Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku

Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku
Kedatangan orang tua Delia


__ADS_3

Ruh Delia melayang ke alam yang berbeda. Delia terus berjalan hingga kini dirinya terhenti di depan sebuah pintu gerbang. Namun langkahnya terhenti saat kedua orang tuanya datang dan memanggil dirinya.


" Delia kembali lah nak ke dunia ! Kamu jangan masuk ke sana sayang ! Apabila kau masuk, kau tidak akan pernah bisa lagi kembali ke dunia. Lihatlah di sana ! Lihatlah anak kamu dan juga suami kamu yang sudah menunggu dirimu ! Kamu belum waktunya meninggal. " Ucap sang ayah yang telah tiada.


" Tapi Delia lelah ayah ! Delia ingin ikut bersama ayah dan bunda saja di surga. Delia cape harus menderita terus ! " Sahut Delia.


" Tidak nak ! Kamu jangan berpikir seperti itu ! Di dunia banyak yang menyayangi kamu. Kedua mertua kamu, anak kamu, dan juga suami kamu. Kembalilah dengan suami mu ! Kasih kesempatan padanya untuk kedua kalinya ! Dia sangat menyayangi kamu ! Kamu juga jangan egois, kasihan anak kamu ! Dia butuh kamu dan suami kamu ! Jangan sampai karna keegoisan kamu, dia harus menjadi anak yang kurang kasih sayang. " Ungkap sang ayah.


" Tapi Delia sakit hati yah, suami Delia tak pernah mencintai Delia. Bahkan tujuannya dia menikah dengan Delia hanya sekedar nikah kontrak. Dia memiliki wanita lain yang dia cintai. " Curhat Delia.


" Sudahlah...yang lalu biarlah berlalu ! Kamu lanjutkan hidup kamu ke depannya, kamu ga perlu tengok lagi masa kelam kamu yang dulu ! Apa kamu tidak ingin bahagia ? Inilah saatnya untuk kamu mendapatkan kebahagiaan. Suami kamu ga akan pernah menyakiti dirimu lagi, percaya sama ayah ! " Ujar sang ayah.


Akhirnya Delia mengerti apa maksud dan tujuan ucapan sang ayah. Itulah percakapan Delia dengan sang ayah dan ibu nya yang telah tiada.


" jaga dirimu baik-baik ! Sampai ketemu lagi nanti jika saat nya nanti kamu sudah waktunya kembali ke akhirat. " Ucap sang ayah saat perpisahan.


Kedua orangtuanya pergi kembali, dan Ruh Delia pun kembali ke jasadnya. Sebelum masuk kembali, ruh itu sempat melihat sekeliling di mana Delia tertidur pulas dalam komanya.


" Ternyata kamu selalu setia menjaga ku mas ! Aku bisa lihat jika kamu sangat berharap aku sehat kembali. Aku yakin kalau kamu mencintaiku. " Gumam Delia. Ruh Delia kembali masuk ke jasadnya.


Keputusannya sudah bulat, dia akan kembali lagi ke dunia. Benar kata sang ayah, di dunia banyak orang yang berharap dirinya sehat kembali.

__ADS_1


Ruh Delia melayang kembali ke tempat sang anak berada. Hati nya merasa sakit saat melihat Daffa tertidur masih keadaan sisa menangis. Buliran air mata masih menetes. Daffa tidur merungkut membuat hati Delia merasa terketuk. Ya dia harus kembali ke dunia. Anaknya sangat membutuhkan dirinya.


" Bunda akan kembali nak ! Bersabarlah ! Bunda akan berjuang melawan rasa sakit di tubuh bunda ! " Ucap Delia di alam mimpi sang anda.


" Bubun....hiks...hiks..." Daffa tersentak dari tidurnya dan kemudian menangis.


" Kenapa kamu menangis ? Ada kakek di sini, jangan takut lagi ya ! Kakek dan nenek akan selalu ada untukmu ! Sekarang Daffa bobo lagi ya sayang ! " Ucap sang kakek. Papa Agung mencoba menenangkan sang cucu.


