Benih Yang Tak Diakui

Benih Yang Tak Diakui
Mencairkan hati yang beku


__ADS_3

"Kau seenaknya menuduh ku! Aku tidak melakukan itu!" sahut Byantara yang tentu tidak mau mengakui perbuatannya itu


"Sella sendiri yang bilang kalau kau mengintai kamar ku dengan CCTV. Dia kan sekamar dengan mu, pasti dia tahu!" sahut Anggita.


"Kok kau percaya dengan Sella yang baru ku ceraikan sih? Mungkin dia sakit hati sesudah ku ceraikan jadi mengadu domba antara aku dengan mu, Gita!" ujar Byantara meyakinkan dan tidak mau mengakui perbuatannya.


Terkadang manusia tidak boleh terlalu jujur, aku berbohong demi kebaikan, gumam Byantara dalam hati membenarkan kebohongannya itu.


"Ih! Pede sekali kau Tuan Byantara? Jangan-jangan Sella malah merasa bebas setelah bercerai dengan mu!" sahut Anggita yang tidak mau kalah, entah mengapa rasanya dia ingin menyakiti Byantara terus dengan ucapannya, mungkin sebagai pelampiasan untuk membalaskan dendamnya!


"Itu kenyataan nya Gita, Sella tidak rela bercerai dari ku! Perempuan mana yang tidak merasa rugi bercerai dengan ku. Aku kaya dan berkedudukan, bila bersama ku mereka akan selalu terjamin kehidupannya! Bahkan saat ini banyak perempuan yang akan mulai mendekati ku, ketika mereka tahu kalau aku sudah menceraikan Sella!" sahut Byantara dengan jumawa.


Anggita sampai terperangah mendengar ucapan Byantara yang begitu percaya diri, Anggita tentu tidak tahu kalau Byantara sedang mempromosikan dirinya di depan Anggita, agar Anggita kembali tertarik padanya. Tapi metode yang digunakan Byantara sudah salah, sehingga Anggita malah menganggap Byantara hendak menyombongkan diri dan menganggap perempuan itu hanya sebagai mainan atau pun pakaian, begitu tidak suka dibuang!


Aku jadi bingung, sebenarnya sifat asli mas Byan yang mana? dulu ku pikir dia pria yang dingin tapi serius dan bertanggung jawab, tapi makin ke sini kok sifatnya sama sekali tidak sama seperti dulu? Sekarang kok bisa begitu narsis, tidak bertanggung jawab, buaya, dan juga mesum? pikir Anggita yang merasa bingung dengan sifat Byantara yang banyak berubah. Anggita tidak tahu kalau perubahan itu terjadi karena kini Byantara menyukai Anggita, bahkan ingin menikahinya kembali.


**********


"Mengapa kau diam saja Gita, bagaimana menurut pendapat mu, Gita?" tanya Byantara yang akhirnya menyadarkan Anggita dari lamunannya.


"Bisa jadi ucapan mu benar mas Byan! Aku ucapkan selamat pada mu kalau banyak perempuan yang mendekati mu. Kau cepatlah pilih salah satu dan menikah lagi, biar kau cepat mempunyai anak dan aku bisa pergi dari Mansion ini. Cepat berikan cucu buat ibu, sehingga ibu tidak bergantung terus pada ku dan Benji!" sahut Anggita yang gantian membuat Byantara terdiam.

__ADS_1


Byantara tiba-tiba merasa hatinya begitu terluka, rasanya begitu sakit. Kini Byantara mulai sadar, sepertinya perasaan Anggita pada dirinya sudah benar-benar hilang dan tidak bersisa lagi, tapi tidak ada salah nya mencoba, dia harus menebalkan muka dan tidak menyerah hanya karena perkataan Anggita.


"Dari pada kau menyuruh aku untuk memilih perempuan-perempuan lain lagi, bukankah itu hanya menghabiskan waktu saja, Gita? Mengapa tidak kau saja yang kembali pada ku? Aku akan menikahi mu kembali. Kali ini aku berjanji akan belajar mencintai mu dan akan bersikap lebih baik, tidak seperti dulu lagi. Setidaknya dengan demikian tidak memerlukan waktu lagi membuat cucu untuk ibu, sudah ada Benji. Bukankah dengan demikian kita saling menguntungkan, kau dan Benji juga sudah mempunyai status" tawar Byantara.


