Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku

Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku
Pesta kejutan untuk Deliaa


__ADS_3

Doni telah sampai di rumah sakit. Dirinya langsung membopong tubuh Tasya dan meletakkan di brankar rumah sakit. Untungnya denyut nadi Tasya masih ada, meskipun terlihat lemah. Karna Tasya banyak mengeluarkan darah sejak dini hari. Tim medis segera melakukan pertolongan menyelamatkan nyawa Tasya.


Ada perasaan iba yang di rasa Doni sebagai sesama manusia. Terlebih dia sangat mengenal siapa Tasya dulu, gimana gaya hidup Tasya dulu. Sekarang telah berubah. Tasya benar-benar menderita, dia berada di posisi terendah. Hingga dia tak memiliki kekuatan sedikit pun.


" Untungnya pasien ini masih bisa di selamatkan ! Meskipun harus melakukan transfusi darah. Karna dia sudah banyak kehilangan darah hingga dirinya jatuh pingsan. " Jelas dokter yang menangani Tasya.


" Apa sekarang pasien sudah sadarkan diri ? " Tanya Doni pada sang dokter.


" Belum. Mungkin sebentar lagi. Tunggu saja ! " Sahut dokter yang menangani Tasya.


Doni segera menghubungi Daren. Dan atas dasar rasa kemanusiaan sesama manusia, Daren bersedia menanggung biaya rumah sakit. Terlebih Daren merasa tak tega dengan kondisi Tasya sekarang. Harus merasakan sakit di saat posisi sendiri.


Sesuai permintaan Daren, Doni mengurus Tasya. Dengan setia Doni menunggu hingga Tasya membuka matanya kembali.


" Di mana aku ? Kenapa aku bisa ada di sini ? " Ucap Tasya saat pertama kali membuka matanya.


" Kau ada di rumah sakit. Kalau bukan aku yang menolong kamu, pasti pagi ini tinggal nama doank ! " Sahut Doni yang masuk tiba-tiba habis menebus obat dari apotik.


Tasya tak mampu lagi berkata-kata lagi. Dia takut Doni akan tau jika dirinya adalah Tasya. Padahal Doni pun ikut berpura-pura seolah tak tau jika Claudia itu adalah Tasya.


" Dok apa pasien bisa pulang hari ini juga ? " Tanya Doni pada sang dokter yang sedang memeriksa.


" Boleh, tapi pasien harus menghabiskan cairan infusnya dulu ! " Sahut dokter yang menangani pasien Tasya.


Daren sudah mengetahui apa yang terjadi pada Tasya. Tapi tak ada sedikitpun dirinya ingin menengok keadaan Tasya. Daren hanya mengutus Doni untuk mengurus Tasya. Tujuannya yaitu menolong sesama manusia.

__ADS_1


" Tasya masuk rumah sakit. " Ucap Daren pada Delia.


" Kenapa ? Kasihan sekali. Kamu harus berhenti mengerjai Tasya ! Jadi begini deh kondisinya. " Ucap Delia pada Daren. Dia ingin Daren menghentikan semuanya.


" Orang yang mulai siapa. Aku hanya merespon tindakan dia dulu ke aku. Lagipula aku tak sejahat dia kok balasnya, aku justru sangat baik masih berlaku wajar. " Sahut Daren tak suka jika Delia justru merasa kasihan pada Tasya.


\=\=\=\=\=


Tasya memilih langsung pulang, jika cairan infus telah selesai. Setelah terjadi transfusi darah, kondisi nya sudah merasa membaik. Doni mengantarkan kembali Tasya ke kontrakannya.


" Ini uang untuk kamu sebagai bentuk permintaan maaf saya telah merusak pintu kamar kamu ! Jika kondisi kamu belum memungkinkan bekerja, istirahat saja satu hari besok ! " Ucap Doni. Doni memberikan uang tunai sebesar 500 ribu untuk uang permintaan maaf karna telah merubah pintu kamar.


Setelah itu, Doni langsung melajukan kendaraannya kembali menuju kantor Dan kini dia telah sampai di kantor.


Doni langsung menceritakan pada Daren tentang kondisi Tasya. Dan dia juga bilang memberikan uang 500 ribu pada Tasya.


