Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Asal Usul Delina


__ADS_3

"Apakah yang kau katakan benar?" tanya Mahesa setelah mendengar penjelasan dari Ferdi.


Ferdi menceritakan apa yang dia ketahui dari hasil pemeriksaan rahim Delina. Dulu hasil pemeriksaan yang pertama memang menyatakan bahwa Delina memiliki kista di rahimnya yang membuatnya sulit hamil.


"Lalu bagaimana Delina menanggapi itu semua?" tanya Mahesa menjadi khawatir.


"Sekarang Nona Delina sudah menerima keadaannya, Tuan," ucap Ferdi.


"Setahu saya Lily akan membantu Nona untuk penyembuhannya," lanjutnya.


Sedikit demi sedikit Mahesa sudah mulai percaya dengan penjelasan Ferdi. Tuan muda itu menjadi prihatin atas apa yang disampaikan asistennya itu.


"Sebenarnya bukan itu saja yang ingin saya sampaikan, Tuan," ucap Ferdi setelah hening beberapa saat.


"Kata Tuan Atmajaya, Nona Delina adalah adik kandung saya," imbuh Ferdi.


Jelas saja penuturan Ferdi membuat Mahesa terperanjat kaget sampai matanya membulat sempurna. Pria itu mengulang perkataan Ferdi, "Adik kandung? Ma-maksudnya?"


Bayangan Ferdi kembali pada saat dirinya duduk berdua dengan Atmajaya saat itu. Atmajaya menceritakan semuanya sejak awal dulu.


Ferdi merupakan anak pertama dari orang kepercayaan Atmajaya dahulu. Edy adalah ayah dari Ferdi yang meninggal karena kecelakaan saat sedang melakukan perjalanan bisnis ke sebuah daerah. Perjalanan bisnis yang diperintahkan oleh Atmajaya karena Atmajaya saat itu sedang berhalangan hadir.


Selang beberapa bulan sejak kecelakaan tersebut. Riyanti ibu dari Ferdi melahirkan seorang anak perempuan. Sayangnya Rianti juga meninggal karena pendarahan saat melahirkan.


"Bagaimana caranya adikmu bisa terpisah denganmu?" tanya Mahesa yang sudah sangat penasaran.


"Ibu saya menitipkan adik perempuan saya kepada sahabatnya, Tuan," jelas Ferdi.


Yunita dan Nugroho mendapat titipan untuk menjaga anak perempuan mereka. Yunita dan Riyanti merupakan sahabat dekat. Dan kebetulan dari pernikahannya Yunita belum dikaruniai anak.


"Sementara saya tetap berada di keluarga Anda sesuai keinginan ayah saya semasa hidup. Kalau saya besar bisa mengabdi kepada keluarga ini, Tuan." ungkap Ferdi.


"Keluarga Anda sudah banyak berjasa untuk keluarga kami, Tuan," lanjutnya.

__ADS_1


Ferdi dibesarkan oleh Atmajaya seperti anaknya sendiri. Tetapi sejak ditinggal kedua orang tuanya diusia sembilan tahun. Ferdi sudah mulai mandiri walaupun besar di keluarga yang sangat berkecukupan.


Posisinya saat itu Nugroho dan Yunita tidak tahu kalau keluarga yang membesarkan putra pertama Riyanti dan Edy adalah Keluarga Atmajaya. Jadi selama ini Ferdi dan Delina tidak tahu jika mereka ternyata adalah saudara kandung yang terpisah.


"Kenapa papa bisa tahu itu semua? Atau memang papa sengaja menjodohkan aku dengan Delina kerena alasan itu?" tebak Mahesa.


Ferdi menganggukkan kepalanya. Asisten tuan muda itu tersenyum, "Salah satunya termasuk itu alasannya, Tuan."


"Namun, alasan pertama karena ketulusan Nona Delina saat nona menyelamatkan Tuan Atmajaya saat serangan jantungnya kambuh di jalan. Itulah hal pertama yang membuat Tuan Atmajaya tertarik dengan Nona Delina. Baru setelahnya Tuan Atmaja menyuruh orang untuk menyelidiki asal usul, latar belakang, dan keseharian Nona Delina," jelas Ferdi panjang lebar.


"Dan dari penyelidikan yang dilakukan oleh orang suruhan Tuan Atmajaya. Ketemulah fakta bahwa ternyata Nona Delina adalah adik kandung saya."


Dulu Atmajaya melihat ada yang salah dengan gerak-gerik Ferdi. Pria itu sering curi-curi pandang kepada Delina. Disadari rasa kagum terhadap istri kedua tuan mudanya saat itu. Hingga akhirnya Atmajaya menarik Ferdi untuk berbicara empat mata.


