Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda

Berbagi Cinta : Istri Kedua Tuan Muda
Memperbaiki Nama Baik


__ADS_3

"Sayang masalah sudah selesai apa itu artinya kau akan kembali ke rumah utama?" tanya Mahesa saat mereka berkumpul di ruangannya.


Pria itu sudah berdiri dan berjalan mendekati Delina yang berdiri di dekat dinding kaca. Menatap jalanan dibawah sana sembari memikirkan rencana yang harus dia lakukan.


Saat Mahesa hendak melingkarkan tangannya dipinggang Delina. Perempuan itu menolak, "Belum  sepenuhnya selesai. Masih ada beberapa hal yang harus dibereskan."


"Apa lagi Sayang?" tanya Mahesa mengangkat sedikit bahunya.


"Sudah tidak ada penganggu lagi diantara kita. Tidakkah kau rindu denganku? Aku sangat merindukanmu, Delina," rayu Mahesa.


"Kita harus membersihkan nama perusahaan terlebih dulu. Sudah banyak fitnah dan image buruk perusahaan kita di masyarakat. Lebih baik kita perbaiki semuanya dulu, agar perusahaan stabil," terang Delina.


Delina merasa sepeninggalanya dari perusahaan itu, seperti perusahaan hilang kendali. Semakin banyak masalah yang disebabkan oleh oknum-oknum yang tidak tanggungjawab. Salah satunya Clarissa yang sudah berhasil diringkus oleh polisi.


"Kakak kira-kira ada lagi tidak orang yang bekerjasama dengan Clarissa dan masih di perusahaan ini?" tanya Delina kepada Ferdi.


"Kalau masih ada sebaiknya segera kita singkirkan," lanjutnya.

__ADS_1


Ferdi berpikir sejenak mengenai siapa saja orang yang bermasalah dan masih berada di perusahaan itu. Kemudian dia berkata, "Kemarin Reta bagian keuangan dan Wilo bagian HRD sudah ikut diamankan polisi."


"Keduanya bekerjasama dengan Clarissa dalam perekrutan karyawan perusahaan melalui orang dalam," lanjut Ferdi.


"Mereka menipu calon karywan yang ingin bekerja di perusahaan ini, namun harus memberikan uang sogokan untuk mereka," jelas Ferdi.


"Sebagian dari mereka benar-benar dimasukkan ke perusahaan dan sebagaian lagi tidak jadi karyawan di perusahaan ini. Dan akhirnya orang-orang yang meras ditipu itu melaporkan mereka ke kantor polisi."


Delina manggut-manggut mendengar penjelasan dari kakak kandungnya itu. Kemudian Delina bertanya, "Lalu bagaimana dengan mereka yang masih bekerja di perusahaan ini, Kak?"


"Apakah mereka benar-benar layak bekerja disini atau hanya masuk menjadi karyawan tanpa ketrampilan bekerja?" tanya Delina curiga.


"Sebaiknya kita kumpulkan saja karyawan yang direkrut melalui jalur orang dalam itu," sahut Mahesa akhirnya ikutan nimbrung dalam pembahasan itu.


Setiap perusahaan pasti menginginkan setiap karyawannya memiliki motivasi kerja yang bagus. Kalau bisa memajukan perusahaan menjadi lebih baik. Makanya Delina, Ferdi, dan Mahesa harus kembali menyeleksi karyawan baru. Guna memastikan karyawan mereka adalah karyawan pilihan.


**

__ADS_1


Atas perintah Mahesa semua karyawan baru yang masuk melalui jalur orang dalam dikumpulkan disebuah ruang rapat. Delina meminta keterangan menganai perekrutan karyawan yang dilakukan Clarissa. Dia menanyakan seputar bagaimana bisa masuk ke Mahesa Grub dan berapa uang yang mereka keluarkan untuk masuk ke perusahaan tersebut.


"Baiklah semua sudah berkumpul?" tanya Delina dihadapan sekitar dua puluh karyawan baru itu.


"Maaf saya terlambat," ucap seseorang dari ambang pintu.


"Saya baru saja mengantarkan dokumen kerjasama ke perusahaan HN," lanjutnya seraya menundukkan kepala.


"Masuklah!" petintah Mahesa.


"Terima kasih, Tuan," jawab pria itu seraya menengadahkan kepala menatap atasannya.


Betapa terkejutnya Mahesa saat bertatapan langsung dengan karyawan baru yang terlambat itu. Begitupun dengan pria yang mengenakan kemeja putih karena dalam masa training itu. Sejenak keduanya saling bertatapan karena sama-sama tidak percaya dengan kenyataan itu.


"Kamu ---" ucap Mahesa menunjuk orang tersebut dengan mata melotot.


###

__ADS_1


Kira-kira siapa yang membuat Mahesa terkejut itu?


🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.


__ADS_2