Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku

Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku
Sakit hati


__ADS_3

" Brengs** kamu ! " Daren mendekati Dion dan mendorong Dion dengan kasar hingga terjungkir.


Tasya menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan mencoba untuk melerainya.


" Lepaskan ! Lepaskan Dion, Daren ! " Titah Tasya, dirinya sangat takut jika Daren berniat nekat dan tega melukai Dion.


" Dasar wanita ja****, pengkhianatan ! Aku ga menyangka ternyata kamu menipuku ! Jika aku tau kau mengkhianati ku, lebih baik aku diamkan saja waktu itu ! Biar kau mati ! " Ucap Daren geram matanya terlihat sangat merah dan mengepalkan tangannya.


" Hahahaha..." Terdengar suara Dion menertawakan Daren, seakan dirinya menghina Daren.


" Brengse* kau ! " Daren pun akhirnya melayangkan pukulan bertubi-tubi ke wajah Dion hingga membuat darah segar keluar dari pinggir bibir Dion.


Doni dan orang suruhan nya pun berusaha melerai serangan Daren kepada Dion. Dan kini Dion sudah terjatuh ke lantai.


" Cepat pakai pakaianmu, ikut aku ! Urusan kita belum selesai ! Bahwa wanita itu jika sudah siap ! " Titah Daren pada Tasya dan juga orang suruhan Doni.


Daren berjalan keluar di ikuti Doni yang mengekor di belakangnya. Doni tak berani bicara apa pun dengan tuannya, dirinya sangat mengerti jika saat ini pasti dirinya sedang sangat tertekan. Wajah Daren terlihat suram, tak bercahaya.


" Tasya...mengapa kamu tega mengkhianati aku di belakang aku ? Bahkan kau melakukannya dengan musuhku sejak dulu ! Aaaahhhh..." Daren berteriak histeris tak peduli dengan orang-orang yang memperhatikan dirinya sejak tadi.


" Bilang kepada orang suruhan mu ! Langsung saja bawa ke apartemen wanita breng*** itu ! Kita berangkat duluan saja !" Perintah Daren, bahkan menyebut nama Tasya pun dirinya tak Sudi.

__ADS_1


Daren dan Doni telah sampai di apartemen Tasya. Doni hanya diam sambil terus memperhatikan gerak gerik bosnya, Doni ingin lihat tindakan apa yang akan di lakukan bos nya setelah mengetahui pengkhianatan yang di lakukan istri keduanya.


" Bi, tolong bereskan semua pakaian dan perlengkapan mantan nyonya mu ke dalam koper ! Dan taro koper itu di ruang tamu ! " Perintah Daren. Daren berjalan memasuki kamar tempat dirinya bersama Tasya. Tubuh Daren merosot ke bawah, masih teringat jelas saat sang istri sedang berada di atas tubuh Dion tanpa sehelai benang pun.


" Kenapa kamu jahat banget padaku ? Apa salahku padamu, sampai kau begitu tega menyakiti ku ? Padahal selama ini aku selalu menutup mata, telinga, dan hatiku tentang keburukan mu ! Aku tak menyangka...Aku memang benar-benar bodoh menyakiti wanita yang tulus padaku, membuang berlian demi sebuah cinta imitasi dari wanita jala** seperti mu ! " Gumam Daren dalam hati.


" Hiks ..Hiks..." Daren meratapi nasibnya, terasa sangat sakit hatinya.


" Honey...pakailah pakaian ini ! " Tasya membantu Dion untuk memakai pakaian. Dan memapahnya ke ranjang, membaringkan tubuh Dion di ranjang, dan membersihkan luka di wajahnya.


" Aku pergi dulu ya, aku selesaikan dulu sama Daren ! Aku yakin Daren akan menceraikan ku ! " Ucap Tasya, namun Dion menarik tangan Tasya.


" Sa...apa tak sebaiknya kamu memohon maaf pada Daren agar dia bisa menerimamu kembali ! Bukankah kau juga mencintainya ? Mungkin cinta kita sampai di sini, kembalilah sama Daren ! Aku rela melepas mu ! " Ujar Dion membuat Tasya terpanah mendengar nya. Dia tak menyangka Dion berkata seperti itu, melepas dirinya dan memberikan dirinya pada Daren. Tasya menatap lekat mata Dion, ada kebohongan yang Tasya rasakan. Dion seperti orang yang sedang menyimpan suatu rahasia dari nya.


