Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Kerja Sampingan


__ADS_3

Awalnya gadis yang tak lain adalah Vitta itu menolak kerja menjadi sekertaris Ferdi. Alasannya karena dia tidak enak bekerja dengan orang yang sudah dia kenal. Dia juga sempat mengira proses masuk ke perusahaan itu sangatlah mudah, pasti ada campur tangan Ferdi.


"Kalau kau tidak jadi kerja disini, mau cari kerja dimana lagi?" tanya Ferdi saat Vitta mengatakan niatnya.


"Ehm ... mungkin nanti saya cari pekerjaan lain," jawabnya.


"Pekerjaan apa dan dimana?" timpal Ferdi.


"Entahlah, saya juga belum tahu."


Yang tadinya senang dan bangga bisa bekerja di perusahaan ternama itu. Harapannya kembali pupus karena gengsinya sendiri.


"Kamu yakin enggak jadi menerima pekerjaan ini?" tanya Ferdi.


"Ingatlah Vitta di zaman sekarang cari pekerjaan sangatlah susah."


"Kamu beneran mau menyia-nyiakan pekerjaan ini?"


Gadis itu lama terdiam untuk berpikir. Dan saat itu pula Ferdi terus membujuknya untuk tetap bekerja menjadi sekertarisnya. Karena memang saat ini Ferdi sangatlah membutuhkan sekertaris dan tidak bisa menunda-nundanya lagi.


"Ba-baiklah sa-saya akan tetap bekerja disini," ucap Vitta yang membuat Ferdi menerbitkan senyuman.


"Nah gitu dong. Kan aku jadi tidak perlu membuka lowongan pekerjaan lagi," sahut Ferdi.


"Kemarilah, aku akan menjelaskan beberapa pekerjaanmu hari ini," lanjut Ferdi memerintah.


Hari pertama itu Vitta sudah diberi pekerjaan-pekerjaan yang harus segera dia selesaikan. Dia adalah tipe gadis yang mudah mengerti dan cekatan. Hanya sekali saja diajari dan langsung paham dengan apa yang harus dia kerjakan.

__ADS_1


"Aku ada pertemuan diluar. Jika pekerjaanmu sudah selesai kau langsung bisa kembali pulang," pesan Ferdi sebelum meninggalkan Vitta.


"Baik, Tuan," ucapnya patuh.


Hari demi hari berlangsung dengan sangat baik. Ferdi menyukai kinerja Vitta dan Vitta juga nyaman dengan pekerjaannya saat ini. Sementara pekerjaan Vitta hanya di dalam kantor saja, untuk bertemu rekan kerja saat ini Ferdi yang menanganinya.


"Wah sudah sore rupanya," gumam Vitta saat waktu sudah menujukkan pukul lima sore.


"Semua pekerjaan sudah beres."


Perempuan itu bergegas membereskan semua barang-barangnya dan bersiap untuk pulang.


**


Hampir setiap hari sepulang dari kantor. Ferdi selalu ada jadwal untuk bertemu dengan rekan kerja atau klien-nya. Biasanya membicarakan proyek kerjasama yang akan dilakukan atau sedang dilakukan.


"Baiklah, Pak. Tidak masalah. Silahkan duduk," sambut rekan kerjanya.


Setelah beberapa saat membicarakan proyek baru mereka. Rekan kerja Ferdi duluan pulang karena ada acara yang harus dia hadiri. Pertemuan singkat itu pun selesai.


"Saya pulang lebih dulu," pamit rekan kerjanya.


"Baik, Pak. Hati-hati di jalan."


Rencananya Ferdi mau mampir ke restoran makan cepat saji. Kebetulan lokasinya tidak jauh dari tempatnya saat ini.


"Terima kasih. Silahkan pesanan Anda," ucap pelayan restoran tersebut.

__ADS_1


Sekelebat matanya menangkap bayangan orang yang sangat dia kenal. Sontak Ferdi pun bingung dengan hal itu. Pasalnya orang yang dia kenal itu sedang berada di area dapur restoran cepat saji yang dia kunjungi.


"Apa tadi benar dia?" gumam Ferdi memastikan kalau yang dia lihat tidak salah.


"Lalu kenapa dia bekerja disini?" tanyanya bingung.


Ferdi celingak-celinguk mencari keberadaan orang tadi. Namun, tidak menemukan orang yang dia maksud.


"Maaf. Pesanannya sudah lengkap," ucap pelayan.


"Silahkan antrian berikutnya."


Terpaksa Ferdi berjalan mundur ke belakang dan mencari tempat duduk. Tetapi dirinya masih bertanya-tanya tentang kebenaran apa dia lihat.


"Kenapa dia tidak terlihat lagi?" gumam Ferdi masih celingak-celinguk.


"Aku akan menunggumu sampai pulang."


Ferdi pun memutuskan untuk menunggu sampai restoran cepat saji itu tutup. Namun, sampai waktunya tutup pun. Dia tidak menemukan sosok yang dia cari tadi.


"Apa aku salah lihat ya?" tanyanya pada diri sendiri.


"Ah. Sebaiknya besok aku tanyakan langsung kepadanya."


###


Memang siapa orang yang dilihat Ferdi di dapur restoran cepat saji itu? Apa ada urusannya dengannya?

__ADS_1


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2