menghancurkan perusahaan nenek mu dan menaikan nama perusahaanku” ucap Shin ga menagih janji..
“Ambil ini..”ucap shin ga sembari membanting sebuah buku besar tipis diatas meja untuk diberikan kepada shin “itu adalah daftar nama klan klan murni yang telah dikumpulkan oleh Yuan sebelumnya,, kembalilah dengan hasil yang memuaskan” ucapnya lagi sembari mengusir Shin pergi dari ruangannya dengan sebelah tangannya..
*******
“Baiklah kau boleh ikut” ucap idris mengizinkan natto untuk bergabung kerencana mereka..
“Aku sudah mendapatkan peta wilayah keberadaan tiap tiap klan.. saat ini kita membutuhkan lima kelompok yang akan mengunjungi lima wilayah besar klan asli berkumpul” Ucap natto sembari mengeluarkan peta wilayah dari selipan buku yang dia pegang.
“Hah.. bukan kah kau sudah lihat.. kita tidak memiliki banyak anggota” ucap yuanna yang merasa keberatan harus bekerja sendirian.
“Tidak.. aku akan usahakan agar pekerjaan kita lebih mudah” jawab idris seketika membuat yang lain sedikit lega.
“bukan hanya itu.. saat ini tidak mudah untuk masuk kewilayah besar yang terdapat klan lu didalamnya,, jika bukan bagian dari klan mereka sendiri.. jadi kita mungkin akan membutuhkan Lu royan untuk bekerja sama” jelas natto
__ADS_1
“Tidak.. aku tidak bisa membiarkannya ikut dalam rencana.. itu akan sangat berbahaya” tolak shin.
“Baiklah.. aku akan suruh nana untuk meminta tolong pada arra bergabung kerencana ini” aju Natto .. Natto beranjak sebentar menuju kekamar nanna untuk memanggilnya keluar.
“Eh.. kenapa aku juga ikut bergabung?” tanya nana dengan malasnya saat sudah masuk kedalam percakapan.
“Aku akan berikan 10% saham mu kembali jika kau berhasil membantuku” kata Shin memberikan pilihan.
“Baiklah.. akan kulakukan” jawab nana dengan semangatnya.
“Aku yang akan membagi tugas” pinta yuanna dengan paksa membuat khawatir semua orang yang berkumpul ditempat tersebut.. mereka tahu seperti apa sifat yuanna.. yuanna tidak menyia nyiakan kesempatan untuk pergi bersama Shin saat itu jadi dengan sengaja dia memutuskan secara paksa bahwa dialah yang akan membagi anggotanya.
“Tidak.. aku tidak setuju” ucap lian tidak menyutujui..
“Kau mau main main denganku” ancam Yuanna mulai memandang serius kearah Lian..” siapa yang tidak setuju bersiap siaplah mendapat hukuman dariku setelah kita menyelesaikan tugas ini” ancam yuanna seenaknya membuat semua orang tidak dapat menolak permintaannya tersebut.
“Kenapa aku harus bekerja sama dengan dia?” bisik Nana tidak terima dengan keputusan Yuanna,, setelah beberapa menit yang lalu keputusan tersebut dibuat.
“Kau bilang kau menyukainya” balas bisik yuanna
“Sudah tidak lagi” bisik nana lagi membuat Wajah yuanna berubah seketika.. yuanna yang tidak ingin memiliki saingan cinta lagipun dengan liciknya memaksa Nana untuk menemani idris pergi kewilayah bagian utara..”kau mau kehilangan 10% saham ou lagi ya.. baiklah..aku akan katakan pada Kakakku untuk tidak memberikan Saham itu kembali kepadamu” ancam yuanna menakuti Nana..
“Ahahhaha.. bercanda.. baiklah baiklah..aku akan menemaninya” ucap nana pasrah dengan keputusan yuanna..
“aku tidak akan melepaskan saham ou “ ucap idris yang saat itu sedang berada disamping rumah dengan Shin untuk melakukan pembicaraan rahasia.
“Bukan sahammu yang akan ku ambil..aku yang akan memberikan saham itu dari saham kakekku ketika aku mendapatkannya nanti” jawab shin meyakinkan idris..
“Baiklah.. tapi kenapa aku harus pergi berdua dengan wanita itu?” Tanya idris tidak terima..
“Mana ku tahu.. itu adalah keputusan adikmu” ucap shin seenaknya lalu pergi meninggalkan idris.. saat itu shin merasa sangat puas dengan keputusan yuanna yang membuat dia dan yuanna akan pergi bersama ke wilayah barat. Sementara itu Lian yang dari awal sudah diputuskan untuk pergi bersama shi fan ri mulai menuju kemobilnya bergegas pergi pagi itu juga Karena letak wilayah timur yang lebih jauh dibandingkan wilayah lainnya. Arra dan joila diputuskan untuk pergi menuju wilayah selatan tempat dimana klan Lu tinggal kemudian yang terakhir,, natto dan wan zi pergi kewilayah tenggara untuk mengunjungi klan Ou.
__ADS_1