Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Informasi dari Robby


__ADS_3

Hari itu tanpa memberitahu Mahesa, Delina datang ke perusahaan. Orang pertama yang dia temui adalah Robby. Asisten suaminya sekaligus teman dekatnya itu mengajak Delina ke ruangan Mahesa. Robby memberitahukan bahwa saat ini Mahesa sedang mengadakan meeting diluar kantor.


"Sama perempuan itu, Rob?" tanya Delina kepada Robby.


"Perempuan itu? Siapa?" Robby mengernyitkan alisnya.


"Oh, maksudmu Gritte?" lanjut Robby menebak dan rupanya tebakannya benar.


"Iya. Sama Gritte, kan dia sebagai pengganti sementara Pak Thomas sebelum ahli warisnya ketemu," jelas Robby.


Disaat yang bersamaan Robby sedang membuka laptop hendak mengerjakan tugasnya. Yaitu tugas dari Mahesa untuk menyelidiki identitas anak dari Thomas. Dengan data tersebut sangat berguna untuk kelangsungan perusahaan Mahesa Grup yang sudah bergabung dengan perusahaan milik Thomas. Masih ingatkan saat Thomas membantu perusahaan Mahesa saat akan bakrut gara-gara Kenzo? Mereka melakukan marger perusahaan.


"Oh, jadi kehilangan jejak keluarga Pak Thomas?" tanya Delina setelah tahu apa yang dikerjakan Robby.


"Kenapa enggak tanya saja sama sekertarinya itu?" usul Delina.


"Dia enggak tahu sama sekali. Kan masih baru bekerja sama Pak Thomas," ucap Robby.


"Ya setidaknya tahu-lah sedikit," sambung Delina.


"Agak janggal ya," lanjutnya.

__ADS_1


"Janggal bagaimana?" Robby mengernyitkan dahinya.


Entah mengapa perasaan Delina sejak pertama kali bertemu dengan Gritte di rumahnya pagi itu. Delina sudah memiliki prasangka buruk terhadap perempuan itu. Tetapi dia tidak memiliki bukti yang kuat yang bisa menunjukkan kejanggalan pada Gritte. Makanya dia memeringatkan kepada orang-orang disekitarnya untuk mulai waspada saja dengan perempuan itu.


"Kau cemburu suamimu direbut olehnya?" celetuk Robby menyimpulkan.


"Entahlah. Bukan hanya itu saja, perasaanku mengatakan perempuan itu sangat berbahaya," balas Delina.


"Berbahaya bagaimana? Dia baik kok dan tidak ada indikasi ingin merebut suami kamu," jelas Robby.


"Selama ada aku suami kamu aman dari pelakor," imbuhnya.


Delina tersenyum menanggapi, "Baiklah aku percayakan suamiku kepadamu.Ingatkan jangan keseringan pulang terlambat."


"Waspada mulu dari tadi," keluh Robby.


Delina kembali pada niat awal menemui Robby. Sebenarnya dia menemui Robby untuk mencaritahu informasi mengenai hubungan Mahesa dan Venya yang merenggang. Seperti yang Delina ketahui bahwa sebelumnya Mahesa berhubungan baik saat Venya keluar dari penjara. Dan hubungan itu menjadi renggang setelah Venya mengalami kecelakaan dan koma beberapa minggu.


"Aku yakin kamu mengetahui sebabnya Mahesa menjadi acuh kepada Kak Venya," ucap Delina mulai mengalihkan pembicaraan.


"Cepat ceritakan kepadaku apa yang sebenarnya terjadi," imbuhnya.

__ADS_1


Sebagai asisten yang selalu ada disamping Mahesa. Delina sangat yakin Robby mentehaui semuanya yang tidak dia ketahui. Karena Delina sudah berulang kali membujuk Mahesa untuk mengatakan alasannya acuh kepada Venya. Tetapi suaminya itu tidak mau menjelaskan ada apa dan kenapa.


"Cepat ceritakan dan jangan ada yang ditutup-tutupi," sambung Delina memberikan ancaman.


Robby menjadi gusar tatkala melihat mata Delina yang sudah melotot menatapnya. Perempuan itu seperti sedang mengintimidasi dirinya agar segera buka suara mengenai hal tersebut. Tetapi dia tetap terdiam sejenak memikirkan baik dan buruknya jika dia tetap menceritakan semuanya kepada Delina.


"Ayolah Robby!" seru Delina mulai kesal.


"Aku ingin tahu ada apa diantara mereka!"


Setelah lama berpikir akhirnya Robby menceritakan runtutan kejadian yang dilakukan Venya. Mulai dari susunan rencana Venya yang ingin mencelakaan Delina. Nah hal tersebut yang membuat Mahesa sakut hati. Padahal istrinya sudah banyak berbuat baik kepadanya tetapi tetap saja dia berbuat jahat kepada Delina.


"Aku mohon jangan katakan kepada suami kamu kalau aku yang menceritakan semuanya. Lelbih baik kamu pura-pura tidak tahu saja apa yang terjadi," ucap Robby ketakutan telah membuka rahasia itu.


"Aku tidak ingin kehilangan pekerjaanku," lanjutnya memelas.


"Tenang saja Robby. Selama ada aku, kamu dan pekerjaan kamu aman," ucap Delina.


Sejenak Delina berpikir dengan semua yang sudah disampaikan Robby kepadanya. Darisanalah dia tahu bahwa dendam Venya masih tetap ada untuknya. Bahkan dia tidak menyangkah bahwa Venya masih berusaha mencelakainya. Walaupun itu semua gagal dan malah membuatnya terluka sendiri. Hal itu membuktikan karma tidak akan salah memliih orang untuk kembali. Yuk berbuat baik biar dapatnya karma baik.


###

__ADS_1


Bagaimana respon Delina saat tahu kejadian yang sesungguhnya? Bahwasanya Venya masih merencanakan untuk mencelakainya.


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2