
Semalaman Delina senyum-senyum sendiri membayangkan Ferdi dan Lily yang sedang berduaan. Dibayangannya sepasang orang itu mulai dekat dan saling mengenal satu sama lain. Atau bahkan keduanya sudah sangat dekat dan memutuskan untuk tidur dalam satu kamar hotel yang sama.
"Pasti mereka sudah menyewa kamar hotel untuk menginap malam ini," gumam Delina sembari bersandar disandaran tempat tidur.
"Ah apa ya yang mereka lakukan?" batinnya bertanya-tanya.
"Semoga saja Lily jebol dan hamil duluan. Supaya bisa segera menikah dengan kakak."
"Aku sudah tidak sabar mendengar cerita cinta satu malam mereka."
Bayangan Delina terlalu liar membayangkan apa yang dilakukan Ferdi dan Lily di Kota Bandung. Bahkan dia berharap mereka melakukan cinta satu malam. Entah dapat darimana pikiran jorok seperti itu, mungkin karena akhir-akhir ini Delina kebanyakan baca novel di aplikasi Noveltoon.
"Cinta satu malam oh indahnya cinta satu malam buatku melayang," gumam Delina menyanyikan lirik lagu yang berjudul Cinta Satu Malam. Lagu yang pernah viral pada masanya dulu.
"Senangnya sebentar lagi kakakku punya pasangan dan akan segera berumah tangga. Lengkap sudah kebahagiaanku, Tuhan," gumamnya lagi yang kini sudah merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur. Menatap langit-langit kamarnya dengan bayangan indah tentang apa yang diterjadi di Bandung sana.
Berbanding terbalik dengan Delina, justru suaminya sedang mondar-mandir di balkon kamar. Pria itu masih saja mengkhawatirkan Ferdi dan Lily. Dia juga sudah menyuruh orang untuk mencari keberadaan Ferdi dan Lily di proyek yang mereka kunjung tadi siang.
"Sayang apakah kamu tidak ngantuk?" Delina menyusul suaminya ke balkon.
"Aku sudah sangat ngantuk," ucapnya sambil menguap.
"Tidurlah lebih dulu, aku masih menunggu kabar dari Ferdi dan Lily," jawab Mahesa yang masih mengutak-atik ponselnya.
__ADS_1
"Tenang saja Sayang. Mereka sedang dimabuk cinta satu malam," ucap Delina cekikikan.
"Apa kau tidak ingin melakukannya juga?" tawar Delina.
Tumben-tumbenan memang Delina menawarkan diri untuk bermain diatas ranjang. Biasanya selalu Mahesa yang minta dan mulai duluan. Mungkin karena membayangkan cinta satu malam Ferdi dan Lily, jadinya Delina juga ikutan ingin melakukannya.
"Ayolah Sayang," ajak Delina yang sudah menarik tangan suaminya. Mereka langsung naik ke atas tempat tidur dan memulai aksi mereka.
Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Mahesa pun langsung beraksi. Menikmati malam dengan istrinya diatas ranjang. Namun, tetap pikirannya tidak bisa tenang dan fokus pada hubungan badan yang mereka lakukan.
"Sayang kenapa kau lemah sekali malam ini?" goda Delina.
"Maafkan aku Sayang. Sepertinya kita sudahi saja permainan. Aku masih kepikiran Ferdi dan Lily," ucap Mahesa.
"Ya sudah aku mau tidur saja."
Delina memutuskan untuk segera tidur lebih dulu. Capek jika harus berdebat dengan suaminya dengan masalah yang itu-itu saja. Dia pun membiarkan Mahesa begadang sendirian sampai keesokan paginya.
**
Pagi pun menjelang dan waktu sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Mahesa dan Delina sudah berada di ruang makan untuk sarapan. Saat baru saja tiba di meja makan dan mengambil makanannya. Terdengar langkah kaki yang tidak asing bagi keduanya.
"Kakak!" pekik Delina sumeringah menyambut kedatangan Ferdi.
__ADS_1
Namun, raut wajahnya berubah muram saat Ferdi datang dan langsung menuju kamarnya. Tanpa menyapa dua orang yang sedang duduk di ruang makan itu. Tidak seperti Ferdi yang biasanya ramah kepada mereka.
"Kakak ..." panggil Delina lirih yang dianggap Ferdi dengan menoleh sebentar lalu melanjutkan langkahnya.
"Mungkin dia sangat lelah dan butuh istirahat," ucap Mahesa mencoba menenangkan.
"Dimana Lily?" tanya Delina kepada suaminya, namun Mahesa menghendikkan bahunya karena tidak tahu.
Ya, Ferdi tiba di rumah utama Keluarga Mahesa sendirian. Membuat Delina menjadi bingung kemana perginya Lily. Atau jangan-jangan Lily marah karena Ferdi telah mengajaknya tidur bersama. Begitulah pikiran jorok Delina berkata.
"Mau kemana?" cegah Mahesa saat Delina ingin menyusul Ferdi.
"Mau tanya keberadaan Lily," jawab Delina.
"Jangan dulu. Biarkan dia istirahat atau kau akan kena marah olehnya?" saran Mahesa.
Akhirnya Delina harus menahan diri untuk tidak bertanya-tanya mengenai keberadaan Lily. Walaupun dalam hatinya sangat penasaran dimana Lily sekarang. Dan Delina sudah tidak sabar mendengar cerita dari Lily saat ditinggal berdua bersama Ferdi.
###
Btw, kemana Lily ya? Kalau tanggapan Ferdi seperti itu apa iya Delina masih terus berusaha menjodohkan mereka? Kira-kira Delina masih terus berjuang atau berhenti sampai sini membuat ajang perjodohan itu?
🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.
__ADS_1