Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Membaik


__ADS_3

Tampak Delina keluar dari sebuah ruangan dengan mendorong kursi roda. Setiap seminggu sekali, Delina mengantarkan Venya untuk terapi di rumah sakit. Sebenarnya Venya pernah menyuruh Delina untuk fokus dengan perusahaan. Tetapi adik iparnya itu yang memaksa ingin mengantarkan Venya ke rumah sakit.


"Delina, sebaiknya kamu bantuin Mahesa di perusahaan saja. Aku bisa terapi dengan diantarkan pelayan kok," ucap Venya saat perjalanan menuju mobil.


"Lama-lama aku enggak enak sama kamu dan Mahesa," lanjutnya.


"Pasti kamu sangat kerepotan karena aku."


Delina hanya tersenyum menanggapi. Justru dia merasa senang, akhirnya Venya sudah menerimanya sebagai adik ipar. Sebenarnya sejak dulu hanya itu yang diinginkan Delina dari Venya.


"Enggak apa-apa, Kak. Justru aku senang bisa antar Kakak ke rumah sakit kok," jawab Delina.


"Lagian di perusahaan semua proyek sudah ditangani oleh Mahesa dibantu Robby. Semua sudah beres."


"Santai saja kali, Kak. Bukankah setiap keluarga harus saling membantu dan memberikan dukungan?"


Gin sudah kembali ke Jepang karena harus mengurus perusahaan. Sementara Venya dan kedua anaknya tetap di Indonesia. Daiki dan Keina benar-benar tidak mau kembali ke Jepang. Oleh karena itu, mereka menjalani home scholling disini.

__ADS_1


"Memang Mahesa mengizinkan kamu untuk mengantar aku terapi?" tanya Venya lagi. Setahu dia adik kandungnya itu masih tetap cuek kepadanya. Venya belum tahu apa yang menyebabkan Mahesa bersikap seperti itu kepadanya.


"Sudahlah Kak. Abaikan saja Mahesa," ucap Delina enteng.


"Nanti juga membaik sendiri," lanjutnya.


Sebagai istri yang sudah berulang kali membujuk agar Mahesa baikan dengan Venya. Namun, apa yang diucapkan Delina tidak dihiraukan. Akhirnya Delina memilih diam dan membiarkan semuanya mengalir begitu saja. Dia yakin suatu saat Mahesa akan sadar diri dengan sendirinya.


"Terima kasih," pungkas Venya yang ditanggapi Delina dengan senyuman manis khasnya.


Venya tidak menyangka kejahatan yang berkali-kali dia lakukan kepada adik iparnya itu. Dibalas dengan kebaikan yang tidak pernah dia duga-duga. Apalagi Delina mau membantunya saat dalam kondisi seperti saat ini.


Robby yang baru saja masuk ke dalam ruangan Mahesa dikejutkan dengan orang asing yang sedang berada di dalam ruangan itu. Dua alis Robby bertautan memandangi perempuan yang duduk di sofa ruangan itu. Sengaja Robby terdiam di ambang pintu, membiarkan perempuan itu menyapu seluruh ruangan milik Mahesa.


Kemudian Robby berdehem yang membuat perempuan itu langsung mengalihkan pandangannya kearah pintu. Sontak perempuan itu bangkit dari duduknya dan tersenyum kearah Robby. Keduanya saling bertatapan mengamati dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"Anda siapa? Kenapa bisa masuk ke dalam ruangan CEO sepagi ini? Siapa yang memberikan izin kamu masuk ke ruangan ini?" cerocos Robby panjang lebar.

__ADS_1


Perempuan asing itu tampak ketakutan dengan semua pertanyaan Robby. Tampak dia menautkan jari jemarinya dan merem4asnya. Kemudian berkata dengan terbata, "Ma-maaf."


"Sa-saya diperintah bagian HRD untuk datang kemari," sambungnya masih ketakutan.


"Bagian HRD?" ulang Robby yang mendapat anggukan kepala dari perempuan itu.


Segera Robby merogoh ponsel dari saku celananya. Dia berniat menghubungi bagian HRD untuk menanyakan hal tersebut. Sejenak Robby menjauh dari perempuan itu untuk berbicara dengan orang diseberang telepon sana.


"Tunggulah disini," ucap Robby yang sudah kembali masuk ke ruangan Mahesa.


Sementara dirinya menuju meja milik Mahesa untuk mengambil berkas. Sembari sesekali Robby mencuri-curi pandang kepada perempuan yang tetap diam disana. Hingga saat Mahesa tiba di ruangan tersebut.


"Tuan, siapa perempuan ini?" bisik Robby mendekati Mahesa yang masih di ambang pintu.


Tidak langsung justru Mahesa berjalan mendelati perempuan itu. Pria itu menerbitkan sebuah senyuman yang sulit untuk diartiakan.


###

__ADS_1


Nahlo siapa lagi ini perempuan ya? Yok mari berasumsi di kolom komentar.


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2