" Afa impi kek. Afa impi Bubun. Afa angen Ama Bubun. Afa ingin emu Bubun...Hiks...hiks..." Daffa bercerita tentang mimpinya bertemu sang bunda.


" Cup...cup...Udah ya nangisnya ! Daffa ga boleh sedih ! Itu semua cuma mimpi, Daffa harus terus doain bunda ya antar bunda bisa terbangun dari koma nya ! Bunda sayang sama Daffa, dan kakek yakin bunda akan sadar kembali ! " Ucap Papa Agung memberi pengertian pada sang cucu.


Daffa menganggukan kepalanya, tanda dirinya setuju dengan ucapan sang kakek. Dan akhirnya Daffa berusaha memejamkan matanya.


" Bagaimana dok kondisi istri saya ? Kapan dia akan sadar ?" Tanya Daren saat sang dokter baru saja selesai memeriksa kondisi sang istri.


" Pasien sudah ada kemajuan. Insyaallah sebentar lagi dia akan sembuh kembali ! Terus kasih semangat di telinganya. Meskipun dia belum terbangun, namun dia tetap bisa mendengar ucapan bapak ! " Sahut sang dokter.


Dan setelah selesai memeriksa, dokter yang memeriksa kondisi Delia keluar.


" Ayo sayang, semangat ! Bangunlah sayang, aku dan Daffa sudah menunggu kamu ! Aku janji akan selalu membuat kamu bahagia, aku tidak akan pernah berniat menyakiti kamu lagi ! Kita akan hidup bahagia sayang bertiga. Sudah tidak ada lagi yang akan mengganggu kita. " Ucap Daren sambil terus menggenggam tangan sang istri. Daren juga memberikan kecupan di kening sang istri.

__ADS_1


Delia mulai menggerak-gerakan tangannya, namun sayangnya dirinya masih belum mau membuka matanya.


" Sayang....aku senang banget akhirnya kamu sudah melewati masa kritisnya. Ayo terus semangat untuk sadar kembali ! Aku akan setia menunggumu ! " Ucap Daren di telinga sang istri.


Daren langsung menghubungi sang mama memberitahu tentang kondisi Delia sekarang. Dan mama Mila yang mendengarnya Delia membaik, tentunya merasa senang. Dan berharap sang menantu akan segera tersadar kembali.


Mama Mila juga menceritakan tentang kondisi Daffa yang tadi mimpi Delia dan juga menangis.


" Iya Mah, Daren juga ingin Delia segera sadar. Daren ga tega lihat Daffa. Terlebih Daffa kan emang jarang di tinggal lama sama Delia. Daffa tuh rewel karna Daffa ga bisa menyusu langsung ke Delia. " Ujar Daren pada sang mama.


" Iya...semoga Delia bisa segera sadar dan kalian bisa berkumpul kembali ! Sudah terlalu lama Delia tertidur pulas. Kasihan Daffa, mama ga tega melihatnya. " Ujar sang mama.


Daren masih termenung menatap ke luar. Dirinya benar-benar sangat kehilangan Delia.


Berapa kali Daren terus memanggil-manggil nama Delia. Delia sudah mulai mendengar, hanya saja dirinya belum bisa membuka matanya. Namun apa yang di ucapkan Daren pada dirinya, Delia dengar.


" Ayo Del semangat ! Kamu pasti bisa ! " Daren mencoba memberi semangat pada istrinya.


Daren menyenderkan tubuhnya di sofa dan matanya mulai di pejamkan dan lama kelamaan mata nya tertutup. Tertidur pulas. Masuk ke alam mimpi sang istri. Ya Daren dan Delia bertemu di alam mimpi. Di mana Daren meminta Delia akan segera terbangun demi Daffa anaknya. Daren juga mengungkapkan kalau dirinya sangat mencintai dirinya. Dan berharap saat terbangun nanti Delia bisa memaafkan dirinya dan mau menjalani kembali rumah tangga mereka.


Mampir yuk kakak semua

__ADS_1



__ADS_2