"Ferdi ... saya ingin mengatakan sesuatu kepadamu," ucap Atmajaya yang sudah duduk berhadapan dengan Ferdi.


"Saya mengatakan ini sebelum semuanya jadi terlanjur."


Jantung Ferdi berdegup kencang saat mendapat pertanyaan seperti itu. Pikirannya carut marut antara takut dan gelisah. Darimana tuan besarnya tahu dengan apa yang dia rasakan saat itu. Apakah gerak-geriknya selama ini terlalu terlihat hingga Atmajaya menanyakan itu kepadanya?


Ferdi tak mampu berucap. Pria itu hanya mengangguk tipis lalu menundukkan kepalanya. Perasaanya takut sekali, ada terbesit rasa malu yang luar biasa. Bagaimana seorang asisten bisa memiliki perasaan kepada istri dari tuan mudanya.


"Tu-tuan ma-maafkan saya terlalu lancang," ucap Ferdi terbata-bata. Harusnya dia membalas budi kebaikan Atmajaya kepadanya. Bukannya seperti saat ini yang bisa membuat Atmajaya marah karena Delina adalah menantu kesayangannya.


"Sa-saya sudah sangat keterlaluan, Tuan," lanjut Ferdi meminta maaf.


Bukannya marah seperti apa yang dibayangkan Ferdi. Tuan besar itu kembali menerbitkan sebuah senyuman penuh arti. Tentu saja membuat lawan bicaranya kebingungan.


"Saya tahu ini salah, Fer," ucap Atmajaya.


"Tetapi lebih salah jika kau menyukai adik kandung kamu sendiri," lanjut Atmajaya dengan santainya.


Sementara Ferdi sama sekali tidak mengerti dengan apa yang disampaikan Atmajaya. Itulah saat dimana Atmajaya menceritakan semuanya kepada Ferdi. Tentang asal usul Delina dan sebuah fakta yang menyatakan Delina adalah adik kandungnya.

__ADS_1


"Itulah sebabnya saya menganggap Nona Delina sebagai adik saya sendiri, Tuan," ucap Ferdi.


Baiklah disini adalah titik dimana kepercayaan Mahesa kepada Ferdi mulai kembali. Rupanya kecurigaan Mahesa dan foto-foto yang dikirimkan kepadanya hanyalah fitnah.


Tuan muda itu tampak mengusap kepalanya dengan kasar. Saat ini pikirannya tertuju pada Delina. Disaat cintanya mulai tumbuh, tetapi ada sebuah kekacauan yang membuatnya marah besar kepada Delina. Dan yang lebih parahnya adalah Mahesa telah mengusir Delina.


"Dimana Delina saat ini?" tanya Mahesa kepada Ferdi.


"Tuan, Nona Delina sudah pergi dari rumah utama beberapa minggu yang lalu," jawab Ferdi yang membuat Mahesa kaget.


Kembali pria itu mengusap kepalanya dengan kasar. Memang salahnya sendiri sudah begitu marah kepada Delina dan mengusirnya. Padahal semua bisa diselesaikan dengan baik.


"Kemana dia pergi?" tanya Mahesa mulai khawatir dengan keadaan Delina.


"Saya kurang tahu Tuan. Nona Delina melarang siapa pun untuk mengetahui keberadaannya," lanjut Ferdi menjelaskan.


"Cepat cari keberadaan Delina!" perintah Mahesa.


"Dan katakan kepada Pak Hendra untuk menggagalkan gugatan cerai antara aku dan Delina!" lanjut Mahesa.


Kebetulan saat menyampaikan perintahnya. Waktu kunjungan sudah habis. Memaksa keduanya menghentikan obrolan karena petugas sudah datang untuk menjemput Mahesa untuk kembali masuk.


"Saya akan mencoba mencarinya, Tuan," pungkas Ferdi sebelum Mahesa benar-benar pergi dari hadapannya.


Meskipun pria itu tidak tahu akan mencari Delina dari mana. Berdasarkan informasi yang dia dapatkan dari Lily. Delina pergi dengan taksi, kemungkinan memang pergi tidak jauh dari rumahnya saat ini.


Ferdi merogoh ponselnya lalu mengetikkan diatas layar pipih itu. Guna menyuruh orang untuk melacak keberadaan ponsel Delina supaya tahu lokasi Delina saat ini.


###


Apakah Ferdi berhasil menemukan Delina untuk Mahesa dan untuk dirinya sendiri? Bagaimana ya respon Delina saat tahu bahwa Ferdi adalah kakak kandungnya?


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.

__ADS_1


__ADS_2