Balada DENDAM Dan CINTA

Balada DENDAM Dan CINTA
TEMAN RANJANG


__ADS_3

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Mobil mercy tiba di loby hotel, Jona dan Melodi keluar dari mobil. Jona memberikan kunci mobilnya pada salah satu petugas valet di sana.


"Parkirin mobil saya.."ucapnya sembari memberikan mobilnya.


"Baik Tuan..."


"Yuk..."aja Jona sembari merangkul pinggang Melodi, membuat Melodi menatap tajam ke arahnya.


"Kenapa?"tanya Jona tanpa rasa bersalah.


Melodi melirik di mana tangan Jona kini tepat melingkar di pinggangnya, "gak usah pegang-pegang lah, aku gak akan jatuh gak kamu pegangin juga.."cetusnya.


"Baru di pegang doang udah sewot keluar tanduknya, entar kalau udah nikah. Gue uyel-uyel, gue masukin Lo, jamin gak bakal bisa jalan besoknya..haha.."ucap Jona tanpa dosa. Cih, bahasamu Jona, dasar penjahat wanita.


Plak.. Melodi segera menyingkirkan tangan Jona dari pinggangnya, "dasar mesum.."umpatnya, lalu berjalan meninggalkan Jona.


Baru Jona hendak membuka mulutnya dan mengejar Melodi, ponsel miliknya bergetar, terpampang nama Darren di layar, segera ia mengangkat ponselnya.


""Di mana?"


"Di luar,.."sahutnya


"Masuk, bawa calon istri Lo..."


Usai itu telpon di matikan gitu saja, sesaat ia baru ingat Melodi, ia melirik ke arah kanan dan kiri tak ada siapapun, ia baru sadar Melodi sudah masuk ke dalam. Bergegas ia masuk menyusul calon istrinya.

__ADS_1






Melodi berjalan masuk dengan perasaan bingung, pesta itu begitu ramai, namun tak ada satupun orang yang ia kenal hanya Jona. Mengingat Jona ia baru ingat jika meninggalkan pria itu di depan. Hish kenapa ia bisa seceroboh itu.


Seorang wanita cantik, bergaun merah, dengan memperlihatkan belahan dadanya yang rendah, juga pahanya yang putih mulus sempurna, bibir merah merona, datang menghampiri Melodi dengan membawa dua gelas minuman.


"Untukmu..."


"Saya.."tunjuk Melodi.


"Hem.."sahut wanita itu.


"Calon istrinya Jona ya..."tanya wanita itu.


Melodi yang semula hendak meminum minuman itu mengurungkannya sejenak, "Dari mana anda tau..?"tanyanya.


Wanita itu terkekeh, "beritanya udah tersebar di mana-mana lagi.."jawabnya.


Melodi seolah lupa tengah menjalin hubungan dengan siapa, meski antara dirinya dan Jona tak ada yang mengiyakan dan menolak, keduanya memang memutuskan untuk menjalin hubungannya layaknya air mengalir begitu saja.


Melodi hanya tersenyum tipis tanpa menjawab ya apa tidak, "anda siapa?"tanya Melodi.

__ADS_1


"Kamu mau kenal saya..?"


Melodi mengangguk, wanita itu tersenyum manis lalu mengulurkan tangannya.


"Kenalin namaku Angela, teman-"


"Temannya Jona ya..."potong Melodi.


Angela menggeleng lalu menarik tubuhnya mendekati Melodi, "teman ranjang.."bisiknya yang mampu membuat tubuh Melodi menegang. Sekujur tubuhnya mendadak kaku, lidahnya tak mampu menjawab, sungguh pernyataan wanita di depannya ini terlalu mengejutkan untuknya.


Pranggggg.... gelas kaca yang sedang ia genggam jatuh ke lantai mengejutkan semua yang berada di sana, termasuk Darren, Calista, maupun Leno dan Dita.


Sebenarnya siapa calon suaminya? Teman ranjang? apa maksudnya? berbagai pertanyaan bersarang dalam otaknya. Angela tersenyum smirk ke arah Melodi.


"Mel, apa yang terjadi..?"Jona datang dengan tergesa-gesa menghampiri Melodi.


"Hallo Jona.."Angela menyapa dengan senyum genitnya, mata Jona membulat dengan sempurna. Bisa ia tebak sesuatu telah terjadi sebelumnya.


"Kakimu berdarah, aku obatin lukamu ya.."tawar Jona pada Melodi.


Melodi menggeleng, "aku ingin ke toilet sebentar..."Melodi melenggang pergi meninggalkan keduanya dengan perasaan campur aduk. Sebagai seorang wanita yang sudah dewasa, Melodi tentu paham tentang apa yang di maksud dengan ucapan Angela.


"Mel..."Jona berusaha memanggil Melodi. Namun Melodi tak menghiraukannya


Jona memandang tajam ke arah Angela, sementara Angela menatap Jona dengan menggoda membuat Jona muak, "kamu mau bermain-main denganku..? oke. Tunggu kejutan untukmu besok.."ancam Jona dengan santai sambil melenggang pergi mengejar Melodi.


•••

__ADS_1


Sengaja itu hamanya Jona aku munculin, wkkwkwk


Tbc


__ADS_2