
" Ma, Lisa kenapa tadi ? " Ucap Delia yang akhirnya terbangun karna sempat mendengar suara anaknya menangis dari dalam kamarnya.
" Ga kok, tadi cuma kaget aja kebangun. Tapi sekarang udah anteng tuh di tiduri Daren ! " Ujar Mama Mila.
Daren memuji dirinya sendiri jika ayah Daren memang yahud bisa meniduri sang princess.
" Ya udah mas, kalau udah tidur di taro aja di box ! Harus di biasakan, biar ga bau tangan ! Jadi kalau kita tinggal ga rewel ! Sama seperti Daffa dulu ! " Ujar Delia dan membuat Daren teringat tentang kelahiran Daffa dulu.
" Maafin mas ya, saat hadirnya Daffa dulu Mas ga ada di samping kamu. Pokoknya untuk sekarang, mas akan selalu menjadi suami dan ayah siaga ! " Ucap Daren lirih.
" Ya udah mas, lupain aja sih ! Aku malahan udah melupakannya, tak perlu di ingat-ingat malah bikin nyesek di hati ! Yang penting kan sekarang mas sudah berubah dan kita sudah bersatu lagi ! " Sahut Delia.
Mama Mila dan papa Agung ikut bahagia mendengarnya. Jika kini anak dan menantunya sudah bahagia dan tak terpisah lagi.
" Del, mama sama papa pulang ya ! Daffa mau kami ajak lagi ya ? Biar kamu bisa istirahat dulu, pasti di rumah sakit tidur kamu ga pules. Sekarang puas-puasin deh tidurnya kalau Lisa tidur, kamu tidur juga ! Daren mah biarin aja ! Kamu juga kan belum selesai masa nifas, awas ya jangan berhubungan dulu ! Kalau suami kamu bandel, jewer aja kupingnya biar ngerti ! " Ujar Mama Mila berpamitan pulang.
" Masa udah punya anak dua begini, masih di jewer juga ! Mama... ada-ada aja ! " Gerutu Daren.
Kini Mama Mila dan Papa Agung sudah pulang ke rumahnya. Daffa pun ikut bersama mereka. Saatnya Delia dan Daren beristirahat.
Delia meletakkan Lisa di box, setelah itu dirinya naik ke ranjang dan tidur di sebelah sang suami.
Delia sempat melirik ke arah suaminya yang sudah memejamkan matanya dan sepertinya benar-benar sudah tertidur pulas karna terdengar dengkuran halusnya. Dan akhirnya Delia pun ikut menyusulnya.
\=\=\=
__ADS_1
Malam sudah menampakkan sinarnya. Daren terbangun dari tidurnya. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00. Dan itu artinya mereka sudah tidur selama 4 jam.
Tidur apa pingsan ? π€£ππ
Daren turun dari ranjang dan mengecek sang anak, ternyata Lisa masih tertidur pulas. Daren tak tahu jika Lisa sempat terbangun minta menyusu dan pipis.
" Pules banget kamu tidurnya sayang ? Pasti kamu merasa lelah ya harus banyak terbangun karna harus menyusui Lisa ? " Gumam Daren dalam hati. Dan akhirnya Daren memilih untuk makan dan membawakan makanan untuk sang istri.
Daren langsung menghampiri meja makan dan mencari keberadaan dua art nya.
" Kalian kenapa ga ada yang bangunin kami ? Sampai-sampai nyonya terlewatkan jam makan malamnya ! Saya minta lain kali kalian jangan seperti ini ya ! Bangunkan kami, jika kamu ketiduran panjang seperti ini ! Saya ingin kalian lebih memperhatikan makanan untuk Nyonya Delia, karna dia membutuhkan asupan makanan yang bergizi yang cukup untuk asi Lisa ! " Ujar Daren. Bi Yati dan Bi Yani meminta maaf atas keteledoran mereka. Mereka berjanji tak akan melakukan hal itu lagi.
