Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Gagal Makan Malam


__ADS_3

Delina menarik Mahesa pergi dari tempat itu secara diam-diam. Sedangkan Ferdi sudah tiba dengan pakaian dinner yang rapih dan diarahkan duduk disebuah kursi yang berada ditepi meja bundar. Di depannya ada satu kursi lagi untuk seseorang. Dia berpikir kalau makan malam bersama harusnya kursi yang disediakan lebih banyak.


"Kemana mereka?" gumam Ferdi celingak-celinguk mencari keberadaan yang lain.


Dirinya mulai curiga saat alunan musik romantis dari pemain saxofon terdengar. Meja di depannya juga terdapat dua lilin serta taburan kelopak bunga. Sungguh lokasi makan malam yang berlebihan dan terlalu romantis.


"Hai, dimana tuan dan nona?" tanya seorang perempuan yang menghampirinya selang lima menit menuggu.


"Ehm ... entahlah aku juga tidak tahu," jawab Ferdi menghendikkan bahunya.


"Bukankah mereka sudah datang sejak tadi?" lanjut perempuan itu duduk pada kursi dihadapan Ferdi.


Segera Ferdi merogoh ponsel dari saku celananya untuk menelepon Delina. Adiknya itulah yang sudah menyuruhnya datang untuk makan malam ditempat itu. Tetapi kenapa sudah tiga puluh menit berlalu, adiknya itu belum menampakkan dirinya.


"Apakah Delina yang menyuruhmu datang ke tempat ini dan mengatakan akan makan bersama?" tanya Ferdi memastikan.


"Iya. Baru juga tadi pagi nona Delina menyuruh saya datang kesini pada malam ini," terang Lily.


"Tetapi kenapa nona dan tuan belum datang ya?"


"Sepertinya mereka tidak akan datang kemari."


Perempuan yang biasa mengenakan pakaian serba hitam itu. Tampak sangat anggun malam ini dengan dress warna biru dongker. Lily mengernyitkan alisnya, "Lho memangnya kenapa enggak datang?"

__ADS_1


"Sepertinya dia menjebak kita lagi," ucap Ferdi seraya menempelkan benda pipih itu ke telinga.


"Mereka tidak bisa ditelepon. Sudah pasti mereka merencanakan ini semua," lanjutnya.


"Ehm ... saya tidak tahu maksudnya," ucap Lily dengan polosnya.


Pria itu mengakhiri usahanya menelepon Delina dan Mahesa. Menaruh ponselnya keatas meja dan kemudian menatap Lily.


"Sepertinya mereka sedang berusaha mendekatkan kita," kata Ferdi.


"Mendekatkan bagaimana ya?" tanya Lily masih belum paham juga.


"Seperti kejadian saat di Bandung beberapa minggu yang lalu."


Ferdi menghembuskan napas dalam. Dua telapak tangannya saling bertautan dan merem4s. Kemudian berkata, "Mereka mencoba menjodohkan kita."


"Apa? Menjodohkan?" teriak Lily reflek langsung menutup mulutnya dengan tangan.


"Astaga, maaf," ucapnya lirih.


"Saya tidak mau dijodohkan, saya sudah punya tunangan. Kenapa nona dan tuan main jodoh-jodohan seperti ini?"


Tampak Ferdi mengangkat kedua bahunya sebagai jawaban dia juga tidak tahu tujuannya. Tetapi mantan asisten yang cerdik itu bisa menyimpulkan dari beragam gerak-gerik yang dilakukan Delina. Sudah dua kali kejadian meninggalkan Ferdi dan Lily di tempat yang sama.

__ADS_1


"Lalu apa yang harus kita lakukan? Saya benar-benar tidak mau dijodohin," rengek Lily.


"Biar aku sampaikan kepada Lily," ucap Ferdi.


"Sekarang kita pulang," ajak Ferdi yang langsung menarik tangan Lily.


Sempat dicegah oleh para pelayan dan Robby yang bertanggung jawab dengan acara tersebut. Namun, tetap saja mereka akan tetap pergi untuk menemui Delina. Akhirnya makan malam mewah yang sudah disiapkan sedemikian rupa itu gagal total.


"Ehm ... maaf tangan saya," ucap Lily sembari mengarahkan pandangan kearah tangan yang ditarik oleh Ferdi.


"Oh, sorry," ucap Ferdi lalu meninggalkan Lily.


Ferdi masih bisa bersabar saat pertama kali ditinggal di Kota Bandung. Tetapi untuk yang kedua kalinya, dia harus berkata sejujurnya kepada Delina. Supaya adiknya itu tidak terus menjebaknya dengan perjodohan itu.


"Delina ... Delina ..." panggil Ferdi saat tiba di rumah.


Namun tidak ada sahutan dari orang yang bersangkutan. Hingga akhirnya Ferdi menyusul ke kamat Delina dan Mahesa.


###


Apakah Ferdi akan marah kepada Delina? Lalu apa tanggapan Delina saat tahu makan malam itu gagal?


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman

__ADS_1


__ADS_2