Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Tindakan Kasar


__ADS_3

Emosi Mahesa kembali memuncak saat mendapat kabar bahwa perusahaan Kenzo lebih dulu melakukan marger saham dengan perusahaan ternama di Eropa. Itu artinya Kenzo semakin berada di depannya.


"Kamu jangan terus-terusan menyuruhku tenang!" gertak Mahesa kepada sang asisten.


"Kita sudah jauh dibelakang mereka!"


Satu persatu investor tetap Mahesa Grup beralih ke Perusahaan KNZ. Dan hari itu harga saham Perusahaan KNZ melambung tinggi. Sebaliknya harga saham Mahesa Grup menurun drastis.


"Berapa investor kita yang sudah beralih ke perusahaan itu?" tanya Mahesa dengan mata mendapat dinding kaca ruangannya.


"Hampir lima puluh persen investor kita membeli saham Perusahaan KNZ, Tuan," ungkap Ferdi menjelaskan.


"Argh!" Mahesa sudah berteriak dan merem4s kepalanya sendiri.


Kenapa tiba-tiba perusahaan itu mencari gara-gara dengan Mahesa Grup. Sebelumnya Kenzo tidak pernah mengungkit masa lalu hubungan mereka yang penuh persaingan. Bahkan setelah lulus kuliah mereka berhenti bersaing, karena merasa perusahaan yang dikelola Mahesa lebih unggul dari Kenzo.


"Sebenarnya apa yang membuat Kenzo tiba-tiba menyerangku?" tanya Mahesa.


"Atur pertemuan dengannya!" perintah Mahesa.


"Baik, Tuan," tunduk Ferdi.


Masih dalam keadaan emosi seperti itu. Tiba-tiba Delina masuk ke dalam ruang kerja Mahesa setelah dipersilahkan masuk.


"Tuan ini berkas-berkas yang akan digunakan untuk merger saham," ucap Delina menunjukkan tumpukkan berkas di tangannya.

__ADS_1


Delina yang peka tahu bahwa suasana hati suaminya sedang tidak bagus. Maka dia berkata, "Saya taruh di meja Anda ya, Tuan."


Brak!


Baru saja Delina menaruh berkas-berkas itu di meja kerja Mahesa. Namun pria itu langsung membuang berkas-berkas itu dengan kasar.


"Semua berkas ini sudah tidak diperlukan lagi!" Mahesa berkata dengan marah.


"Kita sudah terlanjur mendekati kebangkrutan!"


Delina tahu apa yang dimaksud oleh Mahesa. Dia juga sudah mendapatkan informasi mengenai harga saham yang anjlok.


"Kerjasama ini sudah tidak diperlukan. Katakan kepada Pak Thomas!"


"Ta-tapi, Tuan," sela Delina.


Delina mengangguk-anggukan kepalanya meski sebenarnya dia tidak bisa melakukan tugas itu. Perempuan itu merasa tidak enak saat membatalkan kerjasama dengan Thomas. Padahal Thomas sudah banyak membantu Mahesa Grup.


"Ya Tuhan kenapa Tuan Mahesa kembali seperti dulu lagi?" gumam Delina seraya menutup pintu ruangan Mahesa.


"Lalu apa yang harus aku katakan kepada Pak Thomas? Sepertinya aku tidak bisa mengatakan sejujurnya kau Tuan Mahesa membatalkan kerjasama."


**


"Untuk apa kamu melihat-lihat profilnya?" gertak Maharani yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang kerja Delina.

__ADS_1


Bertepatan saat ini Delina sedang duduk di sofa dan melamun memandangi foto Kenzo dari ponselnya. Banyak sekali pertanyaan yang mengganjal di hatinya tentang siapa itu Kenzo. Karena tidak mungkin bertanya langsung kepada Mahesa, makanya dia berusaha mencaritahu sendiri.


"Emm ... memangnya kenapa Nyonya?" tanya Delina menatap bingung Maharani.


Tidak menjawab pertanyaan Delina, justru Maharani mendekati meja kerja Delina. Membuka berkas-berkas yang berada di atas meja itu dengan kasar.


"Nyo-nyonya apa yang Anda lakukan?" tanya Delina menghentikan aksi Maharani yang tampak anarkis.


"Diam kau bocil!" gertak Maharani.


"Tetapi ini ruangan saya."


Perempuan itu sudah berhasil mendapatkan berkas yang dia cari. Saat hendak membuka pintu, Delina mencegahnya, "Untuk apa Anda mengambil berkas-berkas itu?"


"Itu bukan urusanmu!" seru Maharani.


"Minggir dari hadapanku!" lanjutnya seraya mendorong Delina menjauh.


"Dan ingat! Jangan sampai kau mengatakan ini kepada Mahesa! Atau kau akan menanggung semuanya!" tekan Maharani dengan telunjuk tepat berada di depan wajah Delina.


Dan satu kali dorongan berhasil menghempaskan Delina terduduk di lantai.


"Nona ... apakah Anda baik-baik saja?" teriak Lily yang baru saja tiba saat Maharani keluar dari ruangan Delina.


###

__ADS_1


Apa ya berkas yang dibawa Maharani? Dan bagaimana tanggapan Lily dengan kejadian tersebut. Lalu gimana pertemuan Kenzo dengan Mahesa nantinya?


🌱Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu.


__ADS_2