" Don, Minggu depan Delia ultah. Saya ingin mengadakan sebuah pesta kecil-kecilan di kantor. Sekalian bisa merasakan makan bersama karyawan karyawati yang bekerja mengabdi pada perusahaan Agung. Tolong kamu pesan catering dan saya ingin ruang meeting di sulap jadi tempat yang indah ! " Ucap Daren. Tadi malam Daren sempat berpikir jika dia ingin memberikan sebuah kejutan saat Delia ultah dan ternyata Delia ultah Minggu depan.


Untuk kado buat Delia. Daren sudah memesan sebuah kalung berliontin berlian dan sebuah tas dan sepatu dari brand ternama. Selama Delia menikah dengan Daren. Daren belum pernah sekalipun membelikan apapun untuk Delia, dan ini merupakan kesempatan.


Daren juga sudah menghubungi sang mama untuk memberitahu tentang perihal pesta kejutan untuk Delia.


Demi melancarkan aksinya dalam dekorasi. Hari ini Daren menyuruh Delia untuk ke butik dulu dan baru nanti dia akan menyuruh Doni menjemputnya.


" Gimana sudah beres semua ? " Tanya Daren pada Doni. Semua sudah selesai tinggal yang ultah datang.

__ADS_1


" Nyonya maaf, Tuan minta anda memakai pakaian ini ! " Ucap Doni pada Delia sambil menyerahkan sebuah paperbag berisi baju.


Delia mengerutkan keningnya saat melihat isi paperbag berisi sebuah gaun yang indah.


" Kenapa aku di suruh pakai gaun ini ? Memangnya ada acara apa Don ? " Tanya Delia pada Doni. Karna dia merasa bingung.


" Tugas saya hanya di suruh menyerahkan paperbag ini. Maaf Nyonya untuk hal itu saya tidak tau. " Doni terpaksa ikut bersandiwara agar kejutannya berhasil.


Di Perusahaan Agung Group. Mama Leli, Daffa, Papa Agung sudah berkumpul di ruang meeting. Para pegawai pun telah menunggu kedatangan istri dari bosnya.


Delia telah sampai di Perusahaan. Teka teki semakin bertambah membuat kebingungan Delia bertambah. Ngapain juga dia harus berpakaian anggun dengan wajah dengan makeup riasan natural namun tetap terlihat bertambah cantik. Delia tak ingat jika dirinya hari ini berulang tahun. Karna kedua orangtuanya tak pernah memberikan pesta yang mewah jika dirinya berulang tahun. Hanya nasi uduk dan kue ulang tahun menjadi simbol, dan itu hanya di rayakan dengan kedua orangtuanya. Dan pesta kejutan ini akan menjadi momen pertama bagi Delia dalam seumur hidupnya.


Doni memberi tahu pada bosnya jika dirinya dan Nyonya Delia sedang menuju ke atas. Karyawan yang akan membawa kue ulangtahun mencoba mengumpat dulu.


Delia memasuki lantai di mana ruangan Daren berada.


" Surprise for you my Wife..." Daren sudah berdiri saat Delia masuk. Dan nyanyian selamat ulangtahun di nyanyikan semua karyawan Agung Jaya Group.


Daren menggandeng tangan Delia mesra dan membawa Delia ke dalam ruangan meeting yang sudah di hias seindah mungkin. Dan di dalam sudah ada orang-orang yang sangat menyayangi Delia yaitu Daffa, mama Leli, dan papa Agung.


Delia terkejut saat membuka pintu ruangan dan melihat orang-orang spesial sudah ada di sana. Dia tidak menyangka jika Daren memberikan pesta kejutan yang sangat meriah bagi Delia.


" Tiup lilinnya ! Tiup lilinnya ! Tiup lilinnya sekarang juga ! " Kue ulang tahun datang. Delia langsung meniup lilin, dan memotong kue dan menyuap kue yang dia potong untuk Daren suaminya, Daffa, Mama Mila, dan Papa Agung.


Setelah itu Daren langsung menyerahkan sebuah kotak dan juga paper bag berisi tas dan sepatu branded. Semua karyawan bersorak senang melihat keromantisan Daren pada Delia. Termasuk kedua mertuanya dan juga Doni. Tapi tidak dengan Tasya yang justru berdecak kesal karna biasanya Daren melakukan hal itu untuk nya, tapi hari ini Daren melakukan hal itu untuk wanita lain.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ˜πŸ˜˜


__ADS_2