
Setelah merasa agak aman, Delina berani keluar dari tempat persembunyiannya. Saat ini perempuan itu berdiri depan sebuah cermin. Membawa sebuah gunting yang siap memangkas rambut panjangnya. Tak berapa lama rambut panjang itu mulai memendek menjadi potongan rambut model bob.
"Sepertinya sudah cukup," gumamnya menyisir rambutnya dengan jari tangannya. Penampilannya sudah seperti cewek-cewek tomboy. Jauh berbeda dengan Delina yang sebenarnya.
Tidak hanya gaya rambutnya saja yang diubah. Delina juga mengubah gaya berpakaiannya menjadi lebih maskulin. Perempuan itu mengenakan kaos dan kemeja yang tidak dikancingkan, mengenakan topi sebagai penutup kepalanya, dan masker guna menutupi sebagian mukanya.
"Beres," gumamnya lagi sembari meraih ransel yang akan dia bawa pergi dari kontrakan sederhana itu. Dengan perubahan penampilannya itu pasti tidak ada orang yang mengenali dirinya sebagai Delina.
Tujuannya adalah sebuah pelabuhan yang masih berada di bagian timur Pulau Jawa. Setelah membeli tiket kapal penumpang, Delina naik ke atas kapal. Meninggalkan pulau penuh kenangan itu dan akan memulai hidupnya yang baru di pulau lain.
"Semoga kehidupanku membaik setelah ini," doa Delina sembari terus menatap Pulau Jawa yang semakin menjauh darinya. Dihirupnya napas dalam-dalam lalu dihembuskannya perlahan.
***
Sekuat tenaga Mahesa menahan godaan dari perempuan mana pun yang ingin mendekatinya. Namun, Clarissa bisa menaklukkan Mahesa karena terus menganggu pria yang sedang galau itu semalaman penuh. Perempuan yang sengaja mencari mangsa di klub malam itu menamani Mahesa minum hingga berjoget bersama di *dance floor. *
__ADS_1
"Aku akan mengantarkan kamu pulang," tawar Clarissa memapah Mahesa yang sempoyongan.
"A-aku bi-bisa pulang sendiri," tolakMahesa terbata-bata.
"Aku tetap akan mengantarkan kamu pulang," kekeh Clarissa.
Berdasarkan alamat yang diberikan oleh Mahesa, Clarissa menghentikan mobilnya di depan rumah mewah dengan pilar-pilar besar menjulang tinggi. Awalnya perempuan itu tidak percaya apakah rumah itu benar sesuai alamat yang ditunjukkan Mahesa.
"Benar kok alamatnya," gumam Clarissa menyocokkan kembali alamat rumah yang ada.
Setelah meminta izin kepada petugas keamanan rumah itu. Clarissa diizinkan masuk dan mengantarkan Mahesa sampai di kamarnya. Perempuan itu terus mengedarkan pandangannya ke sekeliling rumah mewah yang membuatnya benar-benar takjub. Semuanya seperti rumah-rumah yang ada di film, mulai dari desain rumah, interior rumah, hiasan-hiasan rumah yang mahal, dan lain sebagainya.
"Enaknya diapain ya?" Clarissa mengetuk-ngetukkan telunjuknya di dagu.
Perempuan itu mencari sesuatu dari dalam tas miliknya. Mengambilkan segelas air putih dan memberikannya kepada Mahesa. Awalnya pria yang sudah mabuk berat itu enggan bangun, kepalanya terasa berat. Namun, karena paksaan Clarissa dia bangun dan meminum minuman yang diberikan kepadanya.
__ADS_1
"Te-terima kasih," ucap Mahesa dengan polosnya. Dia tidak ada pikiran buruk tentang Clarissa. Dia pun tidak menyadari kalau saat ini dia sedang dijebak oleh perempuan itu.
Beberapa menit berlalu, ada perasaan aneh pada tubuh Mahesa. Secara tiba-tiba aliran darahnya meningkat, tubuhnya menjad panas, dan gairahnya kian meninggi. Dengan kepala yang pusing Mahesa hendak berdiri, namun terjatuh kembali ke atas tempat tidur.
"A-aku ingin ke toilet," ucap Mahesa.
"Untuk apa kau ke toilet? Biarkan aku menuntaskan semuanya," bujuk Clarissa.
"Ti-tidak," tolaknya.
Mahesa berusaha menolak, tetapi Clarissa semakin nekad menggodanya. Ditahannya tangan Mahesa agar tidak beranjak dari tempat tidur. Kemudian Mahesa berkata, "To-tolong lepaskan aku."
Semakin dilarang semakin membuat Clarissa menjadi-jadi. Perempuan itu memberikan rangsangan-rangsangan yang semakin membuat Mahesa bergairah. Padahal hanya pelukan dan belaian manja saja sudah membuat Mahesa semakin kepanasan. Saking lamanya menahan wajah Mahesa sudah merah padam dan akhirnya ...
###
__ADS_1
Adoh ini gimana sih? Bukannya berjuang mendapatkan Delina eh malah kena tikung. Astaga apa yang harus dilakukan. Terus gimana itu Mahesa jadinya tergoda sama perempuan malam itu atau gimana? Lagian itu nekad banget ya Clarissa. Btw, Delina mau kemana ya?
🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.