
" Hei...kau perlu ketakutan seperti itu. Pastinya semua itu akan saling menguntungkan untuk kita berdua. " Ucap Reynaldi sambil menyeringai licik.
Hati Tasya merasa tak tenang, dia merasa sangat takut jika Reynaldi akan meminta berhubungan. Dia tak ingin merasakan nyeri yang berkelanjutan setelah berhubungan. Tasya mencoba menghindar, menjauh dari Reynaldi takut Reynaldi akan menyerangnya tiba-tiba.
" Tenang saja, biar aku masih betah menjadi bujangan tapi aku masih perjaka. Aku masih punya harga diri, pantang melakukan hubungan dengan intim tanpa menikahi lebih dulu. " Ucap Reynaldi, dirinya mengerti maksud Tasya yang mencoba menjaga jarak padanya. Bagi Reynaldi, hanya Delia yang dia cinta sekalipun dirinya tadi melihat Tasya tanpa sehelai benang pun.
" Lalu apa yang kau inginkan dari ku ? Katakan ! " Ucap Tasya sambil memicingkan matanya.
" Aku ingin kamu tetap mempertahankan hubunganmu dengan Daren, agar Daren tak akan pernah kembali pada Delia ! " Ujar Reynaldi.
" Aku tak bisa ! " Jawab Tasya ketus.
" Mengapa ? Bukannya kalian sangat mencintai, bahkan Daren berani menyakiti Delia demi mempertahankan kamu ?" Tanya Reynaldi, matanya mendelik ke arah Tasya.
" Aku dan Daren sudah bercerai, dan perpisahan kami sangat buruk. Daren memergoki aku ketika bercinta dengan kekasihku Dion. "
Reynaldi langsung tertawa keras, tentu saja dirinya menertawakan kisah cinta Daren saingannya. Karna harus menerima kenyataan di selingkuhi Tasya.
" Sejak kapan kamu bercerai dengannya ? Apa kepergian tadi karna kau di usir oleh Daren ? " Ucap Reynaldi menyelidik.
Tasya menggelengkan kepalanya dengan lemah, karna ucapan Reynaldi dia jadi teringat pembunuhan yang di lakukan olehnya kepada Dion dan Riyanti.
" Aku baru saja membunuh mantan kekasihku dan istrinya dengan tangan ku sendiri. " Ucap Tasya lirih, sungguh Reynaldi tak menyangka jika wanita seperti Tasya bisa melakukan hal itu dengan tangannya sendiri.
" Aku mempunyai sebuah tawaran untuk mu, dan jika kau bersedia aku akan membantu mu terlepas dari jeratan kasus hukum. Ku yakin di luar sana kau sedang di cari polisi, dan akan di jebloskan ke penjara. " Ungkap Reynaldi membuat Tasya terlihat panik.
" Ku mohon kamu bisa menolong ku, membebaskan aku dari kasus hukum ! " Ucap Tasya mengiba.
" Tentunya aku akan membantu kamu dengan senang hati, asal dengan syarat kamu mau bekerja sama dengan ku ! " Jelas Reynaldi.
__ADS_1
" Katakan apa yang harus aku lakukan agar bisa kau membantu ku, aku sangat takut sekali. " Ucap Tasya sambil meneteskan air mata, terlihat sekali jika Tasya sangat takut.
" Aku akan membantu kamu melakukan operasi plastik, merubah mu dengan penampilan berbeda yang pasti akan lebih cantik dari sekarang agar Daren terpikat padamu. Kamu bisa mendapatkan dia, dan aku pun bisa memiliki Delia. Bukankah suatu tawaran yang saling menguntungkan ? " Reynaldi menyeringai licik.
" Lantas gimana aku harus keluar dari Indonesia, jika polisi akan melakukan pengawasan ketat padaku ? " Tanya Tasya.
" Untuk masalah itu, aku yang akan atur. Kau ikuti saja perintah ku ! Ku yakin cara ku akan berhasil, seperti yang aku lakukan pada Delia . " Ucap Reynaldi polos.
" Membantu Delia ? Jadi kamu orang yang membantu Delia pergi ? Berarti kamu mengetahui keberadaan Delia sekarang ? " Tanya Tasya menyelidik.
" Tentunya, namun aku tak akan pernah membuka rahasia ini. Ku yakin Daren akan mengemis untuk Delia kembali padanya. Dan aku minta kamu menutupi tentang Delia, jangan pernah berkhianat di belakang ku ! Camkan itu ! "
Akhirnya Tasya menerima kesepakatan kerja sama saling menguntungkan dengan Reynaldi. Reynaldi akan membiayai semua biaya operasional plastik, akomodasi untuk perjalanan Tasya. Reynaldi juga yang akan mengatur agar Tasya bisa pergi dan terbebas dari incaran polisi.
