
Pemberitaan hari ini heboh dengan resepsi pernikahan antara Rangga dan Delina. Khalayak umum tahunya bahwa mereka adalah rekan kerja. Dimana Delina menjadi wakil di perusahaan milik Mahesa.
"Ya ampun ... pantas saja mereka terlihat sangat akrab dan chemistry-nya dapat," bisik salah satu undangan yang datang.
"Iya ... pantas saja tidak sungkan untuk pulang malam bersama," sahut yang lain.
"Benar ... bahkan ada yang bilang kalau Bu Delina selingkuhan Tuan Mahesa," bisik yang lain.
Kabar yang beredar di perusahaan adalah Delina menjadi selingkuhan Mahesa. Karena mereka yang terlihat akrab dan selalu dekat. Tak jarang Delina berada di dalam ruangan Mahesa dengan waktu yang cukup lama.
"Yah ... pupus sudah harapan aku untuk mendapatkan Tuan muda," gerutu cewek yang baru saja tiba di lokasi acara resepsi berlangsung.
"Mimpinya jangan ketinggian sist," ledek teman yang berada di sampingnya.
Memang banyak yang memimpikan jadi pendamping Mahesa. Apalagi setalah tahu rumah tangganya dengan istri pertamanya dulu hancur. Setelah menduda banyak karyawan kantor yang masih muda. Berusaha cari perhatian kepada tuan muda itu.Tetapi tidak ada satu pun yang nyangkut dengannya.
"Pantes saja Tuan Mahesa enggak bisa aku godain," keluh perempuan lain.
__ADS_1
"Ternyata istrinya jauh lebih cantik dan lebih cerdas dari aku," imbuhnya.
Ada yang mengeluhkan mengenai status Mahesa saat ini. Tetapi banyak juga yang bahagia dan kagum dengan sosok perempuan yang berdiri di samping Mahesa. Perempuan yang sudah lama berada di dekat Mahesa. Tetapi baru diakui di depan publik sebagai istrinya. Hal itu dilakukan demi keselamatan istrinya.
"Beruntung mereka bertemu dan menjadi sepasang suami istri," puji tamu yang usianya paruh baya.
"Mereka saling melengkapi. Semoga harmonis rumah tangga mereka sampai maut memisahkan," sahut pria yang tak lain adalah suaminya.
Tidak banyak tamu yang diundang di acara resepsi tersebut. Terdiri dari keluarga, sahabat, rekan kerja, dan karyawan perusahaan. Rangkaian acara diliput oleh media dan langsung menjadi pembicaraan publik.
Acara berlangsung dengan sangat baik dan khidmat. Sengaja Mahesa tidak ingin berlama-lama dalam acara tersebut. Yang penting pengumuman bahwa Delina merupakan istri sahnya sudah terlaksana.
"Saya kesini membawakan seseorang yang Anda cari Tuan," ucap Robby setelah para tamu meninggalkan tempat resepsi itu.
"Siapa?" tanya Mahesa penasaran sembari melihat kesekeliling.
Mata Robby melirik orang yang dia maksud untuk mendekat kearahnya. Dan berjalanlah seorang pria yang usianya masih sangat muda. Usianya sekitar tujuh belas tahun.
__ADS_1
"Siapa dia?" tanya Mahesa saat pria muda itu berdiri di depan mereka. Menundukkan kepala dan menyodorkan tangan ke arah Mahesa, bergantian ke arah Delina.
Robby tersenyum sembari berkata, "Dia Bram. Putra dari Pak Thomas."
Sontak Mahesa langsung menyambut hangat pria muda itu. Merangkulnya dan memeluknya, dia adalah pria yang dicari-cari selama ini. Beruntunglah Robby dapat menemukannya dalam kondisi sehat dan baik-baik saja.
"Hebat juga kau Robby," puji Mahesa.
"Tidak hanya Bram yang kemari Tuan. Masih ada satu kejutan lagi untuk Anda," ujar Robby.
Kemudian wajahnya menatap Delina, "Dan tentu saja kejutan kali ini juga untuk Nona Delina."
"Cepat katakan apa lagi yang kau bawa untukku?" ucap Mahesa tidak sabar.
"Jangan terkejut ya Tuan ... Nona ..." ucap Robby.
Dan yang datang adalah ....
__ADS_1