Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Cerita Kematian


__ADS_3

Memang sudah beberapa minggu yang lalu, Thomas dilarikan ke rumah sakit. Entah kenapa pria yang baru berusia empat puluh tahun itu mendadak kondisinya menurun. Beragam penyakit tiba-tiba bersarang di dalam tubuhnya. Dan anehnya itu baru terdeteksi akhir-akhir ini.


"Pasien mengalami komplikasi beberapa penyakit, Tuan," jelas dokter kepada Mahesa.


"Lalu bagaimana keadaannya, Dok?" tanya Mahesa mulai khawatir.


"Pasien akan dirawat secara intensif di rumah sakit dulu. Kami akan berusaha membuatnya pulih kembali," ucap dokter yang menangani Thomas.


"Saya mohon usahakan yang terbaik untuk Pak Thomas, Dok," pinta Mahesa.


"Kami akan usahakan, Tuan," balas sang dokter.


Dikarenakan Thomas tidak memliki keluarga yang serumah dengannya. Maka Mahesa-lah yang mengurusi Thomas saat pria itu mulai sakit. Hubungan kekerabatan mereka sangatlah dekat, Thomas juga dengan ikhlas memberikan bantuan ketika Keluarga Mahesa bangkrut. Dan Mahesa pun membalas kebaikan Thomas dengan membantunya saat pria itu sakit.


"Tuan, apakah tidak ada sanak saudara Pak Thomas yang Anda kenal?" tanya Robby saat di ruang tunggu.


"Aku tidak pernah dikenalkan Pak Thomas kepada anggota keluarganya," ungkap Mahesa.


"Saat aku dan papa berkunjung ke rumah, hanya beliau yang ada di rumahnya."


Kebetulan memang Thomas juga tidak pernah sekali pun menceritakan mengenai keluarganya kepada Mahesa. Tetapi Mahesa sempat mendengar cerita dari papanya, bahwa Thomas pernah menikah dan memiliki satu orang anak. Namun, Mahesa tidak tahu identitas anaknya dan dimana anak tersebut tinggal sekarang.

__ADS_1


"Kalau tidak salah beliau pernah menikah dan memiliki satu orang anak," gumam Mahesa mengingat-ingat.


"Tetapi aku tidak tahu siapa anaknya dan dimana dia sekarang," lanjutnya.


"Ya sudahlah untuk sementara kita rawat saja Pak Thomas sampai sembuh. Semoga ada sanak saudara yang mengetahui keadaannya."


Robby hanya menganggukkan kepalanya mendengar perintah tuan mudanya. Meskipun dalam hatinya merasa miris dan kasian kepada pria itu. Ya walaupun kaya raya tetapi hidupnya hampa tanpa sanak saudara. Bahkan disaat dirinya sakit, orang lain yang berada disampingnya.


***


Dengan terburu-buru Mahesa tiba di rumah sakit tersebut. Dia langsung menuju ke ruang ICU guna memastikan keadaan Thomas. Namun, sayangnya pria itu sudah dipindahkan ke kamar jenazah untuk dibersihkan dan masuk ke dalam peti mati.


"Robby ini beneran Pak Thomas sudah tidak ada?" tanya Mahesa seolah tidak percaya.


"Oh Tuhan. Cepat sekali kau mengambil nyawa teman baikku," ucapnya lirih mengenang semua kebaikan Thomas kepadanya.


Dengan kepergiannya Mahesa merasa sangat kehilangan sosok teman, rekan kerja, keluarga, dan orang tua yang selalu ada buatnya. Dan lagi dia masih belum bisa menemukan dimana keberadaan keluarga Thomas. Padahal dia sudah berniat mencaritahu keberadaan keluarganya.


Mahesa merogoh saku celananya untuk mencari ponsel. Dia pun tampak menghubungi seseorang. Dam ternyata orang yang dia hubungi adalah Gritte. Mahesa menanyakan seputar keluarga Thomas yang mungkin Gritte tahu keberadaannya.


"Beneran kau tidak tahu dimana Keluarga Pak Thomas?" tanya Mahesa.

__ADS_1


"I-iya Tuan. Sa-saya baru bekerja dua bulan dengan Pak Thomas," jawab Gritte.


"Saya sama sekali tidak tahu asal usul keluarganya, Tuan," lanjutnya.


"Lalu dimanakah sekertaris Pak Thomas yang terdahulu?" tanya Mahesa lagi.


Setahu Mahesa sekertaris Thomas yang terdahulu sudah lama bekerja dengan Thomas. Bahkan umur antara Thomas dan sekertarisnya hanya berjarak satu tahun lebih tua Thomas. Pastilah sekertaris lama itu tahu banyak mengenai Thomas, karena dulunya mereka sangatlah dekat.


"Emmm ... sa-saya juga tidak tahu, Tuan," jawab Gritte.


"Masa enggak tahu sih?" gerutu Mahesa yang langsung mematikan sambungan telepon.


Jujur saja Mahesa sedikit bingung dengan kedatangan Gritte yang mengaku sebagai sekertaris baru Thomas. Dan katanya dia yang ditugaskan untuk berhubungan dengan Mahesa. Tetapi kenapa setiap kali ditanya perempuan itu menjawabnya dengan tidak tahu.


"Sungguh mencurigakan," gumam Mahesa lagi.


"Apanya yang mencurigakan Tuan?" tanya Robby.


###


Kira-kira apalagi yang akan terjadi dengan mereka? Siapa sebenarnya Gritte?

__ADS_1


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2