" Rey, apa kau bisa membantu ku menyembuhkan penyakit ku ? Hidupku sudah di ambang kematian, aku tak tau sampai kapan aku bisa bertahan hidup. " Ucap Tasya.
" Memangnya kau sakit apa ? " Sahut Reynaldi.
" Ternyata berat sekali ya cobaan mu. " Ucap Reynaldi.
" Tuhan memang tak adil padaku, dia tak pernah membiarkan aku hidup bahagia. " Sahut Tasya lirih.
" Baiklah aku akan bantu menyembuhkan penyakit mu, tapi kau harus berusaha mencuri hati Daren ! Bukankah ini juga suatu keberuntungan untuk mu bisa mendapatkan fasilitas mewah lagi dari Daren ? " Ucap Reynaldi membuat mata Tasya berbinar-binar.
Setelah berbincang cukup panjang, Tasya menyetujui permintaan Reynaldi. Karna hanya Reynaldi yang bisa membantu dirinya melanjutkan hidup.
\=\=\=\=
Sesuai janjinya, keesokan harinya Reynaldi langsung mengurus untuk kepergian Tasya operasi plastik. Rencananya Tasya akan melakukan operasi plastik di Singapura. Bahkan Reynaldi juga sudah mencari dokter ahli yang bisa merubah penampilan Tasya.
__ADS_1
Tubuh Tasya bergetar merasa ketakutan, bahkan kini tubuh nya di banjiri keringat dingin. Saat melihat tayangan pembunuhan di apartemen Dion di tv, dan pihak polisi sangat yakin jika pelaku adalah mantan kekasih Dion yang di duga karna rasa sakit Dion menikah dengan wanita lain dan saat ini pihak polisi sedang melakukan pencarian.
" Ya Tuhan aku takut sekali jika sampai pihak polisi menemukan diriku. " Ucap Tasya lirih, tanpa sadar air matanya menetes membasahi pipi, betapa dirinya sangat ketakutan.
Sedangkan di rumah orang tua Daren..
" Pah beneran tuh si Tasya ? " Ucap Mama Mila pada Papa Agung karna merasa tak percaya dengan perbuatan Tasya.
" Bener lah. Orang nama dan wajahnya sangat mirip dengan Tasya. " Sahut papa Agung santai.
" Untung si Daren udah pisah ya sama si psikopat itu, kalau tidak Daren pasti akan jadi sasaran empuk si Tasya karna tak terima. " Sahut Mama Mila saat melihat tayangan di berita.
Sedangkan Doni yang membaca berita yang ada di ponselnya, tentu saja tak percaya jika Tasya nekat melakukan hal yang sangat keji.
" Gila juga tuh cewek, ga nyangka dia bisa senekat itu. Bahkan dirinya melakukan dengan sangat sadis. " Gumam Doni.
Mama Mila berjalan menaiki tangga naik ke atas, tempat Daren berada. Semenjak dirinya mengetahui jika Tasya mengkhianati, Daren lebih banyak diem dan bengong seperti orang yang frustasi.
" Ren..." Ucap Mama Mila, memanggil anaknya.
" Daren, mama ingin bicara padamu. Sadarlah nak ! Ucap Mama Mila. Namun lagi-lagi Daren hanya diam tak merespon. Pandangan nya terlihat kosong, tak ada gairah yang di rasa. Justru dirinya lebih banyak menangis menyesali hidupnya.
" Mama bawa berita terbaru untuk mu, Mama ingin memberi tahu padamu jika Tasya menjadi pelaku pembunuhan di apartemen xxxx. Dan korbannya di duga pria itu adalah kekasih gelapnya. " Ucap mama Mila.
Mendengar ucapan sang Mama, Daren tersadar dari diam nya selama ini.
" Maksud mama, Dion yang menjadi korban pembunuhan ? " Tanya Daren pada sang mama.
" Tadi sih Mama dengar gitu namanya Dion. Kok kamu tahu kalau Dion namanya ? " Ucap sang mama.
__ADS_1
" Jelas aja lah tau, orang Daren cerai sama Tasya karna Tasya sedang bercinta sama laki itu. " Gumam Daren. Membuat sang mama melongo mendengar penuturan sang anak, karna dirinya hanya mengetahui jika mantan menantu nya selingkuh. Tapi ternyata asli nya lebih menyakitkan.
Beri dukungan pada karyaku yaπππππβ€οΈ