Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku

Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku
Daren terpuruk


__ADS_3

" Aku ga nyangka kamu senekat itu sa, aku juga ga menyangka cintamu pada nya begitu besar. Selama ini kau memang penipu, hanya mengincar hartaku saja. " Ucap Daren saat sang mama sudah keluar meninggalkan nya.


" Kisah cinta yang sangat tragis. " Gumam Reynaldi saat melihat tayangan di tv tentang pembunuhan yang di lakukan Tasya.


" Ternyata karna cinta, orang bisa berbuat nekat. Melakukan apa saja demi mendapatkan cinta orang itu, seperti hal nya padaku. Aku akan berusaha memperjuangkan cinta Delia. " Gumam Reynaldi lagi.


" Del, kapan sih kamu bisa buka hatimu untuk ku, padahal cinta ku padamu begitu tulus. " Ucap Reynaldi lirih. Hidupnya terasa hampa tanpa hadirnya Delia di dekatnya, tapi melihat Delia jauh dari Daren tentu nya akan menjadi alasan dirinya merasa bahagia.


\=\=\=\=\=


Tiba saat nya hari yang di nanti, hari ini Tasya akan terbang ke Singapura.


" Terima kasih Rey kau buat aku menjadi berubah, dan aku bisa menjalankan apa yang aku suka. Termasuk menguras harta Daren. " Ucap Tasya saat pesawat yang di naikin Tasya mulai mengudara. Lagi-lagi Reynaldi mampu membuat seseorang lolos dengan identitas palsu.


Setelah operasi, rencananya Tasya akan menetap di sana dulu sampai situasi dan kondisi sudah memungkinkan. Ada perasaan takut akan gagal yang di rasa Tasya terlebih kini kondisinya memiliki penyakit yang sangat berat.


" Selamat berjuang, ku yakin kau akan sukses sesuai keinginan mu ! " Ucap Reynaldi dalam hati saat melepas kepergian Tasya.


Hari terus berganti, kondisi psikis Daren semakin terpuruk. Bahkan Mama Mila merasa bersedih karna kondisi anak semata wayangnya saat ini mengalami frustasi yang teramat berat karna tak kunjung juga menemukan sang istri dan juga anak. Rasa sesal membuat dirinya selalu dihantui rasa bersalah.


" Pah gimana ini ? Sampai sekarang Delia belum juga di temukan, lama-lama Daren akan benar-benar gila. " Ucap Mama Mila yang merasa khawatir dengan kondisi sang anak semata wayangnya.


Mendengar penuturan sang istri, Papa Agung hanya bisa menghela nafas panjang. Karna sampai saat ini orang suruhannya belum juga menemukan keberadaan sang menantu.

__ADS_1


" Mama ga tega pah lihat Daren yang terus menerus berteriak memanggil nama Delia dan menangis meratapi hidupnya. " Ujar Mama Mila yang kini sudah terisak tangis.


" Papa juga masih terus usaha mah, Doni juga tapi kita masih kurang pintar dengan orang yang menutupi identitas Delia. " Sahut Papa Agung.


" Lantas kita harus gimana ? Masa kita harus masukin Daren ke rumah sakit jiwa ? Rasanya mama ga tega. " Ucap Mama Mila lirih.


Bukan hanya kedua orangtuanya saja yang merasa kasihan dengan kondisi Daren sekarang, Doni pun sang asisten merasa kasihan juga kondisi Daren sekarang ini.


Tak ada lagi wajah tampan, tubuh gagah, dan seorang pemimpin perusahaan. Jangankan menjadi seorang pemimpin perusahaan, untuk bangkit dari keterpurukan saja dirinya tak sanggup.


Mama Mila dan Papa Agung kini sedang berada di rumah, terlihat kompak menikmati tayangan tv sambil di temani secangkir teh hangat dan juga cemilan.


" Mama mau lihat acara fashion week yang di London dulu pah, kali aja si Delia muncul jadi designer hebat. Karya nya terkenal. " Doa sang mama penuh harap.


Lagi-lagi kedua orang tua itu gagal menemukan sang menantu, tak bisa melihat tayangan sang menantu hebat di tv.


