Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku

Berbagi Cinta : Madu Dalam Pernikahan Ku
Wanita menyebalkan


__ADS_3

Meninggalkan Daren yang menikmati perannya sebagai ayah dari dua orang anaknya. Kini ada Doni yang sedang berseteru dengan seorang wanita. Mobil Doni hampir saja menabrak wanita itu. Namun semua ini sebenarnya bukan salah Doni, semua ini karna ulah wanita itu menyebrang seenaknya. Padahal jarak mobil Doni sudah dekat, dan untungnya Doni membawa mobil tersebut dengan kecepatan sedang. Hingga dirinya melakukan aksi rem mendadak untuk menghindari tabrakan itu.


Doni langsung turun dari mobilnya dan menghampiri wanita itu.


" Lo itu punya mata ga sih ? Seenaknya aja Lo nyebrang ! Emang Lo ga lihat apa mobil gw gede begini ? Kalau tadi gw ga ngerem, pasti Lo udah masuk ICU ! " Gerutu Doni.


Bukannya meminta maaf Anara panggilan wanita itu Anara putri nama lengkapnya, dirinya justru pergi meninggalkan Doni begitu saja.


" Dasar wanita kampungan ! Ga tau tata krama ! Sok kecantikan ! Semoga gw ga akan pernah ketemu Lo lagi ! " Gerutu Doni melihat Anara yang semakin menjauh meninggalkan dirinya. Doni langsung melajukan mobilnya lagi dengan kencang sehingga membuat genangan air tersebut mengenai celana jeans Anara.


Dalam kehidupan sehari-hari Anara adalah gadis yang tomboy, dia sangat jago beladiri. Sejak SD dia sudah ikut beladiri karate. Sebenarnya Anara terlahir dari keluarga kaya raya, papa nya seorang pengusaha. Anara adalah anak kedua dari dua bersaudara. Karakter Anara dengan Arsyila sang kakak sangatlah berbeda Arsyila adalah wanita yang anggun dan lembut.


" Brengs** tuh cowok ! Sok ke gantengan banget ! Lihat aja kalau gw ketemu lagi, gw bakal bikin perhitungan sama Lo ! " Ancam Anara.


Anara memiliki postur tinggi, langsing, dan sexy. Namun demi mencari seorang pangeran yang benar-benar mencintainya bukan sekedar naf*su, saat beranjak remaja dia merubah penampilan menjadi tomboy dan culun. Dia juga hidup tidak glamor seperti sang kakak. Lebih suka berjalan kaki atau naik motor sport.


Doni sudah sampai di kantor. Wajahnya terlihat kusut seperti pakaian yang baru kering. Hati nya masih merasa sangat kesal dengan Anara wanita menyebalkan bagi nya.


" Don, tolong kamu buat power point ini untuk meeting besok ! " Ujar Daren. Dirinya masih fokus dengan pekerjaannya hingga tak melihat wajah asisten nya yang sedang di tekuk. Saat ini Daren masih belum memiliki sekertaris pengganti yang berhenti mendadak karna harus mengikuti suaminya tugas. Dan untuk sementara waktu, pekerjaan sekertaris di handle Doni.


" Ah...selesai juga ! Gimana Don pertemuan tadi dengan Mr. Darwin ? Apa berjalan lancar semuanya ? " Ucap Daren sambil meletakkan pena nya dan merapikan berkas-berkasnya dan beralih ke asistennya menanyakan tentang pertemuan tadi.


Daren mengerutkan keningnya saat melihat ekspresi wajah asisten nya yang terlihat kusut.


" Wajah kamu kenapa ? Apa kau sakit atau kelelahan ? Makanya segeralah mencari pengganti Dina, saya tak ingin kamu terlalu pusing harus mengerjakan semua pekerjaan sendiri ! " Sahut Daren.


" A-ah saya tidak apa-apa tuan ! Saya baik-baik saja ! " Ujar Doni menutupi perasaannya kesalnya.

__ADS_1


" Saya tau kamu sedang tidak baik-baik saja ! Kamu bisa bicara seperti itu, tapi wajahmu tak bisa berbohong ! " Ujar Daren membuat Doni tersentak kaget.


Daren menanyakan tentang permasalahan yang di hadapi asistennya. Daren langsung tertawa terbahak-bahak saat mendengar penuturan Doni tentang wanita menyebalkan.


" Jadi kau seperti ini karna permasalahan wanita ? Dasar bujang lapuk ! Usia mu kini sudah kepala 3, mulailah buka hatimu untuk wanita ! Dan pesan saya jangan terlalu galak sama wanita, agar kau tak menderita seperti saya dulu ! Karna di awal terlalu jahat dengan wanita ! Hingga akhirnya saya harus berjuang menaklukkan hatinya demi mendapatkan cintanya ! " Sahut Daren.


