Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Mempermalukan Diri Sendiri


__ADS_3

Clarissa sudah siap mengikuti meeting yang akan dilakukan dengan Thomas. Dimana telah terjadi marger saham antara perusahaan milik Thomas dan Mahesa. Sehingga Thomas juga salah satu petinggi di perusahaan tersebut.


"Pasti orang-orang banyak yang takjub dengan penampilanku," gumam Clarissa di depan cermin.


"Kamu cantik sekali Clarissa," pujinya pada diri sendiri.


Perempuan itu sudah siap dengan pakaian kerja yang terbilang sangat minim. Selain sangat ketat dibadannya, roknya di atas lutut. Tujuannya adalah menarik perhatian orang-orang yang ikut meeting.


"Meskipun otakku tidak bisa untuk menyaingi kamu. Aku bisa menarik perhatian mereka semua dengan penampilanku yang cantik dan seksi," bangga Clarissa.


Dengan percaya diri Clarissa memasuki ruangan rapat. Melenggak-lenggok jalannya bak seorang model berjalan diatas catwalk. Lalu duduk di kursi yang tak jauh dari Mahesa. Namun, sayangnya pria tersebut tampak cuek dengan kehadiran Clarissa.


"Apa lihat-lihat iri ya sama aku?" bisik Clarissa kepada Delina yang kebetulan duduk tidak jauh darinya.


"Bukankah pakaian kamu terlalu minim dan tidak pantas untuk ke kantor. Apalagi mengikuti rapat seperti ini," balas Delina dengan kata-kata sehalus mungkin.


"Enggak usah iri! Enggak usah sok nasehatin. Nyatanya memang kamu iri kan?" tuduh Clarissa.


"Kamu tidak akan bisa mengalahkan kecantikan aku," lanjutnya tetap berbisik.


"Jadi enggak usah sok pinter dan cari perhatian ke semua orang yang ada disini deh."

__ADS_1


Delina yang mendengar kata-kata Clarissa hanya menghela napas dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Agak aneh baginya menemukan sosok perempuan seperti dia.


"Ya sudah deh. Aku hanya mengingatkan saja," pungkasnya mengalah.


Awalnya meeting berjalan dengan baik dan teratur. Tibalah pada sesi diskusi yang mempersilahkan para peserta meeting untuk mengeluarkan pertanyaan atau pendapat. Disini Clarissa mencoba mengajukan pertanyaan juga mengusulkan ide.


Namun, beberapa idenya selalu saja diacuhkan, karena merasa tidak masuk akal dengan tema yang sedang dibahas. Membuatnya menggerutu, "Ih kenapa sih apa yang aku usulkan selalu saja ditolak."


Tidak menyerah sampai disitu, saat waktu break perempuan itu menyamperi Thomas. Dia mencoba basa-basi dan sok akrab dengan pria itu.


Setelah sejenak berbincang, Clarissa pergi lalu kembali. "Pak silahkan ini kopi buat bapak."


Clarissa kembali keluar dan masuk kembali. Lagi-lagi dia membawa sebuah cangkir dan meletakkannya di atas meja Thomas.


"Saya bawakan teh manis buat Anda, Pak," ucap Clarissa tersenyum manis.


"Terima kasih banyak sebelumnya," balas Thomas membalas dengan senyuman.


"Tetapi saya juga tidak minum teh manis."


Ya, Thomas menjalankan hidup sehat dengan hidup tanpa gula. Kalau pun minum dia memilih air putih atau teh tawar. Gagal sudah usaha Clarissa saat itu.

__ADS_1


"Pak Mahesa, saya ingin mengatakan sesuatu diakhir pertemuan ini," ucap Thomas kepada Mahesa.


Entah apa yang akan disampaikan oleh pria itu. Yang pasti setiap akhir pertemuan, Thomas selalu memberikan pesan atau motivasi untuk para peserta meeting. Mahesa mengira Thomas akan menyampaikan hal seperti biasanya.


"Saya ingin memperingatkan peraturan baru di perusahaan ini," ucap Thomas.


"Sepertinya kurang sopan jika kita ke kantor dengan menggunakan pakaian terlalu seksi. Khusunya bagi para karyawan perempuan. Sebaiknya mulai sekarang kita terapkan peraturan untuk tidak menggunakan pakaian terlalu minim."


Sontak semua tatapan mata mengarah kearah Clarissa sebagai satu-satunya perempuan berpakaian seksi di ruangan tersebut. Membuat perempuan tersebut menjadi salah tingkah sendiri. Merasa ucapan Thomas itu ditunjukkan untuk penampilan barunya.


"Ah siial," gumamnya mendelik kesal. Ternyata realitanya tidak sesuai ekspektasi yang dia inginkan. Justru berbanding terbalik dan seakan dia mempermalukan diri sendiri.


"Begitu ya Pak Mahesa. Anda setuju?" ulang Thomas menatap Mahesa.


"Saya sangat setuju, Pak," balasnya dengan mantap.


###


Hehe apa yang dirasakan Clarissa saat itu ya? Duh sungguh malu tak karuan sih kalau sampai disindir disebuah forum seperti ini. Next apa lagi ulang yang akan dilakukan Clarissa ya.


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.

__ADS_1


__ADS_2