
" Gimana ya cara nya agar Delia bisa jatuh cinta padaku ? Membalas cintaku ? " Daren mencoba berpikir keras.
" Gimana kalau aku dan Delia seperti orang yang sedang pacaran, kan aku sama Delia ga pernah pacaran dulu. Sapa tau dengan cara seperti ini Delia akan membuka hatinya untukku ! " Gumam Daren dalam hati.
Daren langsung menghubungi sang mama untuk meminta saran. Jika dirinya akan mencoba berpacaran dulu dengan Delia. Merasakan semuanya dari awal. Daren juga berniat akan menitipkan Daffa pada sang mama, jika dirinya berkencan dengan Delia. Tentu saja hal itu membuat Mama Mila merasa bahagia karna akhirnya sang anak benar-benar merasa jatuh cinta dengan Delia, pilihannya sejak dulu.
Daren memilih untuk segera pulang. Namun sebelumnya dia pulang, dirinya mampir dulu ke sebuah toko bunga untuk membeli sekuntum bunga mawar untuk istri tercinta. Tak lupa dirinya juga mampir ke sebuah toko emas yang menjual berlian. Daren ingin membelikan sebuah cincin untuk sang istri.
" Mas...sudah pulang ? " Ucap Delia sambil membukakan jas suaminya.
" Mas ada sesuatu untuk kamu ! Kamu tunggu dulu ya di sini ! " Ucap Daren pada sang istri. Daren melangkahkan kaki nya menuju mobil untuk mengambil sebuah kotak merah berisi cincin dan juga sekuntum bunga mawar yang dia beli untuk istri tercinta nya.
Sedangkan kini Delia sedang merasa bingung dengan sikap aneh suaminya.
Daren melangkahkan kaki nya kembali masuk ke dalam rumah dan langsung memberikan bunga mawar untuk istrinya dan juga kotak merah yang berisi cincin.
" Ini untuk kamu ! Untuk wanita yang mas sangat cintai, wanita yang selalu ada di hidup mas ! I Love You My Wife..." Ucap Daren sambil berlutut di hadapan sang istri. Tentu saja hal itu membuat wajah Delia berbinar-binar.
" Ya ampun mas segala repot-repot begini sih ? Udah kaya anak Abege aja sih gaya nya ! " Sahut Delia yang terkekeh merasa geli dengan kebucinan suaminya.
" Kan aku baru 17 tahun sayang...wajar donk kalau gaya aku kaya Abege yang lagi jatuh cinta ! Kita kan dulu belum pernah pacaran, gimana kalau kita mencobanya dari awal. Pacaran dulu ! " Ucap Daren sambil menaik turunkan alisnya menggoda sang istri.
__ADS_1
" Ide yang bagus tuh mas ! Seumur hidup aku belum pernah pacaran, belum pernah ngerasain punya pacar. Tapi ingat ga ada adegan 18 plus Loch..." Ujar Delia membuat Daren nyengir sambil menggaruk-garuk tengkuknya yang terasa tak gatal.
Dan akhirnya Delia dan Daren sepakat jika mereka akan berpacaran terlebih dahulu. Memulai semuanya dari nol.
" Besok aku akan pulang cepat, aku ingin mengajak kamu makan malam atau bisa di sebut kencan ! Tapi Daffa titip sama mama dulu ya ! Masa anak Abege pacaran bawa anak, serasa aku pacaran sama janda aja ! " Ucap Daren sambil terkekeh. Delia tersenyum, sungguh dirinya tak menyangka pria yang dulu bersikap kasar dan angkuh padanya sekarang bisa sebucin ini. Justru dirinya lah sekarang yang merasa geli sendiri dengan perubahan suaminya seperti anak Abege yang lagi jatuh cinta.
Delia menyetujui keinginan suaminya. Toh apa salahnya jika dirinya membuka hatinya untuk suaminya.
