Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Melawan klan iblis(1)


__ADS_3

Assalamualaikum para leaders, maaf sebesar-besarnya, karna ternyata typonya autor udah parah banget, sekali lagi maaf banget, di capter sebelumnya, yang keluar itu adalah Kallen, jadi bukan hanbu... sekali lagi, autor minta maaf ya...🙏🙏🙏😨😨😨


Happy reading the new chapter


***


"AH! mereka?! Kenapa mereka ada di sini?!" Tanya Xi Zhau Zhau dengan wajah kagetnya, Tak berselang lama, wajah Xi Zhau Zhau mulai berganti dengan senyuman semberingah, Xi Zhau Zhau kegirangan bukan kepalang. Begitupun Qiang Qia, ia menyematkan sebuah senyum ringannya dan mulai berseru "Ini adalah sebuah kebetulan yang sangat menakjubkan?!" Pekik Qiang Qia senang.


"Heh! Urusanku bukanlah dengan Kalian semua?!'' Imbuh Kallen mengabaikan kedatangan para tamu tak di undang itu.


JRENG!


rupaanya yang telah berdiri di hadapan Kallen adalah tetua Li sung dan guru besar Young. Juga para aliansi perang yang tersisa pun ikut berbondong-bondong dalam rombongan yang di sebut bala bantuan tak terduga.


"Heh! Sombong sekali! Tapi, kami akan tetap melawanmu lalu menyegelmu! Karna kau seharusnya sudah tiada bukan?" Pekik lawan bicara Kallen menunjuk lantang.


Kallen masih abai dan enggan membalas tantangan dari para pria itu "Hehehehe, apakah kalian pikir kalian akan dengan mudah melawanku?! Sungguh konyol" Imbuh Kallen seraya melangkah menjauh.


Pernyataan Kallen tak di gubris oleh para tetua, bahkan Tetua Li sung menantang Kallen dengan menunjuk batang hidung Kallen. "Kami takan membiarkan kau lolos begitu saja!" Pekik Tutua Li Sung melempar sebongkah es yang tercipta begitu saja dari telapak tangannya ke arah Kallen.


"WAH! Menakjubkan?! Jadi itu keistimewaan Tetua Li Sung? Sungguh hebat?!" Pekik Qiang Qia dan Xi Zhau Zhau terpukau.


SYUUT! bongkahan Es terlempar, Kallen pun menghindar dengan ringannya dari serang itu, ia melompat dan berhasil selamat.


Dap! Kallen mendarat tepat di dataran bidang dengan santainya.


"Heh, kalian pikir dengan cara itu kalian akan mampu menghentikanku?" Tanya Kallen sinis.


"Jangan sombong dulu! karna kami akan lakukan apapun untuk menyegel jiwamu itu!" Ucap Sang tetua Li sung seraya kembali menghempaskan es beku dari telapak tangannya ke arah Kallen.


"Lakukan apapun yang kalian suka, tapi... tujuanku kembali ke dunia ini adalah untuk membalaskan dendamku pada seseorang, dan kalian tak akan bisa menghentikan niat ku ini" Imbuh Kallen mulai berusaha kabur. Tetua Li sung segera mengunci langkah kabur Kallen dengan menggebrakan telapak tangannya ke tanah di bawah kakinya. Kemudian tak berselang lama setelah itu, ribuah Es runcing bak pedang mulai bermunculan dan mengurung Kallen sesegera mungkin.


Platekk! Plattekk! bunyi es yang mulai menyeruat dan menghalagi pandangan Kallen.


"Menyerahlah! Agar kau tak terlalu menderita saat segel itu menyedot tubuh palsu mu itu!" Imbuh Tetua Li sung. Tapi Kallen masih menghadapi semua serangan tetua Li sung dengan santainya.

__ADS_1


"Hahaha, cara macam ini sama sekali tak akan pernah menghentikanku!" Teriaknya mulai mengepalkan kedua tangannya, otot-otot kekar bersama urat-urat yang besar mulai tampak setelah ia mengerahkan seluruh kekuatannya.


Whuuussssshhh! Tubuh Kallen mulai mengeluarkan sebuah energi yang sangat besar.


Cliiiing! Cahaya silau pun tampak dari tubuh Kallen dan menyilaukan mata tetua Li sung dan Guru besar young.


"A-apa yang terjadi?" Tanya Qiang Qia penasaran, kendati demikian, Qiang Qia yang penasaran itu tetap menutupi sebagian matanya dengan kelima jemari kirinya.


"Tetua! Apa yang akan dia lakukan? Tampaknya dia seperti akan meledak?!" Tanya Xi Zhau Zhau teriak di kejauhan. Guru besar Young mulai menoleh ke arah di mana para ksatria itu berdiri.


"Kalian... apakah kalian baik-baik saja?" Tanya Guru besar Young. Guru besar Young pun mulai melompat ke arah para siswanya itu.


Dap! Guru Young pun singgah di batang pohon Qiang Qia dan Xi Zhau zhau.


"Guru! lama tak jumpa, bagai mana kabarmu!" Tanya Xi Zhau Zhau tiba-tiba melompat dan memeluk sang guru begitu erat.


Grap! Dekap Xi Zhau Zhau. Nampaknya bagi guru Young itu adalah waktu yang tak tepat untuk berpelukan apa lagi tegur sapa.


"Kenapa pangeran Xi Zhau Zhau ada di sini?" Guru besar Young seraya melepas pelukan Xi Zhau Zhau yang terasa menyesakkan dada.


