Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Pengacara


__ADS_3

Dalam hati Michel mengumpat. Bisa-bisanya ada orang lain masuk ke dalam rumah rahasia itu. Dia akui memang benar-benar cerdik Delina dalam menghadapi masalah.


"Selamat pagi," sapa pria yang baru datang itu.


Sejak awal pria itu sudah bekerjasama dengan Delina. Karena tahu ponsel Delina pasti disita. Makanya Delina menggunakan alat komunikasi tersembunyi untuk berhubungan dengan orang-orang yang sebelumnya sudah janjian dengannya.


"Irawan?" ucap Michel dengan mata melotot.


Pria itu tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini. Orang yang sudah dia singkirkan bahkan dia buang ke pinggiran kota itu masih bisa menemuinya.


"Apa kabar?" balas Irawan dengan senyuman lebar.


"Tidak perlu terlalu terkejut saat melihat kedatangan saya kemari," lanjutnya.


Irawan adalah kuasa hukum Thomas yang menyimpan semua data mengenai siapa yang mendapatkan hak waris Thomas. Michel sudah pernah menemuinya untuk meminta hak waris Thomas diganti namanya. Saat itu Michel menolak, karena ada yang lebih berhak mendapat warisan Thomas.


"Kenapa kau bisa ada disini?" ucap Michel bingung.

__ADS_1


"Karena memang saya ditakdirkan bisa bertemu dengan Anda untuk menyelesaikan semuanya," sambungnya.


Irawan berjalan mendekat kearah Michel dan langsung mendudukkan tubuhnya di sofa yang ada disana. Membuka tas dan mengeluarkan berkas-berkas yang dia bawa.


"Kedatangan saya kemari ingin menegaskan bahwa Anda jangan ikut campur lagi dalam urusan Pak Thomas," ucapnya memeringatkan.


"Anda sengaja membuang saya ke pedalaman supaya bisa menguasai hartanya. Anda juga membuang orang-orang dekat Pak Thomas lainnya. Seperti sekertarisnya dan kepala pelayan di rumahnya. Dan Anda sudah membuat celaka anak Pak Thomas kan?" tuduhnya.


"Saya tahu semua kejadian itu. Anda yang sudah berusaha membuat anak Pak Thomas kecelakaan dan meninggal dunia. Anda sengaja merencanakan kecelakaan saat itu kan?" sambungnya panjang lebar.


Tampak wajah Michel berubah gusar. Memang benar apa yang dikatakan Irwan sesuai dengan kenyataan yang ada. Dia adalah dalang dibalik semuanya demi warisan dari Thomas.


"Kenapa Anda tega melakukan itu kepada kakak tiri Anda?" lanjutnya sembari menatap tajam Michel.


Pria itu menyunggingkan senyuman tipis, "Hah ... kau menuduhku yang tidak-tidak."


"Saya punya bukti semuanya. Kau tidak bisa mengelak," tandas Irawan.

__ADS_1


"Bukti?" tanya Michel mengernyitkan alis.


"Ya. Anda sengaja menaruh sesuatu di minuman Pak Thomas saat beliau sedang tidak enak badan," ungkap Irawan.


Michel segera teringat kejadian saat dia merencanakan niat jahatnya itu. Dia sudah bosan hidup biasa saja. Dia sangat iri dengan kakaknya yang bekerja keras dan kini sudah kaya raya. Makanya untuk mendapatkan kekayaan instan dia nekat melakukan tindakan itu untuk merampas kekayaan kakak tirinya.


Dia mengira setelah Thomas meninggal. Otomatis kekayaannya akan jatuh di tangannya. Ternyata tidak seperti apa yang dia bayangkan. Karena rupanya Thomas pernah menikah dan memiliki satu anak. Dan rupanya Thomas juga membuat surat wasiat agar semua hartanya jatuh ke tangan anak semata wayangnya.


"Dan apakah Anda tahu? Putra dari Pak Thomas yang sudah Anda celakai saat ini masih hidup," tegas Irawan.


"Dengan ini saya peringatkan Anda supaya jangan lagi menggugat warisan apapun. Hentikan desakan Anda kepada perusahaan Mahesa grub," lanjutnya.


Pria itu kembali tertawa nyaring. Kemudian berkata, "Aku tidak akan menghentikan usaha yang sudah aku mulai, bod0h!"


"Tidak ada yang bisa menghalangiku. Pergilah kau dan jangan mengurusi hidupku!" lanjut Michel.


"Dan aku tidak percaya kalau anak itu masih hidup! Dia sudah mati! Dia masuk ke jurang. Mati!"

__ADS_1


Irawan menggelengkan kepala akan kegilaan pria itu. Lanjut berkata, "Putra Pak Thomas sedang dalam pencarian yang dilakukan timnya Tuan Mahesa. Saya yakin cepat atau lambat dia akan segera ketemu."


"Dan Anda. Saya akan melaporkan tindakan Anda yang sengaja meracuni Pak Thomas ke polisi!"


__ADS_2