Mendengar perkataan Byantara, Anggita langsung tertawa terkekeh-kekeh sampai matanya mengeluarkan air mata.


"Lho! Mengapa kau malah tertawa Gita, aku tidak melawak, aku serius dengan ucapan ku!" ujar Byantara mengerutkan dahinya, merasa bingung di mana ucapannya yang sudah membuat Anggita merasa lucu.


"Sejak dulu ternyata kau menganggap pernikahan itu sebagai arena uji coba. Bahkan seperti perjanjian bisnis saja, yang penting sama-sama untung!Sayang kita tidak sepaham mas Byan. Aku tidak suka melakukan coba-coba, aku bukan ilmuwan. Aku suka yang pasti. Aku juga tidak mencari keuntungan, aku bukan pedagang! Dulu aku menikah dengan mu juga karena aku mencintai mu, dan saat itu aku tentu berharap membuat kau mencintai ku, agar kita dapat menjalani pernikahan kita sampai ajal menjemput. Tapi ternyata aku sudah salah, ternyata untuk mencairkan hati mu yang beku tidak mudah, aku terlalu percaya diri saat itu," tanpa sadar Anggita menceritakan perasaannya pada Byantara, dan pandangannya pun menerawang kembali teringat kejadian dulu.


"Gita! Percayalah, kini aku sudah berubah. Aku...," ujar Byantara yang langsung memegang kedua pergelangan tangan Anggita untuk meyakinkan.


"Tapi kini hati ku yang sudah berubah dan membeku pada mu mas Byan! Aku sudah tidak memiliki perasaan apapun lagi pada mu. Tanpa cinta pernikahan itu bagaikan di neraka, aku sudah pernah merasakannya mas Byan!" sahut Anggita memotong ucapan Byantara dengan tatapan kosong.


"Sejak empat tahun yang lalu aku sudah membuang perasaan itu, saat kau menceraikan aku dan tidak mau mengakui bayi di kandungan ku adalah anak mu! Akhirnya penderitaan yang aku alami membuat ku semakin ingin melupakan mu, setelah berlalunya waktu akhirnya perasaan itu sudah hilang semua dari hati ku dan tidak berbekas," sahut Anggita sambil menghentakkan kedua tangannya agar pegangan tangan Byantara terlepas.


Kali ini Byantara benar-benar dibuat bungkam dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.


*********


Tapi Anggita masih berbaik hati membukakan pintu lebar-lebar untuk Byantara.

__ADS_1


"Kalau kau mau melihat Benji, lihatlah!" ujar Anggita .


Byantara melangkah masuk ke kamar dan tidak lama kemudian Byantara sudah keluar lagi, karena Anggita dari tadi berdiri di depan pintu.


"Benji benar sudah tidur," gumam Byantara saat melewati Anggita.


"Kau benar tidak tahu atau hanya berpura-pura saja di depan ku?" tanya Anggita curiga


"Maksud mu aku memasang CCTV di kamar mu? Sudah aku bilang tidak!" sahut Byantara yang tiba-tiba menarik Anggita dan membawa Anggita ke kamarnya.


Untung aku sudah hapus CCTV yang menyambungkan ke kamar Anggita! pikir Byantara yang sudah mengantisipasi kalau Anggita sudah mengetahui masalah CCTV dari Sella, sejak Anggita masuk ke kamarnya hendak membuka laptopnya.


"Kau mau apa? Lepaskan aku!" teriak Anggita kesal.


"Aku mau membuktikan pada mu kalau aku tidak memasang CCTV di kamar mu! Kau jangan takut, aku tidak akan berbuat apa-apa pada mu. Aku hanya tidak ingin kau berpikiran negatif tentang ku Gita!" sahut Byantara dengan licik, tidak melepaskan Anggita dan menarik Anggita ke kamarnya.


Pokoknya setiap kesempatan aku harus mengambil hati Anggita! Aku harus menebalkan muka dan menulikan telinga ku untuk tidak mendengar kata-kata yang menusuk dari Anggita. Anggita harus menjadi milik ku kembali, akan ku buat Anggita mencintai ku lagi seperti dulu, dengan segala cara! tekad Byantara


Bersambung ,🌜🌜🌜🌜🌜


...Good night my readers...

__ADS_1


...Have a sweet dream 🥰🥰...


...Ketemu CEO ganteng di mimpi🤭...


__ADS_2