Delia di meraih juara sebagai perancang busana terfavorit tahun ini di acara fashion week, meskipun dirinya baru merambah dalam dunia mode ternyata kemampuan nya bisa mengalahkan pesaing lainnya. Reynaldi pun tak sanggup mengalahkan Delia.


" Congratulation Delia... akhirnya cita-cita mu bisa terwujud ! Kau bisa membuktikan pada dunia, kalau dirimu mampu ! " Ucapan selamat dari Reynaldi. Reynaldi hadir di acara itu. Kedatangan Reynaldi bukan menjadi pesaing Delia, tapi datang untuk memberi support pada wanita pujaannya. Namun lagi-lagi Delia menolak Reynaldi untuk memberi kecupan di pipi nya dan memeluk.


" Maaf Rey...aku ga terbiasa berpelukan dengan pria lain bahkan di cium pria lain, bagaimana pun aku masih resmi menjadi istri orang ! " Ucap Delia menolak, Delia menahan tubuh Reynaldi saat Reynaldi mendekati tubuhnya ke Delia hendak memeluknya.


Tentu saja perlakuan Delia itu membuat Reynaldi kesal karna lagi-lagi Delia menolaknya dan selalu saja membela Daren. Padahal dia sudah berusaha membantu Delia melakukan apa yang di inginkan nya, tapi nyatanya Delia tak pernah bisa memberikan hatinya padanya. Selalu alasan karna masih terikat pernikahan Delia menolaknya.

__ADS_1


Reynaldi mengepalkan tangannya. Delia tau jika saat ini Reynaldi marah akibat penolakan yang di lakukan dirinya.


" Gimana kabar Daffa ? Aku ingin sekali bertemu dengannya, bahkan sejak dirinya lahir aku belum melihatnya. " Ucap Reynaldi mencairkan suasana hening, dia memilih untuk bersabar.


" He iya...kamu sibuk terus sih. Sampai-sampai Daffa sudah satu tahun lebih belum nengok. " Ucap Delia sambil terkekeh.


" Ya ampun ga terasa ya Del ? Penasaran aku pengen ketemu dia, kan selama ini cuma lewat foto yang kamu kirim dan video call dengannya. " Sahut Reynaldi membuat situasi menjadi nyaman lagi, Reynaldi memposisikan dirinya sebagai sahabat Delia.


" Ya udah ayo kita pulang ke Paris, kamu juga kan sudah lama ga ketemu kakak mu. Ga kangen emang ? " Ajak Delia.


" Aku juga kan di Indonesia memantau bisnis butik kamu dan konveksi kamu, kalau bukan demi kamu aku mungkin lebih sering pulang kumpul sama kakakku. Aku sama kak Renita mah ga kangen, aku kangennya sama kamu. " Ucap Reynaldi.


Namun bukannya Delia tersanjung, justru Delia mengalihkan pembicaraan dengan izin mau ke toilet.


" Ya ampun Del aku lagi meluapkan perasaan kangen ku, kamu malah izin ke toilet. Ga asyik banget sih kamu Del. " Gerutu Reynaldi, namun lagi-lagi dia harus menahan rasa kesalnya.


Setelah acara selesai, Reynaldi dan Delia langsung terbang ke Paris. Delia tak pernah bisa jauh dari Daffa. Baginya anaknya adalah nomor satu.


Kini Delia dan Reynaldi sudah sampai di Paris, Delia memesan taksi yang mengantarkan dirinya pulang ke rumah. Rumah yang di sewa Delia letaknya tidak jauh dari rumah kak Renita kakak Reynaldi.


" Ternyata Daffa nya lagi tidur Rey, besok saja ke sini lagi ya !" Ucap Delia.


" Del ada yang ingin aku bicarakan padamu. Aku ingin jadi suamimu, suami yang selalu mencintai dirimu dan aku akan menganggap Daffa sebagai anakku. " Ucap Reynaldi tanpa basa basi, dirinya sudah tak bisa menahan perasaan nya lagi. Dirinya berharap setelah dua kali penolakan yang di lakukan Delia, untuk kali ini Delia bisa menerimanya.

__ADS_1


__ADS_2