Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Mengakulah


__ADS_3

Dua pria dihadapan Delina itu saling bertatapan, karena panggilan yang berbeda kepada orang yang berada dihadapan mereka. Mahesa memberikan tatapan sinis kepada pria muda yang tampak seumuran dengan Delina. Sementara pria itu menanggapinya dengan santai dan kembali menatap perempuan yang ada dihadapannya.


"Delina." Panggil Mahesa kembali.


"Kiky." Ucap pria itu bersamaan lagi.


Mahesa mendengus kesal, "Dia itu Delina."


Pria itu melambaikan tangannya, menolak. "Bukan. Dia itu Kiky."


Delina yang mendengarkan keributan kecil antara dua pria itu bergeming. Jantungnya berdetak kencang tatkala mendapati Mahesa berada di dekatnya. Pikirannya pun bertanya-tanya kepana pria itu bisa berada disini dan bertemu dengannya.


"Katakan pada pria sok tahu ini kalau nama kamu Delina," suruh Mahesa menoleh kearah Delina.


"Eh enggak tahu dia. Sejak kecil juga namanya Kiky," sanggah pria itu.


Dan kembali perdebatan itu terjadi hanya karena masing-masing orang yakin bahwa dirinyalah yang benar. Sementara Delina tidak membela satu pun diantara mereka. Dia masih syok dengan kehadiran Mahesa dihadapannya kembali. Apakah itu artinya penyamaran yang selama ini dia lakukan gagal.


"Ah! Sudahlah capek bertengkar dengan om-om pikun," ledek pria yang berdebat dengan Mahesa.


"Apa? Kau mengatakan aku om-om dan pikun?" kesal Mahesa.


"Lha memang kenyataannya begitu," ledeknya sembari menjulurkan lidah kearah Mahesa.


"Dasar bocah!" kecam Mahesa.


Tanpa permisi pria itu menarik tangan Delina dan mengajaknya pergi. Namun, segera dicegah oleh Mahesa. "Mau kemana kalian?"

__ADS_1


"Mau ke penginapan-lah Om. Masa iya mau ke kebun binatang," ledek pria itu.


"Enak saja! Jangan asal pergi saja kamu!" cegah Mahesa.


Lalu ditatapnya perempuan itu, "Delina. Cepat jelaskan siapa bocah kurang ajar ini?"


"Eh Om-om kurang ajar. Aku itu bukan bocah lagi," protes pria itu.


"Maaf saya bukan Delina," bohongnya hendak melangkah pergi.


"Tuh kan. Om ngeyel sih dibilangin," ejek pria yang bersama Delina.


"Bye-bye Om."


Mahesa merentangkan kedua tangannya untuk menghalangi langkah kaki Delina. Membuat perempuan itu mendengus kesal karena jalannya terhalangi.


"Jangan berbohong. Aku yakin kamu itu Delina. Kamu istriku Delina," cerocos Mahesa percaya diri.


"Meskipun kamu berusaha menyamar dengan penampilanmu seperi ini. Aku masih bisa mengenalimu sayang."


Pria itu sudah bersimpuh dihadapan Delina ditengah-tengah keramaian bandara. Ditariknya satu tangan Delina dan diciumnya. Kemudian pria itu bertutur, "Mengakulah sayang. Kamu itu Delina."


Ditengah usaha Mahesa bertingkah romantis. Justru gelak tawa pria muda yang baru saja bertemu dengannya itu terdengar nyaring. Dia sudah tertawa terpingkal-pingkal sembari memegangi perutnya.


"Astaga Om-om gila. Masa ngaku-ngaku orang lain menjadi istrinya. Mana pakai bersimpuh seperti ini, norak sekali. Dan manggil dengan nama sayang lagi," ledeknya disela-sela tawa.


"Ya ampun. Makanan jatuh saja dipanggil sayang, apalagi Kiky perempuan cantik ini. Insyaf Om, insyaf," lanjutnya.

__ADS_1


Tidak terima dengan ledekan itu. Mahesa segera bangkit berdiri dan mendekat kearah pria itu sembari membusungkan dadanya, menntang.


"Apa kau bilang?" gertaknya dengan suara bariton.


"Kurang ajar!" imbuhnya seraya mengangkat telapak tangannya hendak menampar pria itu.


Belum sampai tangan Mahesa mendarat di pipi pria itu. Langsung Delina menangkis tangan suaminya agar tidak menampar temannya.


"Hentikan!" cegah Delina menahan tangan Mahesa lalu menghempaskan tangan itu.


"Jangan membuat keributan disini!" kesal Delina.


"Robby ayo kita pergi. Aku akan mengantarkan kamu ke penginapan," ajak Delina gantian menarik lengan tangan pria yag ternyata bernama Robby.


"Delina!"


"Delina!"


"Delina!"


"Delina tolong jangan pergi begitu saja!"


Mahesa terus berteriak memanggil nama istrinya dna berusaha mengejarnya. Delina bisa segera pergi karena mobilnya sudah siap berangkat dengan sopirnya. Sementara Mahesa harus mengambil mobilnya terlebih dahulu.


###


Yash! Pertanyaannya mampukah Mahesa mengejar Delina yang lebih dulu pergi meninggalkan bandara? Lalu apakah Delina akan jujur dengan identitasnya?

__ADS_1


Eh ngomong-ngomong Robby itu siapa ya? Apanya Delina?


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2