Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku

Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku
Pacaran


__ADS_3

" Cantik banget kamu sayang...rasanya aku ingin batalin aja kencan kita malam ini. Lebih baik aku kurung saja kamu semalaman di kamar. " Goda Daren.


Satu cubitan di pinggang Daren membuat dirinya meringis kesakitan.


" Silahkan masuk permaisuri ku ! " Ucap Daren sambil membukakan pintu mobil untuk istrinya dan mempersilahkan masuk, kemudian barulah dirinya beralih ke pintu masuk pengemudi untuk melajukan kendaraannya.


" Cantik begini mau di tinggalin, bisa nyesel seumur hidup aku kehilangan kamu ! " Daren menggombal.


" Alah kalau Tasya dulu ga selingkuh paling kamu masih sama dia sampai sekarang. " Sahut Delia ketus.


" Itu lah untungnya Tuhan masih menyayangi aku, memberikan kesempatan padaku untuk bisa melihat mana berlian dan mana batu kali. " Daren terkekeh dengan penuturan nya sendiri dan Delia justru memutar bola matanya karna merasa malas.


Setelah memakan waktu 45 menit akhirnya mereka telah sampai di restoran yang sudah Daren reservasi. Daren menggandeng tangan Delia dengan mesra memasuki restoran.


" Silahkan duduk permaisuri aku ! " Daren menarik sebuah kursi dan mempersilahkan Delia untuk duduk. Sungguh tempat yang begitu indah. Di kelilingi lilin-lilin menambah keromantisan tempat itu.


" Ini kencan pertama kita, besok aku akan mengajak kamu nonton. Tapi kita pakai pakaian casual aja ya kaya pacaran anak Abege ga formal seperti ini. " Tukas Daren , dan Delia hanya menganggukkan kepalanya.


Delia tak menyangka jika suaminya bisa bersikap romantis. Semua seperti mimpi yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya.


" Ini untuk kamu ! Bukalah ! " Daren memberikan sebuah kotak merah berbentuk love untuk istri nya. Dan Delia membukanya dengan perlahan. Mata Delia berbinar-binar saat melihat sebuah kalung indah berliontin nama Delia.


" Pas ultah aku kan kamu udah memberikan aku kalung. " Ucap Delia membuat Daren merasa kesal.


Penuturan Delia tentu saja membuat Daren berdecak kesal. Niatnya bersikap romantis, istri nya malah bicara seperti itu.


" Ya udah sih yank, aku mau kasih kamu berapa pun suka-suka aku donk ! Kamu mah ngerusak momen romantis aku ! " Gerutu Daren. Bagaimana dirinya tak merasa kesal. Dirinya berharap saat Delia melihat isi kotaknya akan merasa terharu dan memberikan kecupan untuk nya sebagai bentuk terima kasih karna telah memberi surprise.

__ADS_1


Delia tertawa terbahak-bahak melihat suaminya yang mode ngambek.


Dan akhirnya momen spesial yang sudah Daren rancang, hasilnya di luar ekspektasi nya. Daren memanyunkan bibirnya sebagai bentuk protesnya.


Delia berniat menggoda suaminya. Delia menghampiri suaminya dan sedikit membungkukkan tubuhnya sehingga memperlihatkan buah dada nya yang sangat menantang, hal itu tentu saja membuat Daren berkali-kali menelan Saliva nya. Merasa panas dingin di sekujur tubuhnya.


" Ka-kamu mau apa ? " Ucap Daren terbata-bata. Dirinya merasa bertambah gugup saat posisi Delia semakin mendekatkan tubuhnya dan bahkan hembusan nafas Delia bisa terasa membuat tubuh Daren berdesir hebat. Delia benar-benar ingin menggoda suaminya. Delia seperti wanita penggoda, dirinya duduk di pangkuan suaminya hingga dress nya terangkat menampilkan paha putih mulusnya.


Bukankah Daren sering bersikap mesum ? Lantas kenapa dirinya kini merasa sangat grogi. Saat istri nya berada di pangkuan dirinya. Delia terkekeh saat melihat wajah suaminya berubah tegang.