\=\=\=
Hari yang di nanti telah tiba. Daren sudah melakukan reservasi di sebuah restoran mewah yang terkenal dekorasi nya yang sangat romantis. Sangat cocok untuk pasangan yang ingin memberikan kejutan romantis untuk pasangannya, untuk mengutarakan perasaannya agar menjadi kekasihnya maupun istrinya.
Sebelum menjemput Delia, Daren berencana untuk mendatangi sebuah butik untuk membeli satu setel pakaian beserta jas. Rencananya dia akan pulang ke rumah sang mama untuk bersiap-siap.
" Sepertinya aku harus ke salon dan memilih gaun yang indah untuk kencan pertama ku malam ini ? Dan sepertinya lebih baik aku saja yang mengantarkan Daffa ke rumah mama sekalian ke salon. Dari pada mama yang ke sini sama papa. " Gumam Delia.
Delia langsung menghampiri sang anak yang sedang bermain dengan suster Vira.
" Daffa sayang...ayah sama bunda mau pergi dulu ya, ada urusan penting. Jadi Daffa sama nenek dan kakek dulu ya ! " Ucap Delia pada sang anak. Untungnya Daffa mengerti tak ada drama merengek.
" Suster Vira tolong siapkan keperluan Daffa ya ! Jangan lupa susu nya ! Takutnya ibu pulang kemalaman ! Tolong siapkan sekarang ya, karna kita akan segera berangkat ! Suster Vira ikut juga ya ! Soalnya ibu mau langsung ada urusan ! " Ujar Delia kepada suster Vira.
__ADS_1
Suster Vira langsung menyiapkan keperluan Daffa dan juga dirinya. Begitu juga Delia yang bersiap-siap untuk pergi.
Delia memilih menyetir mobil sendiri. Sebelum ke salon, Delia memilih menitipkan sang anak kepada ibu mertuanya. Dan kini mobil Delia telah sampai di kediaman mama Mila.
" Ya ampun Del kok Daffa kamu anterin sih ? Kan mama udah bilang sama Daren, mama sama papa yang akan jemput Daffa ke sana. " Ucap mama mertuanya saat bertemu sang menantu.
" Ga apa mah sekalian lewat, aku mau sekalian ke salon sama butik ! " Sahut Delia dengan malu-malu.
Mama Mila merasa bahagia mendengar penuturan sang menantu. Inilah waktu yang di tunggu-tunggu. Menantu kesayangan nya bisa menerima anak nya kembali.
" Ma, Delia langsung ya ! Udah mau sore juga ! Nanti mas Daren ke buru pulang ! Daffa sayang ga boleh nakal ya sama nenek kakek. Bunda pergi dulu ya ! Suster Vira titip Daffa dulu ya !" Ucap Delia pada mama mertua, Daffa, dan juga suster Vira.
Delia pergi meninggalkan kediaman mertuanya dan melajukan kembali menuju salon untuk perawatan. Delia melakukan treatment untuk wajah dan tubuh agar terlihat lebih segar.
Bukan hanya Delia saja yang sibuk, Daren pun ikut sibuk mengunjungi sebuah butik dan setelah itu dia langsung pulang ke rumah sang mama untuk menumpang mandi dan juga bersiap-siap.
Perawatan wajah dan tubuh sudah, Delia sudah terlihat segar dan bercahaya dan kini dirinya melanjutkan ke butik. Tujuannya adalah memilih gaun yang akan dia pakai malam ini, dan akhirnya jatuh pilihannya pada gaun belahan dada rendah dan belahan paha cukup tinggi, dan warna gaun yang di pilih Delia berwarna merah terang. Dia ingin penampilannya malam ini terlihat anggun dan cerah.
Delia kini juga sudah terlihat sangat cantik dan sexy. Dia sudah menunggu sang pangeran menjemput dirinya. Hal yang sama dengan Daren. Kini dirinya sudah terlihat tampan dan gagah. Dan siapa menjemput sang permaisuri.
Cie...yang mau kencan pertama ππππ
__ADS_1