
" Mas mandi gih sana ! " Ujar Delia membangunkan suaminya dan membuat Daren tersentak kaget terbangun dari tidur ayam nya.
Daren memilih langsung mandi karna memang tubuhnya yang terasa lengket.
Kini dirinya sudah terlihat segar hanya melilitkan handuk di pinggangnya.
" Enak es teler nya ? " Tanya Daren sambil mengelus rambut istri nya yang sedang menikmati makan es teler.
Delia mencoba mengalihkan pemandangan suaminya yang baginya sangat menggoda. Daren tertawa geli, dirinya tau jika istri nya sedang menghindar dari nya.
Bukannya segera memakai baju, Daren malah duduk di sebelah yang istri sambil tangannya bermain-main di leher istri nya, dia pun memberikan kecupan lembut di leher istri nya.
" Aaahhh..." Tiba-tiba saja desauan terlontar dari bibir Delia. Mendapat sengatan listrik.
" Mas, jangan gini donk ! Aku lagi makan nanti tersedak ! Mas sana cepat pakai baju, emang ga dingin apa telanjang begitu.
" Ada yang kangen ni sama kamu ! " Ujar Daren sambil mengarahkan tangan istrinya ke soulmatenya yang voltase nya sudah dalam tegangan tinggi. Tentu saja hal itu membuat wajah Delia berubah merah.
Baru juga semalam, suami nya sudah minta lagi. Dasar mesum tingkat dewa.
Tanpa basa basi Daren langsung menggendong tubuh istrinya ala bridal style dan meletakkan sang istri di ranjang.
Daren sudah membuka handuk yang melilit di tubuh nya begitu saja. Dan sudah dalam keadaan polos.
" Enak aja mau dapat jatah, kabulkan dulu permintaan aku pas acara 7 bulan nanti pake kostum couple pink. " Gerutu Delia. Dia sangat tahu hasrat suaminya sudah berada di puncak tinggi Himalaya.
Delia mencoba menolak saat sang suami memberikan sengatan listrik dan hendak membenamkan bibirnya di bukit kembar miliknya. Dia sudah lihat jika milik suaminya sudah turn on.
" Mas, hentikan ! " Teriak Delia.
Daren mendongakkan kepalanya menatap ke arah istrinya. Tatapannya sudah terlihat sayu.
" Mas, udah ga tahan sayang ! " Sahut Daren dengan wajah mengiba banget.
__ADS_1
" Mas boleh lanjutin, tapi ada syaratnya ! " Sahut Delia tegas.
" Ya Tuhan cobaan apalagi yang harus aku jalani ? Mau menuju puncak nirwana aja harus ada syaratnya. Benar kata penjual es tadi ! " Ucap Daren lirih dalam hati.
Akhirnya Daren mengatakan jika dirinya siap melakukan apapun yang istrinya inginkan asal jangan buat soulmate nya puasa.
" Yakin mas mau menuruti kemauan aku ? Mas ikhlas, ga ngedumel ? " Tanya Delia yang serius menatap suaminya.
Tiba-tiba saja perasaan Daren merasa tak enak. Seperti nya syaratnya terasa berat.
" Aku ingin kita pakai kostum couple pink pas acara 7 bulanan, bulan depan. " Ujar Delia membuat Daren tercengang di buatnya.
" Jatuhlah sudah harga diri Darendra Pramudya. Tapi jika aku menolak, aku tak akan kuat berpuasa terus menerus. " Ucap Daren lirih. Dia sekilas menatap soulmatenya. Kalau dia menolak, terus nasib soulmate nya gimana. Dan akhirnya dengan terpaksa Daren menganggukkan kepalanya dengan lesu, bahwa dirinya setuju.
Dan tanpa basa basi, Delia langsung mendorong tubuh Daren dan kini dirinya yang berada di atas tubuh suaminya. Sebenarnya sejak tadi Delia juga menginginkan nya tapi dia ingin suaminya menuruti kemauan nya dan ternyata benar jika urusan suami istri tak bisa terselesaikan, maka selesaikan lah di ranjang.
" Aaahhh...sayang.." Racau Daren saat Delia maju mundurkan soulmate milik suaminya di goa bergigi dirinya.
