Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Rahasia Ferdi


__ADS_3

Tidak sepenuhnya Ferdi sebagai asisten Mahesa selalu tunduk kepada tuan mudanya. Sebenarnya sejak bertemu Vitta di Surabaya. Vitta memberikan nomer telepon baru milik Delina dan keduanya berbincang-bincang membicarakan Delina.


"Sebaiknya jangan hubungi Delina dulu. Bagaimana kalu kamu selidiki dulu dimana keberadaan Delina dari nomer teleponnya," usul Vitta.


"Kalau kamu tiba-tiba datang dan membawanya pulang. Aku rasa Delina akan menolanya mentah-mentah."


Menurut Ferdi, benar juga apa yang disarankan oleh Vitta. Dan Ferdi menemukan posisi Delina saat itu. Dia masih berada disekitaran Kota Surabaya. Baru setelah beberapa minggu dia pergi ke Pulau Bali.


"Aku harus segera tahu keadaannya," gumam Ferdi.


"Apakah dia baik-baik saja atau bagaimana. Dan aku harus segera membawanya pulang."


"Rasanya aku sudah muak dengan perempuan yang terus berusaha menggoda Tuan Muda."


Saat itu memang Clarissa sudah mulai tinggal di rumah itu. Sejak awal Ferdi sudah curiga dengan perempuan itu. Namun, ketika dia mengatakan kepada Mahesa. Tuan mudanya itu selalu mengabaikannya. Dan ternyata dugaannya benar, Clarissa banyak berulah di rumah itu.


"Halo ---" ucap Ferdi.


Setelah beberapa kali Delina menolak semua panggilan yang masuk ke dalam ponselnya. Akhirnya Ferdi mengirimkan pesan kepada Delina, bahwa dia akan mengatakan kabar bahagia.


[Nona, tolong angkat telepon saya]


[Ada kabar bahagia yang harus saya sampaikan. Dan ini menyangkut keluarga Anda]

__ADS_1


[Saya janji akan merahasiakan nomer telepon Anda dari siapa pun]


Begitulah kira-kira isi pesan yang dikirimkan Ferdi kepada Delina. Barulah Delina mengiyakan dan mengangkat panggilan telepon dari Ferdi.


"Jadi Papa Atmajaya tahu ini semua?" tanya Delina setelah Ferdi menceritakan semuanya.


"Iya. Rencananya beliau akan mengumumkan rahasia ini kepada Anda dan Tuan Mahesa tepat dihari ulang tahun beliau."


Tetapi kenyataannya dua bulan menjelang ulang tahun Atmajaya. Mahesa terjebak kasus korupsi dan membuatnya menjadi tahanan. Yang akhirnya berimbas pada Atmajaya terkena serangan jantung dan tidka bisa diselamatkan lagi.


"Kakak! Aku tidak menyangka ternyata kamu adalah kakakku," ucap Delina merasa bahagia.


"Aku juga tidak menyangka ternyata masih memiliki saudara kandung di dunia ini," balas Ferdi.


Binar kebahagiaan tampak dari bola mata keduanya. Mesipun di tempat yang berjauhan, mereka sama-sama berkaca-kaca. Andaikan mereka di tempat yang sama, pasti sudah memeluk satu sama lain.


"Aku baik-baik saja disini dan aku bahagia disini. Biarkan aku disini sendirian untuk beberapa waktu kedepan," pintanya.


"Baiklah. Aku tidak akan mengatakan keberadaanmu kepada siapa pun. Tetapi aku mohon agar kita sering berhubungan. Supaya aku tahu kedaanmu, jika ada masalah cerialah. Aku akan siap membantumu kapan saja," balas Ferdi.


"Yang paling penting jaga diri baik-baik. Jaga kesehatanmu."


Setelah dipikir-pikir memang benar baiknya Delina tetap di Bali. Karena kondisi rumah yang tidak kondusif, bisa-bisa terjadi perang di rumah itu. Seiring berjalannya waktu, Ferdi jujur tentang adanya penggoda dikehidupan Mahesa.

__ADS_1


"Kakak tenang saja, karena aku yakin. Suamiku tidak akan tergoda oleh perempuan itu," ucap Delina.


"Tetapi dia sudah mengajak tuan muda tid---" ucapan Mahesa tiba-tiba berhenti.


Ferdi menghentikan ucapannya karena takut membuat adiknya sakit hati. Jika tahu Mahesa sudah pernah tidur dengan perempuan lain, pasti Delina akan sedih dan kepikiran.


Semua berita dari rumah utama selalu Ferdi sampaikan kepada Delina. Termasuk kabar pernikahan diam-diam yang sudah direncakan Clarissa. Beruntungnya Mahesa bisa kabur dari acara pernikahan yang tidak dia inginkan itu.


***


Sesampainya di Jakarta, Mahesa tidak langsung pulang ke rumah. Dia memutuskan untuk menginap di apartemen. Barulah keesokan harinya dia kembali ke rumah.


"Apa-apaan ini?" geram Mahesa saat turun dari mobil hendak masuk ke rumah.


Halaman rumahnya yang luas penuh dengan mobil-mobil yang tidak diketahui siapa pemiliknya. Dan ketika dia masuk ke dalam rumah, keadaan rumahnya sangat kacau dan berantakan. Banyak orang ketiduran disembarang tempat seperti sedang mabuk.


"Siapa yang menggunakan rumahku tanpa seizinku?" berang Mahesa marah.


Dia mengumpulkan semua pelayan dan petugas keamanan rumahnya.


###


Apakah rencana Ferdi dan Delina berjalan lancar? Atau ...

__ADS_1


Dan apa yang terjadi di rumah Mahesa ya? Kira-kira ulah siapa itu? Tau kan? Yang tau komentar dulu coba.


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2