" Nyonya Delia mah beda tuan. Ini cewek berbeda jauh. Udah culun, tapi sok cantik ! Padahal ga ada menariknya sama sekali ! " Ujar Doni. Membuat Daren tertawa geli.


" Ya sudah terserah kamu saja ! Pesan saya hanya itu saja ! Jangan sampai menyesal ! " Ungkap Daren dan Doni menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


πŸ€πŸ€πŸ€


" Anara kamu magang di tempat papa aja untuk tugas akhir kamu ! Justru semua akan di permudah ! Kamu mau nilai berapa pun akan bisa dan kamu tak perlu capek-capek bekerja ! " Ujar Papa Fatah.


Anara langsung menolak niat baik sang papi. Anara anak yang keras, dia selalu ingin melakukan apapun tanpa embel-embel sang papa. Dia selalu ingin menunjukkan kemampuannya sendiri.


" Ah papa seperti ga tau aja sifat anaknya ! Anara kan dari dulu begitu ! Mobil yang papa belikan saja, ga pernah sekalipun dia pakai ! Anara justru lebih suka berjalan kaki, naik angkutan umum, atau motor sportnya. " Ujar Mama Sinta


πŸ€πŸ€πŸ€


Di kampus, saat ini Anara sedang merasa bingung. Pasalnya dia harus segera menemukan tempat untuk di jadikan dirinya magang, karna waktunya sudah deadline.


" Lo jadinya di mana An magangnya? " Tanya Desi teman yang paling dekat dengan Anara di kampus. Jika di rumah Anara di panggil Na atau Nara , dan kalau di kampus di panggil An atau Ana.


Mungkin jika Anara menunjukkan penampilan aslinya, dia pasti akan menjadi primadona kampus. Namun sayangnya dia tak mau, dia tak ingin buaya darat kampus akan mengejar-ngejar dirinya yang nantinya akan mengganggu dirinya.


" Ga tau ni gw bingung ! Bokap gw sih nyuruh di salah satu perusahaannya, tapi gw langsung menolaknya. Gw ga mau hidup gw bergantung dengan apa yang di miliki papa gw ! " Ujar Anara membuat Desi salut dengan sifat Anara.

__ADS_1


Anara akan berusaha mencari tempat yang pas untuk dirinya magang.


Meninggalkan Doni dan Daren


Kini Daffa sedang merasa kesal pasalnya ada cewek teman satu kelasnya mengungkapkan kalau dia suka sama Daffa, bahkan Jeslyn mengirimkan selembar surat cinta tentang kata-kata yang romantis.


" Bun, bisa ga aku pindah kelas ? Bunda tolong bilang ke Mis. Angel ! "


Delia sudah tau pasti alasannya wanita menyebalkan, karna wanita itu mengejar Daffa hingga Daffa sosok pria kulkas merasa kesal dan risih.


" Nak, kamu ga bisa terus menerus seperti ini sayang ? Kamu ga bisa terus menerus menganggap wanita menyebalkan ! Kamu boleh merasa risih atau sebal dengan sikapnya terlebih kamu saat ini baru kelas 3 SD ! Tapi ingat kamu tak boleh berkata kasar atau pun melukai hati seorang wanita ! " Ujar Delia menasehati anaknya yang memiliki sifat dingin seperti kulkas berjalan.


" Aku ga suka bunda dengan wanita yang kecentilan terlebih kita ini masih kecil banget ! Masa udah mau pacar-pacaran ! " Sahut Daffa. Sepertinya sifat Daffa sangat berbeda dengan sang ayah. Daffa lebih suka dengan wanita biasa yang kecantikannya alami.


Melihat sikap anaknya seperti itu. Membuat Delia tersenyum bahagia dan geli. Tentu saja dirinya merasa bangga jika sang anak seperti ayahnya dulu yang terpesona dengan kecantikan palsu Tasya.


Boleh ya author cerita sedikit tentang Doni menemukan cinta dan cerita anak-anak Daren dan Delia sejak kecil ? Apa mau langsung matas dewasa aja ?


Jangan lupa dukungannya ya πŸ™πŸ™


Sambil menunggu up mampir yuk di karya author lainnya dan beri dukungannya


❀️ My Kids My Hero


❀️ Aku dan mantan kekasih suamiku


❀️ Mendadak Menjadi BabySitter anak sang duda

__ADS_1


❀️ Suamiku malaikat cinta


❀️ Cintaku Tak Semanis Es Cream


__ADS_2