Daren membawakan satu nampan berisi satu piring nasi beserta lauknya, dan tak lupa dirinya membawakan satu buah apel yang sudah di cuci dan juga satu gelas susu menyusui rasa coklat sesuai kesukaan sang istri.
Wow ayah Daren memang yahud, selalu menjadi ayah siaga. Menunjukan perhatian dan kasih sayangnya pada sang istri.
" Jangan GeEr deh ! Belum saatnya Lo menunjukkan kejantanan Lo ! Lebih baik sekarang Lo bobo manis aja ! " Ucap Daren mengumpat Soulmatenya yang sudah mendorong-dorong minta di keluarkan dari kain pembungkus.
Eugh
Delia meleguh dan mengangkat tangannya ke atas dan perlahan membuka matanya.
" Nasib..Ya Tuhan tolong lindungi hamba dari godaan setan yang memabukkan ! " Ucap Daren dalam hati.
Daren membantu sang istri untuk bangun dari ranjang, dan memapahnya ke sofa agar sang istri lebih mudah untuk makan.
__ADS_1
" Mau aku suapi makannya ? " Tanya Daren lembut dan Delia langsung menggelengkan kepalanya. Karna dia ingin melakukannya sendiri.
Delia makan dengan lahap. Tentu saja hal itu membuat Daren ikut senang, karna sang istri dan anak tak akan Kekurangan nutrisi.
" Susu nya ga di minum ? " Tanya Daren, karna sang istri belum menyentuh susu nya.
" Nanti mas, masih kenyang ! Ini semua mas yang siapkan ? " Ujar Delia.
Daren menjawab, jika dirinya lah yang menyiapkan makanan dan susu untuk istrinya.
" Mas Daren memang yahud, menjadi suami siaga ! " Puji Delia dan Daren hanya terkekeh.
" Ah biasa saja ! memang semua ini sudah menjadi tanggung jawab aku !
Daren memilih membuka ponselnya sambil menunggu sang istri selesai semuanya. Ternyata sudah banyak chat yang masuk ke pesan chat dan inbox. Karna sudah tiga hari dirinya tak bekerja.
" Yang...besok mas kerja ya ? Kamu sudah bisa di tinggalkan kan? Nanti kalau perlu apa-apa teriak aja panggil Bi Yati atau bi Yani ! Soalnya kerjaan mas pasti udah numpuk banget ! " Ujar Daren meminta persetujuan sang istri.
Tentu saja Delia setuju dengan permintaan suaminya. Selain dirinya sudah merasa sehat tak ada keluhan yang di rasa, dan dia pun mengerti jika suaminya itu adalah orang sibuk.
" Mas, titip Lisa dulu ya ! Aku mau mandi dulu ! Lengket banget ! " Ujar Delia. Namun langkah nya terhenti saat sang suami menggoda dirinya.
" Mas mau ngapain ih ikutan ke dalem sini ! Sana aku mau mandi dulu ! " Delia mendorong tubuh suaminya agar keluar membuat Daren tertawa terpingkal-pingkal melihat sikap panik istri nya.
" Fix, aku harus vasektomi biar Delia ga hamil lagi ! Lagi pula aku sudah memiliki anak yang lengkap. Lagi pula kasihan Daffa dan Lisa jika punya adik lagi ! Terlebih sekarang mereka masih sangat kecil-kecil. Masih sangat butuh perhatian dari kami berdua. " Ucap Daren dalam hati. Sebelumnya Daren mencari informasi dulu di google tentang kb apa yang baik dan tidak menimbulkan efek samping jika di gunakan. Tapi ternyata semua KB memiliki efek samping. Terlebih jika pemakaian IUD, dirinya sering kali suka kalap dan Daren merasa takut jika sang istri akan mengalami pendarahan atau ada kasus yang IUD nya menempel di kepala bayinya. Dan jika memakai kon*dom pun rasanya tak enak.
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya kakak ππππ