Balada DENDAM Dan CINTA

Balada DENDAM Dan CINTA
Karma


__ADS_3

Dalam sebuah ruangan yang gelap, dingin, lembab. Caren terus terisak, sembari menekuk kedua lututnya. Tak jarang ia kerap memukuli perutnya, berbagai umpatan kotor terus ia lontarkan.


Keadaan Caren tampak memprihatinkan, tubuhnya tak terawat tampak kurus dan kusam.


Caren menarik nafasnya, ia menegakkan kembali tubuhnya, lalu ia sandarkan pada tubuhnya pada tembok putih. Tangannya kembali menggapai lipatan kertas yang tadi ia buang.


Caren kembali membukanya, rasanya ia tak percaya saat membacaa kata demi kata pada yang terdapat di kertas putih itu. Satu kata POSITIF membuatnya merasa jantungnya bagai di tikam belati yang sangat tajam.


Ingatannya kembali melayang akan kejadian sebelum ia masuk ke dalam sel tahanan itu, di mana ia di paksa melayani ***** bejat seorang lelaki secara bergilir.


Caren menatap nanar kertas itu, lalu meremas dan membuangnya, usai itu ia kembali menarik rambutnya.


"Aaaaaaaaaaa tidak mungkin. Aku tidak mau hamil.."teriaknya frustasi ia memukuli perutnya secara brutal, berharap janin yang saat ini ia kandung akan lenyap saat itu juga. Ya, kemarin Caren di temukan pingsan dalam sel tahanan, polisi penjaga membawanya ke dalam rumah sakit, dokter menyatakan Caren hamil.


Tidak cukupkah hukuman yang kini ia jalani, berada dalam ruangan gelap, dingin, dan kumuh. Ini begitu menjijikan baginya, lalu kenapa harus ada bayi dalam perutnya saat itu juga.


Meratapi nasib yang kian meprihatinkan, saat tak seorangpun yang menjenguk dirinya, kenapa itu juga belum cukup.


Caren menggelengkan kepalanya, "tidak-tidak. Aku tidak mau bayi ini, dia harus mati."ia terus merancau seperti.


"Brengsek..."umpatnya.


Nyatanya obsesi telah membutakan segalanya, Caren masih tak sadar bahwa saat ini ia sedang menuai karma dadi apa yang telah ia perbuat.


●●

__ADS_1


Leno menyandarkan tubuhnya pada punggung ranjang, saat ini Leno tengah berada dalam hotel, ia belum sanggup untuk kembali ke rumah, dan menghadapi kemarahan papanya, lalu membuat mamanya kembali menitikkan air mata.


Bahkan dering ponsel yang sejak kemarin terus berbunyi ia abaikan. Saat ini Leno masih ingin sendiri menenangkan pikiannya.


Flashback on


"Aku pikir anda itu tidak punya hati, tapi ternyata saya salah anda cukup baik mau bertanggung jawab. Tapi kenapa anda harus mencoba merusak rumah tangga adik anda sendiri,"ujar Dita.


"Apa urusannya denganmu?"cetus Leno


"Tidak ada, hanya saja saya heran anda pria yang ehem tampan, mapan, bukankah di luar sana banyak wanita yang masih single yang bisa anda jadikan istri."ujarnya membuat Leno memicingkan matanya.


"Tapi saya tidak mencintainya, saya hanya mencintai Calista,"elak Leno


"Cinta?? " Dita justru terkekeh.


Flashback off


Leno menghela nafasnya saat mengingat rangkaian ucapan Dita semalam saat dalam perjalanan mengantarkan wanita itu pulang.


Ck, itu untuk pertama kalinya keduanya berbicara panjang lebar tanpa berdebat.


Cih, untuk apa aku justru memikirkan ucapan gadis pelayan itu. gumamnya.


●●

__ADS_1


"Mas aku pikir tidak seharusnya kamu melakukan kekerasan semalam pada Kak Leno, bukankah semua bisa di bicarakan baik-baik,"tutur Calista sembari mengeratkan selimut tebalnya untuk menutupi tubuh polosnya usai pergelutan panas keduanya di pagi hari.


Darren menghela nafasnya lemah, jujur saja ia pun merasa bersalah, lantaran semalam ia mendapatkan kabar dari bibinya, usai kejadian itu Randy berdebat dengan Leno tak lupa melayangkan tamparan padanya, dan juga Leno pun memilih keluar dari rumah itu.


"Entahlah sayang. Jangan bicarakan soal dia, aku cemburu,"ucapnya merajuk.


Calista mencubit perut polos suaminya, membuat Darren meringis.


"Kamu menggoda ku ya," goda Darren, ia kembali


Hingga akhirnya Darren kembali menghujami wajah Calista dengan ciuman. Saat Darren hendak kembali mengukung tubuhnya, Calista segera mendorong tubub suaminya.


"Mas aku lapar,"seru Calista manja.


"Baiklah sayang, kita sarapan"jawab Darren. Ia bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, sarapan lalu pergi ke kantornya.


●●


Like


Komentar


Hadiahnya


Vote

__ADS_1


Tbc


__ADS_2