Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Pertarungan Cantik


__ADS_3

Pertarungan barupun akan segera di mulai...


Syuut! Belati di ayunkan Satsuki, Pria bertopeng perak segera mengelak, ia memundurkan wajahnya yang beberapa mili lagi hampir tersayat belati itu. Serangan melesat dan Satsuki mulai berjongkok, lalu sebelah kaki kanannya menendeng bah menyeleding sang pria bertopeng itu. Gerakan cepat dan tiba-tiba itu pun terbaca oleh pria itu. Hingga pria itu meloncat dan menyalto ke belakang saat menghindari serangan Satsuki.


"Hahahaha, beberapa waktu tak bertemu, kau makin hebat saja tanpa aku. Aku jadi ragu untuk memilikimu, aku yakin... aku bukanlah pria yang termasuk dalam tife mu" Bathin pria bertopeng perak itu menggumam.


Masih dalam posisi menyerang yang tanpa henti, Satsuki trus melancarkan jurusnya.


"Hahahaha... pertarungan yang menyenangkan" Ucap Pria bertopeng itu. Satsuki makin serius saat mendengar ocehannya itu


"Berhenti memperolokku!" Ucapnya, Satsuki mulai mengayunkan kembali belatinya dari bawah ke atas. Tapi pria itu pun mengelak lagi, ia menggeser tubuhnya cepat, hingga tubuh pria itu berpindah secepat angin, dan tiba-tiba berada di belakang Satsuki.


"Kau!" Ucap Satsuki mulai berbalik cepat, Syuuut! kaki Satsuki yang jenjang itu pun menendang ke arah pria itu. Tapi nampaknya pria itu ingin bermain-main dan enggan mengelak lagi.

__ADS_1


Tap! Kaki Satsuki mendarat tepat di perut pria itu, namun saat Satsuki hendak menarik kembali kakinya, pria itu malah menahannya dan menggenggamnya.


"Kaki yang indah" Ucapnya seraya meniupi genit. Satsuki terbelalak dan makin marah, Akhirnya Satsuki menarik satu kaki lainnya dan menendang tangan genit pria itu. Buak! "Gerakan yang indah..." Ucap pria itu. Tubuh Satsukipun menyalto kebelakang.


"Berhenti bermain-main. Tunjukan dirimu! Beraninya kau bersikap tidak sopan di depan sang gadis! Dasar pria mesum!" Bentak Satsuki, kata-kata itu lolos begitu saja tanpa saringan kata sedikitpun. Dan itu membuat pria bertopeng itu senang.


"Wah. Aku tak percaya, jika seseorang di balik jubah dan penutup kepala itu adalah seorang wanita, apa lagi, kau yang bilang sendiri sang gadis..." Olok pria bertopeng perak itu.


"Baiklah... kita mulai dari mana sang gadis" Ucap Pria bertopeng itu mulai melangkah mendekati Satsuki dengan tangan menadah, seperti meminta jawaban.


Satsuki marah, ia melempar dua belati itu ke arah pria itu. Pria itu dengan sigapnya menangkap dua belati itu dengan ke dua tangannya tanpa terluka.


"Terimakasih, aku sangat suka hadiah yang telah kau berikan padaku ini, Sang gadis" Ucap pria bertopeng itu. Olokan itu terus membuat Satsuki makin marah dan marah. Tanpa sadar, kedua tangan Satsuki mulai meraih sesuatu ke belakang punggungnya, Dan rupanya ia menyentuh gagang pedang kembarnya. Pusaka langka dari Jade Long. Pedang kembar menddosa.

__ADS_1


SRANG! pedang terlepas dari sarungnya dan mulai ia silangkan. Kilatan cahaya dari mentari yang bersembunyi di balik sela-sela dedauan rimbun itu, membuat ketajaman pedang beracun itu makin tak bisa di bohongi. Bahkan Huli Jing sendiri terpukau melihat ke unikan pedang tersebut.


"Hebat, tuanku punya pusaka langit yang terkutuk dan langka Aku tak pernah menduga jika pusaka yang di cari-cari tuan Jujian ada pada tuanku ini. Ini sungguh hebat" Ucap Huli Jing.


Begitupun pria bertopeng itu, ia terkesan dan sedikit terpukau.


"Kau sungguh lawan yang tak bisa di remehkan dengan mudah. Tapi aku akan sangat menikmati pertarungan ini" Ucap Pria bertopeng itu.


"Jangan banyak bicara. Mari kita buktikan, kau atau aku yang akan bertahan dari gelapnya hutan terkutuk ini!" Ucap Satsuki seraya memulai serangannya. Pria bertopeng itu enggan membuat kuda-kuda, ia malah melentangkan lengannya seakan menyambut ujung pedang mendossa yang terkenal beracun. Bahkan Hong Lian pun tak mampu melawan racun mematikan milik Ratu iblis di era keajayaannya (Mendossa).


BERSAMBUNG...


(Sekedar info, pedang kembar mendossa memang tercipta dari dua kumis jade long yang berharga, tapi selain itu, sebelum di lebur menjadi pedang pusaka tingkat tinggi, jade long pun memasukan bisa mematikan milik ratu mendossa yang mati di bantai tentara perang kerajaan Tang. Akibatnya, mendossa pun mati tanpa melakukan perlawanan)

__ADS_1


__ADS_2