Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Mengungkap


__ADS_3

Clarissa segera diamankan pihak kepolisian. Darisana dia baru tahu mengenai penjebakan yang dipimpin langsung oleh Delina.


"Siial rupanya perempuan itu istri dari Mahesa. Pantas saja selalu diperlakukan secara spesial oleh orang-orang disekitarnya," umpatnya dalam hati.


"Harusnya aku lebih waspada kepada perempuan itu!" sesalnya.


Tidak ada lagi yang bisa dia mintai tolong. Sudah tidak ada uang untuk membayar pengacara karena uangnya hasil merebut dari Mahesa, dia gunakan untuk senang-senang. Dan sudah tidak ada lagi teman yang mau membantunya. Sungguh malang nasib perempuan yang mendambakan kekayaan tanpa kerja keras dan ingin kaya secara instan itu.


"Kamu memang g0blok Clarissa!" umpatnya pada diri sendiri.


***


"Jadi kalian berdua sudah sejak lama berhubungan?" selidik Mahesa berhadapan dengan Delina dan Ferdi.


"Ferdi, kenapa kamu tidak mengatakan keberadaan Delina sejak dulu?" protesnya.


Sengaja keduanya tidak mengatakan jika mereka sudah saling berhubung satu sama lain. Itu semua dilakukan dalam rencana menjebak Clarissa. Apalagi saat itu Delina yang meminta untuk tidak mengatakan kepada siapa pun keberadaan. Karena masih merasa kesal kepada suaminya.


"Oh, jadi kalian sekongkol gitu?" ucap Mahesa menyunggingkan senyuman.


"Ferdi kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kau mengetahui keberadaan Delina?" tanyanya sembari menatap Ferdi.


"Sungguh kejam sekali kau ini Fer ... Fer ..." keluhnya.

__ADS_1


"Ya enggak apa-apa dong, kan ini demi kebaikan kita semua. Menyingkirkan perempuan penggoda itu dari sekitar kita. Bagaimana bagus kan aksi kita menjebak dia?" sahut Delina.


"Soal Kak Ferdi yang tidak mengatakan dimana keberadaanku. Jangan salahkan dia, karena itu "Sayang apa yang telah terjadi? Sayang bantulah aku. Siapa mereka?" tanya Clarissa kepada Mahesa yang termenung.


mau ku. Habisnya kamu menyebalkan sekali."


Kerjasama apik antara Ferdi dan Delina tampak elegan. Mereka bekerja secara diam-diam, namun hasilnya memuaslan. Ferdi menyelidiki kasus-kasus yang pernah dilakukan Clarissa. Sementara Delina bertugas mengumpulkan bukti kecurangan yang dia lakukan dari data-data perusahaan.


"Bagaimana kata pihak kepolisian tentangnya?" tanya Mahesa kepada Ferdi.


"Begini, Tuan jadi dia itu memang sudah menjadi buronan," jelas Ferdi.


"Eh kalian berdua itu saudara ipar. Kenapa masih pakai sebutan tuan?" celetuk Delina.


"Tetapi saya sudah terbiasa dengan panggilan tuan," sahut Ferdi.


"Benar Fer, lebih baik sekarang kita memanggil dengan sebutan nama saja," ucap Mahesa menyetujuinya.


Tampaknya terungkapnya asal usul keluarga Delina dan Ferdi akan mempererat hubungan mereka.


"Memang dia masuk ke dalam buronan polisi karena termasuk residivis," ungkap Ferdi.


"Ini bukan hanya terjadi sekali saja. Dia telah melakukan hal yang sama dibeberapa tempat. Dengan cara menggoda, lalu mengajaknya menikah dan menguasai serta merebut harta milik korbannya," lanjut Ferdi menjelaskan.

__ADS_1


"Pantas saja dia terlihat sangat ahli menggoda suamiku. Bagaimana Sayang apakah enak digoda olehnya?" sindir Delina menatap sang suami.


Mahesa sendiri pura-pura tak menggubris pertanyaan istrinya. Pria itu mengalihkan perhatian, "Lalu bagaimana dengan ancaman foto dan video itu?"


"Tenang saja. Sebelum Anda khawatir tentang hal itu. Saya sudah memusnahkan file foto dan video itu," jelas Ferdi.


Sementara Delina yang bingung dengan apa yang mereka bicarakan. Hanya menatap Ferdi dan Mahesa secara bergantian. Alisnya bertautan seolah menanyakan maksud pembicaraan mereka.


"Ehm ... file apa ya?" tanya Delina dengan polosnya.


Sontak pertanyaan itu berhasil membuat dua pria dihadapannya kelimpungan. Pasti jika Delina tahu mengenai foto dan video itu dia akan marah besar.


"File apa sih? Bukanya semua file yang menunjukkan kecurangan Clarissa ada sama aku?" ulang Delina sekali lagi.


"Ehm ... bu-bukan a-apa-apa kok Sayang," kilah Mahesa berbohong.


Tetap saja Delina curiga dengan gelagat aneh dua pria itu. Delina terus menatap keduanya secara bergantian. Tatapan inntimidasi berhasil membuat keduanya merasa bersalah.


"Ada apa sih sebenarnya? Ada yang masih kalian rahasiakan?" tanya Delina ingin tahu.


###


Oo ... apa yang akan terjadi selanjutnya kalau Delina memaksa ingin tahu mengenai file foto dan video yang keceplosan diucapkan di depan Delina. Apakah Delina akan marah besar lagi dengan adanya bukti kemesraan itu?

__ADS_1


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2