
Setelah pencarian selama enam bulan, akhirnya nenek dari Delina ketemu. Robby yang membawa Nenek Suti pulang ke rumah mewah Keluarga Mahesa. Untungnya neneknya itu masih bisa mengingat-ingat anaknya Edy dan Rianti.
"Ini nenekku?" tanya Delina saat di ambang pintu utama.
"Iya Nona. Ini nenek Anda. Nenek Suti namanya," terang Robby.
"Nenek!" teriak Delina langsung memeluk perempuan tua yang duduk di kursi roda itu.
Dengan sayangnya neneknya itu pun mengelus punggung Delina yang sedang memeluknya. Lalu menyuruh Delina untuk menyudahi pelukannya dan menatapnya lekat-lekat. Perempuan tua itu [un tersenyum tatkala melihat wajah Delina.
"Kamu mirip sekali dengan ayahmu, Nak," gumamnya lirih.
"Melihatmu sama dengan melihat ayah dan ibumu dalam satu wajah yang sama, yaitu kamu," ucap sang nenek.
"Tak menyangka bisa melihat cucu dari anakku satu-satunya."
Edy, ayah kandung Delina dalah anak satu-satunya. Dan ketika ayah dan ibu Delina meninggal. Nenek Suti mendadak menjadi sebatang kara dan tak memiliki saudara. Akhirnya dia pun diantarakan oleh tetangganya ke sebuah panti jompo gratis. Dan disanalah dia hidup setiap harinya, sebelum akhirnya Robby menemukannya.
"Lihatlah, ini adalah ayah dan ibumu dulu saat masih muda," ucap Nenek Suti mengeluarkan selembar foto.
"Sangat mirip dengamu bukan?" tanyanya.
__ADS_1
Delina mengambil foto tersebut, lalu mengamatinya secara mendalam. Perempuan itu pun tersenyum daat melihat dua sosok orang tua kandungnya. Foto itu lebih bagus dan tampak jelas daripada foto yang sebelumnya.
"Nenek sempat bingung saat ayah dan ibumu tidak pernah pulang ke rumah lagi. Biasanya mereka selalu pulang saat lebaran," ungkap sang nenek.
"Sudah bertahun-tahun lebaran tetapi tak kunjung pulang. Nenek kira ayah dan ibumu sudah melupakan nenek karena sudah sukses di ibukota," lanjutnya.
"Sampai akhirnya nenek dibawa ke panti jompo dan hidup disana. Sebelum akhirnya ada Nak Robby yang mencari nenek."
Robby pun giliran bercerita bagaimana dirinya bisa menemukan Nenek Suti. Dimulai dari pencarian data diri ayah dan ibu kandung Delina semasa muda. Hingga menemukan data alamat asli ayah kandung Delina. Kemudian dia menyambangi alamat tersebut. Awalnya memang kehilangan arah karena Nenek Suti sudah lama tidak tinggal di daerah tersebut.
"Saya menuju kelurahan dimana Nenek Suti tinggal. Kemudian pihak kelurahan mengabarkan kalau pernah membawa seorang nenek ke panti jompo karena terlantar. Tidak ada anak dan cucu yang mengurusnya," jelas Robby.
Delina tersenyum senang mendengar cerita yang disampaikan oleh Robby. Dengan itu dia bisa beralasan kepada suaminya kalau memang kinerja Robby bagus. Suaminya pernah berjanji kalau kinerja Robby bagus dia akan mengangkat Robby sebagai pengganti Ferdi.
"Nak, dimana kakakmu?" tanya Nenek Suti kemudian.
"Dulu aku sempat melihatnya saat umurnya baru dua tahun," lanjutnya.
"Apakah ini kakakmu?" tanyanya melihat kearah Mahesa.
"Maaf, Nek. Saya suami dari cucu Anda," sahut Mahesa memperkenalkan diri dan langsung menyalami nenek serta mencium punggung tangannya.
__ADS_1
"Oh, kau sudah menikah? Tampan sekali suamimu, Nak." puji Nenek Suti.
Karena pertanyaan itulah Delina kembali merengek meminta mendatangkan Ferdi ke rumah itu lagi. Alasannya karena nenek kandung mereka sudah ketemu dan tinggal di rumah itu.
"Ayolah Sayang. Cepat kamu minta orang suruhan kamu untuk memberikan kabar bahagia ini kepada Kak Ferdi," pinta Delina saat nenek sudah diantarkan ke kamarnya.
Pasangan suami istri itu masih di ruang tamu untuk membicarakan banyak hal. Diantaranya adalah soal pengangkatan Robby sebagai asisten Mahesa. Dan meminta Ferdi untuk kembali ke Jakarta agar bertemu dengan sang nenek.
"Baiklah, aku akan menyampaikan pesanmu. Soal nantinya Ferdi mau pulang atau tidak, itu bukan urusanku ya," ucap Mahesa.
"Kamu harus memaksanya pulang dong," rengek Delina.
"Sayang itu keputusan Ferdi nantinya," ucap Mahesa mulai mengotak-atik ponselnya.
Bersamaan dengan itu sebuah mobil berhenti di depan pintu utama. Delina dan Mahesa langsung keluar untuk melihat mobil yang sangat asing bagi mereka. Ya, mobil polisi yang berhenti di depan pintu utama rumah itu. Sontak Delina dan Mahesa saling tatap seolah menanyakan ada apa lagi ini?
###
Dulu ada polisi datang ke rumah untuk menjemput Venya. Dan kedua kalinya menjemput Mahesa. Lalu ada apa lagi polisi datang ke rumah mereka? Apa ada kesalahan yang dilakukan oleh salah satu penghuni rumah tersebut? Padahal hanya Delina dan Mahesa yang tinggal di rumah itu. Yuk drama panas segera dimulai. Ada yang bisa tebak?
🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.
__ADS_1