
Mahesa marah besar, menyuruh kerumunan karyawan yang berada di lobi segera membubarkan diri. Satu persatu mereka semua menuju ke ruang kerja masing-masing. Tentunya tidak sedikit diantara mereka yang berbisik-bisik.
"Eh yang benar saja. Tuan Mahesa mau menikah dengan nenek lampir itu?" bisik salah satu karyawan perempuan.
"Iya ya. Mendingan sama aku saja daripada sama dia," balas temannya.
"Ah Tuan Mahesa mana mau sama kamu?" sahut yang lain.
"Ya siapa tahu. Pasti dia itu pakai guna-guna supaya Tuan Mahesa mau menikah dengannya."
Terus saja gunjingan demi gunjingan diutarakan beberapa karyawan. Pasalnya kabar pernikahan Mahesa dengan Clarissa sangatlah mengejutkan. Clarissa yang terkenal bar-bar, galak serta angkuh. Dirasa kurang cocok menjadi pasangan dari Mahesa.
"Pasti dia itu hanya mau menguasai kekayaan Tuan Mahesa saja," bisik yang lainnya.
"Benar juga. Dia kan tipe perempuan matre."
Tidak bisa dibayangkan kalau Clarissa menikah dengan Mahesa. Pasti perempuan itu semakin angkuh dan semakin semena-mena kepada orang lain.
"Aduh gak bisa bayangin kalau dia jadi menikah dengan Tuan Mahesa pasti semakin galak sama kira-kira," timpal yang lainnya bergidik ngeri.
"Nenek lampir akan merasa semakin berkuasa di perusahaan ini."
Sementara Mahesa segera menggeret Clarissa masuk ke dalam ruang kerjanya. Pria itu tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan Clarissa. Menyebarkan undangan pernikahan tanpa sepengetahuannya sangatlah fatal.
"Siapa yang menyuruhmu menyebar undangan pernikahan? Dan siapa juga yang menyetujui akan menikah denganmu?!" erang Mahesa.
__ADS_1
"Clarissa! Sudah aku bilang bawah aku sudah memiliki istri. Dan aku tidak akan menikah dengan kamu!" tegasnya.
"Sampai kapan pun aku tidak akan menikah dengan kamu!"
Mahesa berkata dengan penuh penekanan dan suara baritonnya. Dia sangat murka kepada Clarissa. Sudah dua kali dia dipermainkan seperti ini. Yang pertama, dia langsung kabur untuk mencari Delina. Namun, yang kedua dia harus tegas kepada Clarissa.
"Sekarang juga buat pengumuman kalau pernikahan itu tidak akan diselenggarakan!" perintah Mahesa.
"Aku enggak mau tahu pokoknya segera beritahu semua bahwa pernikahan itu gagal!"
Sama sekali merasa tidak takut dengan gertakan Mahesa. Clarissa justru berjalan mendekati pria yang sedang murka itu. Kepalanya menggeleng-geleng menolak perintah dari Mahesa.
"Aku tidak akan menggagalkan pernikahan kita, Sayang," ucapnya dengan nada lembut.
"Apakah kau tidak bisa mendengarkan perkataanku?" ulang Mahesa bertanya.
"Sampai kapan pun aku tidak akan menikah lagi. Apalagi menikah denganmu," ucapnya penuh penekanan.
Mulailah Clarissa mengeluarkan ponselnya dari dalam tas mahalnya. Tentu saja tas yang dia dapatkan dari hasil mencuri uang Mahesa. Lalu dia membuka galeri di ponselnya itu.
"Lihatlah ini semua," kata Clarissa mengarahkan layar ponselnya kearah Mahesa.
"Aku akan menyebarkan video ini kepada publik. Jika kamu tidak mau menikah denganku!" ancam Clarissa sembari tersenyum sarkas.
Mahesa terkesiap saat mendapati foto dan video dari layar ponsel itu. Disana terpampang foto-foto dan video saat mereka melalukan hubungan di atas ranjang. Ya, saat Mahesa masuk ke dalam jebakan Clarissa dan mereka berhasil tidur bersama.
__ADS_1
"Sudah lihat semua koleksi foto dan video aku kan?" tanya Clarissa kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas.
"Ingat kalau kamu menggagalkan pernikahan kita. Maka video itu akan tersebar ke publik dan waktu sekejap," ancamnya.
"Dan diwaktu itu juga, aku yakin karir kamu akan hancur sehancur-hancurnya."
Tersungging sebuah senyuman lebar nan sinis dari wajah perempuan itu. Clarissa merasa menang atas Mahesa saat ini. Dia yakin pria itu sudah tidak dapat mengelak lagi.
"Bagaimana Sayang?" tanya Clarissa sembari mengerlingkan matanya.
"Kita jadi menikah kan? Aku sangat mencintaimu," godanya mulai bergelayut manja dilengan Mahesa. Dan segera Mahesa mengibaskan tangan perempuan itu.
Tampak raut wajah Mahesa menjadi gelisah. Bisa-bisa perempuan itu menjebaknya dan mengancamnya seperti ini. Apa kata masyarakat luas jika video dan foto itu berhasil disebar. Pasti karirnya akan hancur ketika aib itu diketahui publik.
"Siial dia sudah menjebakku!" umpat Mahesa dalam hati.
"Aku harus membicarakan ini dengan Ferdi," ucap Mahesa frustasi.
Dan dia tidak mungkin menikah dengan Clarissa. Dia sangat mencintai Delina dan sudah berjanji bahwa hanya Delina satu-satunya istri miliknya.
###
Apa yang akan dilakukan Mahesa dan Ferdi. Apakah Ferdi memiliki ide untuk menggagalkan pernikahan itu, namun video dan foto syur itu tidak beredar. Atau malah mereka tidak punya ide lain, selain menerima pernikahan itu? Kita lihat saja
🌱 Jangan lupa klik favorit, like dan komentar. Sehat dan sukses selalu ya teman-teman.
__ADS_1