Cinta Anak Pesantren

Cinta Anak Pesantren
episode 8


__ADS_3

waktu yang ditunggu telah tiba kini Adam peserta yang lainnya sudah menempatkan diri di masjid pesantren tersebut.


hingga terdengar ucapan


“Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti Najwa permata sari alal mahri seperangjat alat shalat dan surah ar-rahman hallan”ucap pak kyai


“Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq.”ucap Adam dengan satu tarikan nafas hingga akhirnya para saksi mengucapkan SAH


acara pun berlangsung dengan hikmat hingga sore hari telah tiba


kamar Najwa


tok..tok..tok..


ketukan pintu yang dilakukan oleh Adam ketika Adam baru pulang dari masjid untuk melaksanakan salat asar berjamaah. pintu pun dibuka kan oleh Najwa


"assalamualaikum Mas"ucap Najwa sembari pensiunan suaminya sebagai tanda bukti ketaatan istri kepada seorang suami


"waalaikumsalam dek maaf ya Mas telat pulangnya"ucap Adam


"Mas ayo masuk dulu, Mas mau apa?"tanya Najwa


"dek kalau Mas minta kopi bisa nggak Mas harus dek"ucap Adam cengengesan


"bisa Mas enggak usah gitu nggak usah tanya lagi kalau Mas mau tinggal bilang sama Najwa insyaallah Najwa buatin kalau juga masih mampu"tutur Najwa


"makasih ya istri mas yang cantik ini"ucap Adam yang memberikan tanda merah pada wajah sang istri karena Najwa malu akan perkataan tersebut.


beberapa saat kemudian Najwa pun kembali ke kamar bawakan kopi dan camilan untuk Adam


"Mas ini diminum dulu nanti kalau dingin nggak enak, ini juga ada jaminannya mas tapi kalau Mas mau makan berat nanti Najwa masakin aja nggak papa"ucap Najwa


"enggak dek masa pengen makan berat, kamu udah mandi apa belum dek?"tanya Adam


"hehehe, belum Mas bentar ya Mas juga mau mandi dulu"ucap Najwa cengengesan


"iya dek sana mandi Mas tungguin di sini ya"jawab adam

__ADS_1


setelah mandi Najwa dan Adam pun melakukan perbincangan jangan biasa untuk lebih mendekatkan dirinya. hingga memasuki waktu magrib


"dek dek..."panggil Adam


"ada apa mas aku tahu Mas lagi cari baju sama sarung Mas kan"jawab Najwa


"nanti kau ngerti sih gimana dek?"tanya Adam


"di atas kasur Mas coba aja mas dia dulu"ucap Najwa


"hehehe ya udah dek setelah nanti ganti pakaian Mas langsung ke masjid ya dek nanti sholat dirumah atau dimasjid?"tanya Adam


"Adek lagi ada tamu bulanan Mas jadi adik nggak salat"ucap Najwa


"oh ya sudah Mas berangkat dulu ya"ucap ada yang langsung diberirespon oleh Najwa dengan cara menyalahgunakan suaminya sebelum suaminya berangkat ke masjid untuk menunaikan salat Maghrib.


makan malam telah tiba


di rumah pak kyai di meja makan tentunya sudah ada umi pak kyai dan Faris yang menunggu sang pengantin baru untuk datang


"iya nggak papa nak ayo duduk"ucap umi


setelah pembicaraan tersebut akhirnya mereka semua makan dengan santai tanpa ada pembicaraan karena di keluarga mereka tidak ingin kalau makan ada suara atau obrolan yang terjadi. setelah makan malam pun mereka semua berkumpul di ruang keluarga untuk mengobrol santai bersama-sama


"Adam"ucap pak kyai


"iya Abi ada apa?"tanya Adam


"kamu pernah bilang kepada Abi bahwa kamu memiliki sebuah usahakan apa aja yang terletak di kota ini atau di daerah sini?"tanya pak kyai


"Alhamdulillah Abi ada kurang lebih 1 kilo dari pesantren ini ada cafe Adam jam ya memang nggak terlalu besar sih tapi insya Allah dengan beberapa cabang di kota lain masih bisa memenuhi kewajiban Adam sebagai kepala rumah tangga untuk menafkahi istri juga anak-anak kelak"jawab Adam


