
Di dalam sebuah mobil Alparhd warna hitam itu sudah duduk Mahesa yang bersebalahan dengan Clarissa. Tangan perempuan itu selalu melingkar di lengan tangan Mahesa. Beberapa kali Mahesa berusaha melepaskan tangan Clarissa, namun perempuan itu memaksa tidak mau terlepas.
"Kita mau ngapain ke Bali?" gerutu Mahesa sesampainya di bandara.
"Aku ada kejutan buat kamu," jawab Clarissa seraya menggandeng Mahesa masuk ke dalam bandara.
"Waktuku tidak banyak ya. Setelah itu aku harus segera kembali pulang," kata Mahesa.
"Oke deh! Kamu pasti akan senang dengan kejutan yang sudah aku siapkan disana."
Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Bak amplop dan prangko, Clarissa selalu menempel dilengan Mahesa. Tidak merelakan pria itu untuk sedikit saja menjauh darinya. Sampai-sampai Mahesa yang merasa risih beralasan untuk ke toilet agar terlepas dari Clarissa.
"Aw!" teriak seseorang saat tak sengaja Mahesa menabraknya. Pria itu setengah berlari dengan sesekali menengok ke belakang. Takut kalau sampai Clarissa mengikutinya ke toilet.
"Aduh," rintih seseorang yang terhempas ke lantai itu. Mahesa segera jongkok untuk membantu orang itu berdiri.
__ADS_1
"Maafkan aku. Apakah ada yang terluka?" Mahesa meminta maaf lanjut bertanya mengenai keadaan orang yang ditabraknya.
Orang tersebut memegang lengan tangannya yang terasa nyeri. Bagaimana tidak nyeri kalau perbandingan tubuhnya denga tubuh orang yang menabraknya sangatlah berbeda jauh. Mahesa memiliki tubuh kekar dan berisi, sedangkan orang yang ditabraknya berbadan kecil dan ramping.
"Ayo aku antarkan kamu ke klinik terdekat," tawar Mahesa.
"Tidak perlu. Ini tidak terlalu sakit, hanya nyeri sedikit saja. Nanti juga akan sembuh sendiri," tolak orang itu masih menunduk melihat keadaan tangannya. Sembari sesekali memijit pelan lengan tangannya.
"Beneran tidak apa-apa?" ulang Mahesa memastikan yang dijawab dengan anggukan kepala oleh orang yang masih terduduk di lantai itu.
Mahesa mengulurkan satu tangannya guna membantu orang tersebut untuk berdiri. Sontak saja orang itu langsung menengadahkan wajahnya menatap seseorang yang telah menabraknya. Orang itu terlonjak kaget mendapati wajah orang yang berada dihadapannya. Sementera Mahesa bergeming melihat wajah orang itu meskipun hanya sebagian karena tertutup topi dan masker.
Tanpa pikir panjang lagi langkah kaki Mahesa mengikuti kemana orang itu pergi. Dari tatapan sekilas tadi sepertinya wajah orang itu sangatlah tidak asing baginya. Dan Mahesa ingin memastikan lagi siapa sebenarnya orang tersebut dan kenapa tiba-tiba langsung pergi darinya.
"Apakah kau marah kepadaku?" tanya Mahesa berusaha mensejajarkan langkah kakinya dengan orang yang belum diketahui identitasnya itu.
"Tunggu sebentar aku ingin berbicara dengamu," pinta Mahesa, namun orang itu justru mempercepat langkah kakinya.
__ADS_1
"Sepertinya aku pernah bertemu dengamu sebelumnya. Apakah kita bisa mengobrol sebentar?" lanjut Mahesa.
Sesekali Mahesa menoleh untuk menatap langsung wajah orang itu. Dia ingin memastikan siapakah orang yang saat ini membuatnya penasaran itu. Tetapi orang itu berusaha melengos agar tidak bertatapan langsung dengan mata Mahesa.
"Permisi saya harus segera pergi, karena ada banyak hal yang harus saya selesaikan," tolak orang tersebut.
"Ayolah sebentar saya. Sepertinya kita pernah kenal ya?" tanya Mahesa.
"Sebenarnya kamu siapa? Aku yakin kenal denganmu," lanjut Mahesa.
Mahesa masih berusaha keras mengikuti orang itu. Meskipun suasana bandara sangatlah ramai. Tidak menghalangi Mahesa untuk menuntaskan rasa penasarannya. Entah kenapa firasatnya mengatakan untuk mengejar orang itu.
"Tidak. Saya tidak pernah mengenal Anda," elak orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak hitam dan putih itu.
"Bohong!" tegas Mahesa seraya menarik lengan tangan orang itu agar menghentikan kakinya yang terlalu cepat melangkah.
###
__ADS_1
Siapakah dia? Ada yang bisa tebak enggak? Dan apakah firasat Mahesa benar adanya bahwa pernah kenal dengan orang yang ditabraknya itu. Lalu apa yang akan dilakukan Mahesa agar orang itu mengaku dan identitasnya terungkap. Baca teros ya.
🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.