Cinta Anak Pesantren

Cinta Anak Pesantren
episode 6


__ADS_3

"assalamualaikum"ucap Adam


"waalaikumsalam nak ayo kita sarapan bersama"ucap umi


"baik umi" jawab Adam


ya memang sejak setelah melangsungkan proses khitbah Adam diminta untuk memanggil pak kyai dan umi dengan sebutan Abi dan umi seperti Faris dan Najwa. sarapan pun berjalan dengan lancar, ya sekarang pak kyai Faris dan Adam sedang berbincang-bincang di ruang keluarga akhirnya pak kyai pun bertanya


"Adam kau ingin kapan melaksanakan akad nikah nak?"tanya pak kyai


"jadi begini Abi, Adam siap untuk melangsungkan akad nikah, tetapi Adam juga menunggu keputusan dari dek Najwa kalau Najwa minta secepatnya insya Allah adam bisa bi"jawab Adam


"ya sudah nanti kita tanyakan kepada Najwa langsung saja"timpa Abi


setelah membahas tentang pernikahan itu mereka ngobrol-ngobrol santai sembari menunggu umi dan Najwa membereskan semuanya, hingga akhirnya umi dan Najwa pun selesai membereskan dan kan ikut dalam pembahasan yang ada di ruang keluarga tersebut

__ADS_1


"Najwa,Abi mau bertanya"ucap pak kyai


"silakan Abi, jika Najwa bisa menjawab Najwa akan menjawabnya"jawab Najwa


"Najwa apa kamu sudah siap jika ada melangsungkan akad nikahnya dengan waktu dekat ini?"tanya Abi, Najwa yang mendengarkan sedikit syok karena Abi bertanya yang langsung menjurus ke pernikahan


"insyaallah Abi jika Abi mengizinkan dan meridhoi Najwa akan siap untuk dihalalkan oleh Mas Adam"jawab najwa


"bagaimana Adam kau sudah mendapatkan jawaban dari Najwa kan"ucap pak kyai


"alhamdulillahirobbilalamin"ucap pak kyai umi dan Faris


"apa saya boleh tanya terlebih dahulu?"tanya Adam


"silakan apa yang mau kau tanyakan?"jawab umi

__ADS_1


"jadi begini umi saya dari pihak laki-laki saya ingin menanyakan mas kawin apa yang dibutuhkan untuk Najwa?"tanya Adam


"baiklah itu akan dijawab oleh Najwa sendiri nak"jawab umi


"Najwa tidak ingin yang terlalu berlebihan Mas Najwa hanya ingin seperangkat alat salat dan bacaan surat ar-rahman"ucapan Najwa dengan wajah senyuman manisnya


"bacaan surat ar-rahman, Mas harus membaca atau menghafalkan dek?"tanya Adam


"jika Mas mampu Najwa ingin mas menghafalkannya tetapi Chika waktunya terlalu mepet membacanya juga tidak apa-apa Mas yang penting surat Ar Rahman"jawab Najwa


"insyaallah mas mampu dek"jawab Adam


"Alhamdulillah"ucap semuanya


percakapan pun berakhir dan Adam kembali ke kamarnya untuk menemui teman-teman yang lainnya,memang teman-temannya Maya mengetahui bahwa anda sudah menghitam Najwa dan akan melangsungkan akad nikah pada besok pagi,dikarenakan santri-santri waktu libur jadi yang mengurus semua santai ustadz dan ustadzah yang berada di sini ya memang ada yang pulang tapi tidak semuanya karena ongkos dari pesantren ke rumah mereka yang terbilang relatif mahal, ada pula ustadz-ustadzah yang mengantarkan dirinya karena dia juga berkuliah di saat yayasan tersebut dan mendapat tunjangan pembayaran setengah harga karena sudah mengabdikan dirinya kepada pondok pesantren tersebut, banyak ustazah yang mengagumi Adam dan Faris ya pasti ada yang suka dengan adam maupun Faris,tetapi semuanya Adam dan Faris hanya berpikir positif itu semua karena silaturahmi dan tidak berani menatap lawan jenisnya karena itu bukan halal baginya, ya memang Faris sudah memiliki perempuan beberapa bulan yang lalu tetapi kalau perempuan tersebut melanjutkan kuliahnya di Kairo jadi faris harus menunggunya sampai pembelajaran yang selesai,faris menentukan pilihan kepada wanita tersebut karena wanita tersebut layak untuk diperjuangkan olehnya karena wanita yang solehah wanita yang baik dan sayang kepada keluarga.

__ADS_1


__ADS_2