Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Kabar Bahagia


__ADS_3

Tidak berbeda dengan Mahesa. Delina pun merasakan hal yang sama. Perempuan itu sering tersenyum sendiri tatkala mengingat wajah suaminya.


"Dia lagi apa ya?" gumam Delina sembari bersiap diri di depan meja rias.


"Aku janji jika dia sudah keluar dari penjara akan memasak apa pun menu yang dia inginkan," imbuh Delina sembari mengoleskan lipstik di bibirnya.


Hari itu Delina akan menemui Hendra untuk membicarakan kelanjutan kasus Mahesa. Kemarin saat Delina datang ke kantor tempat Hendra kerja, pria itu sedang tidak berada di lokasi.


"Saya sudah mendapatkan satu persatu bukti untuk dibawa ke pengadilan," ucap Hendra memberitahu.


"Semua data yang berkaitan dengan penggelapan uang sudah ketemu, Nona."


Delina sangat antusias mendengar laporan dari kuasa hukum keluarganya. "Lalu kapan suami saya bisa keluar, Pak?"


Pria paruh baya itu membenarkan kacamatanya. Tangannya sibuk membolak-balikkan berkas yang ada di hadapannya. "Masih memerlukan proses panjang untuk Tuan Mahesa keluar dari penjara, Nona."


"Namun, saya bisa memastikan Tuan Mahesa bisa keluar dan dinyatakan tidak bersalah," imbuh Hendra.


"Untuk kapan waktu Tuan Mahesa keluar saya belum bisa memastikan, Nona. Karena masih banyak yang harus dipersiapkan untuk maju ke persidangan.".


Delina manggut-manggut mendengar penuturan Hendra. Sebuah senyuman terbit dari bibir cantiknya, "Terima kasih banyak sudah membantu keluarga kami, Pak."

__ADS_1


"Saya serahkan dan percayakan semuanya kepada, Anda."


Selepas bertemu Hendra, Delina ke kantor perusahaannya. Masih banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan. Meskipun pekerjaannya menumpuk, namun Delina selalu menunjukkan senyumannya. Apalagi setelah mendapatkan kabar bahagia dari Hendra.


"Aku sudah tidak sabar memberikan kabar bahagia ini," gumam Delina disela-sela kerjanya.


Ingin rasanya dia langsung berkunjung menemui Mahesa. Namun, tidak setiap hari dia bisa datang berkunjung. Ada jadwal tertentu untuk berkunjung ke lapas. Dan Delina harus menunggu beberapa hari lagi supaya bisa bertemu dengan Mahesa.


***


Hari yang dinantikan pun tiba. Pagi-pagi sekali Delina sudah berada di dapur. Dibantu dua orang pelayan, dengan cekatan Delina meracik bumbu-bumbu. Dia akan masak besar-besaran untuk Mahesa.


Delina meninggalkan dapur setelah semuanya beres. Gantian dia yang harus membersihkan diri sebelum berangkat ke lapas. Perempuan itu tampak bahagia sekali, sesekali dia bernyanyi disela-sela aktivitasnya.


"Kamu pasti sangat senang mendengar kabar ini," gumam Delina seraya menyisir rambutnya yang panjang.


Selain kabar mengenai bukti-bukti yang telah ditemukan oleh tim kuasa hukum. Delina juga akan menyampaikan hasil pemeriksaan kandungannya. Dilihatnya perutnya yang rata dari cermin, diusapnya dengan lembut, dan Delina tersenyum.


***


Senyum indah terus terpancar dari wajah cantik Delina. Dengan tangan yang penuh dengan barang bawaan Delina masuk ke ruang kunjungan lapas. Setelah melewati tahap pemeriksaan identitas pengunjung dan barang-barang yang dibawa. Delina dipersilakan untuk masuk.

__ADS_1


"Sayang aku datang membawa pesanan kamu," ucap Delina dengan ceria.


"Kamu pasti suka dengan masakan yang aku bawa."


Setelah menaruh semua barang-barangnya di atas meja. Delina mendaratkan tubuhnya di atas kursi yang berhadapan dengan Mahesa. Senyumnya masih tetap mengembang dengan sempurna.


"Pergi kamu dari sini!" ucap Mahesa penuh penekanan. Wajahnya seperti orang yang sedang menahan emosi.


Tentu saja membuat Delina bingung melihat tingkah suaminya. Disaat dia sedang bahagia akan menyampaikan kabar bagus. Justru sebaliknya Mahesa menyambutnya dengan tidak responsif.


"E-e emm ... memangnya kenapa?" tanya Delina.


"Pergi dari sini sekarang juga!" ulang Mahesa dengan suara keras dan penuh penekanan.


###


Guys kira-kira kenapa Mahesa jadi seperti itu? Apa yang terjadi dengan dia? Woh kok serem gini.


Dan pertanyaan lain adalah bagaimana hasil pemeriksaan kandungan Delina. Apakah baik-baik saja?


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu.

__ADS_1


__ADS_2