" Ayo cepat habiskan makanannya ! Udah malem ini, kasihan Daffa ! Ucap Daren kepada Delia. Membuat Delia merasa geli.


Memang Delia tak menunjukkan bahwa dirinya sangat menyukai kejutan dari suaminya. Dirinya bersyukur akhirnya suami nya benar-benar telah berubah.


Kini mereka sedang dalam perjalanan pulang. Dan kini Daren lah yang akan mengerjai istrinya.


" Gimana kamu ga masalah kan ? Kan enak bisa berduaan aja ! " Ujar Daren lagi, karna Delia tak kunjung menjawab pertanyaan dari dirinya.


Dan akhirnya Delia membuka omongan. Dia taku Daffa rewel mencarinya dan dia merasa kasihan kepada kedua mertuanya jika harus terganggu. Namun Daren tetap kekeh melajukan kendaraannya menuju rumahnya. Dan kini Delia lah yang merasakan panas dingin akibat ulah suaminya.


" Tadi kamu mencoba menggodaku, giliran sekarang aku yang menggodanya. " Ucap Daren sambil tertawa geli dalam hati.


Kini mereka telah sampai. Dan Delia tersentak kaget saat sang suami tiba-tiba saja menggendong nya. Sekuat tenaga dirinya meminta agar suaminya menurunkan dirinya.


" Kamu mending diam deh daripada tar kita malah jatuh bareng ! " Ancam Daren, dan akhirnya Delia tak berulah lagi. Tentu saja hal itu membuat Daren tertawa puas dalam hati.


Daren membaringkan tubuh sang istri di atas ranjang. Dan mengunci pintu kamarnya.

__ADS_1


" Ma-mas inget Loch kita itu udah sepakat kalau kita akan berpacaran dulu dan ga ada adegan plus-plus. " Ucap Delia yang berusaha bangkit dari ranjang. Namun Daren secepatnya langsung naik ke atas ranjang, menahan Delia untuk bangkit dan kini tubuh Daren sudah menindih di atas tubuh Delia.


" Ma-mas mau apa ? " Tanya Delia dengan gugup.


" Mau yang enak-enak lah. " Sahut Daren tentunya saja membuat jantung Delia berdegup semakin cepat dan hendak melompat.


Daren memegang miliknya yang sudah menegang dan memperlihatkan pada istrinya. Tentu saja membuat Delia merasa malu. Karna ini seperti pertama kalinya bagi mereka, berbeda seperti dulu.


Delia mendorong tubuh suaminya. Meskipun tubuhnya mulai merespon tapi diri nya masih tersadar bahwa dirinya belum siap.


" Kok kamu gitu si Del. Tega banget sama aku. Kamu mau punya aku menjadi karatan nantinya ? " Ucap Daren yang mulai merasa kesal dengan penolakan istrinya berkali-kali.


" Kan kita sudah sepakat mas untuk pacaran dulu dan aku ingin kita benar-benar menjalaninya. Aku ga suka kalau mas melanggar nya. Kaya gitu aja mas udah ga konsekuen sama omongan ! " Ucap Delia membuat Daren akhirnya menghela nafas panjang. Dan malam ini akhirnya tak ada adegan plus-plus meskipun mereka hanya tidur berduaan.


\=\=\=\=\=


Pagi telah menampakkan sinar nya Delia perlahan membuka matanya, hal yang sama yang di lakukan.


" Morning my wife... " Ucap Daren saat membuka matanya. Kini netra mereka saling menatap.


" Tampan juga suami aku ? " Gumam Delia dalam hati membuat ide jahil di otak Daren.


" Terpesona ya dengan ketampanan wajah aku ? " Ucap Daren sambil tertawa geli. Tentu saja hal itu membuat wajah Delia memerah.


Melihat hal itu tentu saja kesempatan Daren untuk dekat dengan istri nya. Daren mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya, dan bibir mereka kini saling mengunyah dan lidah nya kini saling membelit satu sama lain. Daren merasa senang karna sang istri membalasnya. Dan mereka baru terhenti saat pasokan oksigen hampir habis.


Cie...lumayan ya Ren bisa ciuman, buka puasanya pending dulu ya 😁😏

__ADS_1


__ADS_2