" Nyonya ayo kita pergi sekarang ! Saya tak mau kena marah jika terlalu lama membawa anda ke apartemen Tuan Daren !"Ujar salah satu orang suruhan Doni.


" Aku pergi dulu, nanti aku kembali ! Beristirahat lah ! " Ujar Tasya saat pergi meninggalkan Dion. Tasya sudah siap menanggung kesalahan yang telah dia perbuat, sekalipun Daren akan menceraikan nya.


Tasya berjalan keluar apartemen Dion bersama Kedua orang suruhan Doni menuju apartemen dirinya.


" Bilang ke orang suruhan mu, cepat bawa wanita itu ! Jika perlu suruh dia tarik paksa ! " Titah Daren kasar, emosinya saat ini sedang membara.

__ADS_1


Daren sudah duduk di sofa ruang tamu menunggu kehadiran Tasya dengan menyilangkan kakinya. Sedangkan Doni kini hanya menjadi penonton setia, pertunjukan yang sebentar lagi akan di mulai.


Tubuh Tasya gemetar ketakutan, saat dirinya masuk melihat mata Daren seperti mengintimidasi.


" Duduklah ! " Suara Barito Daren membuat jantung Tasya hampir copot karna kaget.


" Aku pengen tahu, sejak kapan kamu menjalin hubungan dengan Dion ? " Tanya Daren dengan tatapan membunuh, bahkan Tasya kini tak berani menatap dan memilih menunduk.


" Maaf...sebelum aku bersamamu, aku sudah memiliki hubungan dengan Dion. Namun saat kamu mendekati aku dan menyatakan cinta padaku, akhirnya aku berpaling padamu. Terlebih kamu selalu memenuhi keinginan ku, memberikan fasilitas mewah padaku. Hingga aku dan Dion sepakat untuk menjalani dua pria. Kamu dan Dion. " Jawab Tasya jujur.


" Gila... benar-benar gila kamu ! Aku tak menyangka cintamu itu palsu ! Aku benar-benar bodoh, di bodohi oleh mu bertahun-tahun tapi aku tak menyadarinya. Kebaikanku selama ini di balas dengan tuba, pengkhianatan yang engkau lakukan ! " Sahut Daren.


" Aku talak kamu, mulai hari ini kamu bukan istriku lagi ! Pergi kau dari sini ! Aku tak akan memberikanmu harta apapun ! Pergi kau wanita ja**** ! Don, usir wanita sia*** ini dari apartemen ku ! " Teriak Daren, dan Daren menyuruh Doni untuk mengusir Tasya secara paksa.


" Tidak ! Ini apartemen ku ! Kau telah memberikannya padaku ! " Ucap Tasya tak terima.


" Jangan pernah bermimpi kau, aku tak akan memberikan sepeserpun hartaku untukmu ! Bahkan aku akan memblokir semua rekeningmu yang aku buatkan ! Pergi kau ! Aku tak Sudi melihat wanita hina seperti mu ! " Daren mengusir Tasya selayaknya seorang yang mengusir seekor anjing liar. Daren menyeret Tasya paksa dan mendorong dengan kasar beserta barang-barang Tasya membuat Tasya terjerambah di lantai. Dirinya merasa terhina, dia tak menyangka jika Daren pria yang selama ini sangat mencintai nya rela membuangnya seperti sampah.


" Daren lihat saja kau ! Aku tak terima kamu perlakukan aku seperti ini ! Tunggu pembalasanku ! " Teriak Tasya tak terima, namun Daren tak mempedulikan ucapan Tasya. Daren langsung menutup pintu kamar apartemen nya dengan kasar.


" Don, urus wanita jala** itu ! Jangan pernah berikan harta apapun dengan wanita jala** itu ! Buat penjagaan agar dia tak akan lagi menggangguku ! Pulanglah, pasti kau sangat lelah ! Terima kasih atas bantuan mu dan tim mu, aku akan transfer untuk pembayaran kalian ! " Ucap Daren sebelum melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


Tinggalkan jejak kalian ya ! Hari Senin, saatnya vote. Terima kasih yang sudah memberi dukungan nya ! πŸ˜ƒπŸ˜„πŸ˜πŸŒ·πŸ˜˜β€οΈπŸ™


__ADS_2