"Alhamdulillah,Adam tolong jaga dengan baik ya umi dan Abi baru saja bertemu dengannya lagi tetapi umi dan Abi ikhlas bawa Najwa dipersunting oleh mu karena Abi dan umi sudah mantap dengan dirimu nak,Abi yakin kamu seseorang yang bisa menjaga Najwa dengan baik yang bisa menonton Najwa ke jalan yang lebih"ucap pak kyai


"insya Allah Abi Adam akan menuntut Najwa ke jalan yang lebih benar yang lebih diridhoi oleh Allah Abi dan umi"jawab Adam


akhirnya mereka membicarakan tentang usaha yang di dimiliki oleh Adam hingga akhirnya Najwa dan umi pun datang dari arah dapur karena tadi membersihkan sisa makanan yang ada di dapur

__ADS_1


"assalamualaikum umi sama Najwa kamu ya kayaknya asik banget ngobrolnya"tanya umi


"waalaikumsalam umi kita nggak terlalu asik kok umi dana jawaban tidak mengganggu kita ayo kita ngobrol"ucap pak kyai


mereka semua pun mengobrol dengan sampainya sehingga kami tidur pun telah tiba mereka semua memutuskan untuk kembali ke kamarnya masing-masing


di dalam kamar Najwa pun membuka kerudung yang dipakainya karena munculnya sadar bahwa Adam itu ram-nya jadi Najwa tidak perlu untuk menutupi auratnya, tetapi Najwa akan berjaga-jaga jika ada meminta Najwa untuk menutup auratnya untuk dirinya


"Masya Allah dek kamu cantik banget"ucap Adam


"Mas bisa aja sih biasa aja Adek ini nggak cantik"ucap Najwa


"coba adek pikir kalau nggak cantik ngapain Mas mau?"tanya Adam


"oh ternyata mas mau sama adik karena adik cantik nggak karena akhlak adik cuma mandang fisik aja Mas ya udah kalau gitu"ucapkan Najwa yang cemberut gara-gara cara ucapan adam tadi


"astagfirullah enggak gitu dek dengerin mas ya""jadi gini dek Mas mencintai adik itu apa adanya Mas juga menerima apa adanya jadi Mas minta adik bisa menerima Mas dengan apa adanya ya dek dengan banyak kekurangan Mas baik juga ingin Adek menjadi pelengkap agama mas-mas juga menjadi pelengkap agama adik jadi Adek harus siap menjadi istri dan calon ibu dari anak-anak kita nanti adek, adik siapkan?"ucap Adam


"maaf ya Mas tadi adek berburuk sangka kepada mas,insyaallah mas adik sudah bertekad bulat ketika adik menerima kita dari Mas adik sudah bertekad bahwa adik akan menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak-anak kita kelak"ucap Najwa


"Alhamdulillah makasih ya dek"ucap Adam dengan mencium kening istri


"Mas Adek boleh tanya nggak? tapi adek nggak mau kalau Mas kesinggung kalau Mas kesinggung lebih baik Mas gak perlu menjawabnya adik nggak papa kok"ucap Najwa


"insya Allah dek semua pertanyaan akan jawab adik mau tanya apa?"tanya Adam


"jadi gini Mas san lebih baik bahwa anak perempuan yang sudah menikah mengikuti langkah suaminya pergi apa lebih baik kita berada di rumah yang berbeda dengan Abi Mas aku tidak enak dengan Abi kita sudah berkeluarga tetapi kita tetap disini"ucap Najwa yang menundukkan kepalanya


adapun memberlakukan mencium kening sang istri sembari mengatakan


"Adek Mas juga sudah memikirkan itu insya Allah dek dua hari lagi setelah urusan Mas di pesantren ini sedikit berkurang kita akan pindah ke rumah kita yang masih di daerah kompleks pesantren dek tapi berbedanya 1-2 rumah jadi santri atau santriwati pun masih bisa mengunjungi kita jika diperlukan dek"


"Alhamdulillah makasih ya Mas maaf kalau adik menyinggung pertanyaan tadi"ucap Najwa


"apa Adek nggak nggak menyinggung perasaan tadi kok ya sudah sekarang kita tidur ya dek udah malam ini baik buat orang cantik yang tidur"ucap Adam yang menimbulkan rona merah pada wajah sang istri


pagi hari pun telah tiba

__ADS_1


__ADS_2