" Sayang...mas udah ga tahan ! Mulai ya ! " Ucap Daren yang suaranya sudah mulai terasa berat.
Delia langsung memposisikan dirinya. Mengarahkan milik suaminya ke miliknya.
" Emmmppttt Aaaahhhh..." Saat miliknya saling bertemu.
Delia memulai aksinya, membuat suaminya tak berdaya. Mata Daren sudah terlihat merem melek tak karuan.
" Sayang...kamu sexy sekali. " Ujar Daren membuat sang istri bertambah semangat. Bagi Daren memang istri nya terlihat tambah sexy selama hamil membuat dirinya secara naf*su di dekatnya. Tapi jika mengingat istrinya hamil seperti ini membuat kepalanya hampir pecah. Seperti nya dia akan memilih dua anak sudah cukup. Tak ingin istri nya hamil jika kesejahteraan soulmate terancam.
Delia semakin mempercepat karna dia pun akan mencapai titik *******. Dan akhirnya mereka mengerang bersama. Delia ambruk.
Delia terlihat sedang mengatur nafasnya yang terengah-engah. Daren membalikkan badannya menghadap istrinya dan memberi kecupan di pucuk kepala istri nya.
" Terima kasih kamu sudah memberikan kebahagian untuk ku ! " Sahut Daren.
__ADS_1
Daren masih ingat dulu bagaimana dirinya menolak untuk di jodohkan Delia karna dia sangat mencintai Tasya. Tapi takdir berkata lain, justru Delia lah pendamping dirinya sebenarnya. Dan dia kini sangat mencintai Delia dan buah cinta nya.
" Mas, ingat Lo jangan lupa sama janjinya ! Aku ingin semuanya serba pink. Dekorasi nya juga pink. Nanti aku juga ingin kamar Dede warna pink semua. Tapi ngomong-ngomong siapa ya nama untuk Dede ? " Ujar Delia.
" Iya mas ga akan lupa kok. Mas serahkan semua nya sama kamu. Tapi ingat kesejahteraan soulmate jangan terbengkalai ya ! " Ujar Daren sambil mengerlingkan matanya. Dan akhirnya langsung mendapatkan Capitan dari istri nya di perutnya.
Akhirnya Delia dan Daren sepakat jika nama baby ceweknya meminta masukan para readers siapa nama yang cocok untuk anak mereka.ππ
" Aku mau ke kamar Daffa dulu ya mas, kita sampe melupakan Daffa begini sih. " Gerutu Delia. Yang berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan sisa percintaan. Setelah itu memakai daster.
Untungnya suster yang menjaga Daffa sudah merasa tak aneh melihat majikan nya yang sering melupakan anaknya untuk berduaan.
" Sayang...maafin bunda ya ! Kamu udah ke buru tidur ! " Ujar Delia sambil mengelus rambut anaknya dan mencium pucuk kepala anaknya.
" Ckkckk..Pantas aja Tuan Daren tergila-gila sama nyonya Delia, orang nyonya cantik dan sexy begini. Meskipun pakai daster emak-emak begitu tetap aja cantik. " Suster Vira terkekeh sendiri dalam hati.
Berhubungan anak nya sudah tidur, Delia masuk kembali ke kamarnya.
" Mas.. udah tidur ? Mas mah gitu keenakan malah ngantuk deh. Padahal aku mau nambah lagi. " Goda Delia.
Daren tersentak langsung bangun. Sinyal nya begitu kuat kalau ngomong begituan.
" Ah...egak ko. Mas ga ngantuk cuma memejamkan mata aja sambil nunggu kamu. " Sahut Daren sambil nyengir.
" Dasar kalau urusan begituan langsung seger. " Gerutu Delia.
" Ga jadi. Aku males, udah ga mood ! Aku sekarang pengen nasi goreng sama telor mata sapi buatan mas ! " Sahut Delia membuat Daren menarik nafas nya panjang dan membuangnya kasar.
Daren menggerutu dalam hati. Tau gitu tadi dia pura-pura tidur aja, pura-pura ga denger kalau tau nya begini....
Emang enak ayah Daren di kerjainπππ
Jangan lupa dukungannya kakak semua πππ
__ADS_1