"Ini sungguh buruk! Oh ia mana yang lainnya?" Tanya Guru besar Young celingukan. Qiang Qia pun mulai nenunjuk "Disana, Xing An dan kak pangeran Tang jhan jhu" Tunjuk Qiang Qia. Guru besar Young mengangguk "Ayo berkumpul! Ada hal yang harus ku bicarakan" Jelas Guru besar Young.Qiang Qia pun mulai menyeru Xing An dan Tang Jhan Jhu. Mereka pun mendekati Guru besar Young cepat.


Syut! Syut! Dap! Xing an dan Tang Jhan Jhu pun mendarat di area guru besar Young.


"Mana Putra mahkota?" tanya Guru besar Young mencari. Qiang Qia pun mulai sadar dan ikut celingukan.


"Ah! Ia, kakak... dimana kakakku?" Tanya Qiang Qia panik.


"Kemana perginya putra mahkota?!" Tanya Guru besar Young mencari.


"Mungkin kakakku masih bertarung di area tengah hutan kematian!" Imbuh Qiang Qia mulai menenangkan hatinya. Dalam hati Qiang Qia, ia hanya berharap kakaknya akan baik-baik saja.


"Oh. Begitu ya, hutan ini amat sangat menakutkan setelah kebangkitan para abdi klan iblis lewat jurus pemanggilan jiwa...jadi, aku akan memutuskan, Untuk menugaskan kalian, agar menjauh dari hutan ini... sebaiknya, kalian segera melanjutkan perjalan ke jalur berikutnya... Kami akan menyusul setelah membereskan ritual penyegelan Jiwa para pnghuni alam baka ini" Pinta Guru besar Young. Qiang Qia dan yang lainnya hanya bisa terdiam dan tak berkata apapun. Guru besar Young pun mulai berbalik dan melangkah menjauhi anak-anak tersebut.


"Sekarang, cepat lah pergi! Atau kalian akan terlibat dalam masalah yang cukup besar lagi! lawan-lawan ini takan seimbang untuk kalian" Ucap Guru besar Young lugas. Qiang Qia tiba-tiba saja terbelalak dan ingat sesuatu "Tapi! Putri Satsuki dan kakakku masih ada di sana! Kami tak bisa meninggalkan nya begitu saja" Balasnya, rupanya jawaban itu membuat Guru besar Young berdegup "Degh!" Iapun membelalakan matanya setelah mendengar nama Satsuki. Lalu ia pun membalikan tubuhnya kembali "Apa? Katakan sekali lagi!" Tanya Guru besar Young menatap Qiang Qia serius.

__ADS_1


"Kata-kata yang mana?" Bathin Qiang Qia,


"Benarkah putri Satsuki masih hidup?" Tanya Guru besar Young,Qiang Qia pun mengangguk. Xi Zhau Zhau pun tiba-tiba saja ikut angkat bicara "Benar! rupanya selama ini, selain dia menyamar jadi Master Xitan, dia juga telah menyamar menjadi pengelana dengan pakaian pria yang serba hitam. Aku pikir dia pria, tapi ternyata seorang wanita" Jelas Xi Zhau Zhau.


"Begitu rupanya, jika demikian! Lekaslah pergi, serahkan semua tugas di hutan ini pada kami" Jelas Guru besar Young. Akhirnya Xi Zhau Zhau dan Qiang Qia pun mengangguk, mereka paham dan sesegera mungkin meninggalkan hutan itu ke rute berikutnya.


"Xing An! Kakak Jhan Jhu ayo! Kita lekas pergi sesuai apa yang di perintahkan Guru besar Young.


"Ehm!" Angguk mereka, huli jing pun ikut mengangguk bersamaan.


"Ayo!" Ucap Qiang Qia memimpin rombongan tersebut di depan.


Syut! Mereka pun menghilang saat melompati beberapa batang pohon.


"Berjuanglah para ksatria" Ucap Guru besar Young. Ia mulai melangkah ke arah Tutua li sung dengan perasaan sedikit tenang, ia sangat senang saat tahu keberadaan putri Satsuki yang Ternyata baik-baik saja.


Dap! Guru besar Young mendarat di samping tetua Li sung yang saat itu waspada.


"Apa yang terjadi!" Tanya Guru besar Young, Tetua Li sung yang sedari tadi memasang kuda-kudanya hanya mengangguk "Nampaknya ia akan berubah wujud. Aura Qi nya meningkat drastis, apa lagi... aku tak bisa menyerangnya dalam keadaan seperti itu" Jelas Tutua Li Sung.


"Kalau begitu... sebelum ia berhasil mengeluarkan kekuatannya yang sempurna, kita harus buat formasi jebakan di sekeliling hutan ini! Dengan demikian, saat ia menyentuh bagian dari jebakan itu, ia tak akan bisa meloloskan diri" Jelas Guru besar Young. Tetua Li sung pun mengangguk "Kau benar!" Balas Tetua Li sung.


Guru besar Young pun mulai menyusun strategi yang ia rencanakan dengan cepat.


WHUUUSSSSHHHH!, Hempasan angin kencang mulai terasa makin kuat seiring perubahan yang di alami Kallen. Suara makin mencekam saat pergerakan bumi yang bergetar makin kencang dan membuat tanah di sekeliling Kallen terlepas dan berterbangan di sekelilingnya. Cuaca yang gelap karna aura kegelapan klan ibliss kian pekat dan mencekam.


"Kekuatan macam apa ini?!" Tanya Tetua Li sung panik.


PLETEK! PLETEK! Suara dari hempasan kekuatan Kallen mulai sempurna, tubuhnya kini di balut aura hitam ke biruan, yang artinya Kallen telah mati dalam sebuah penasaran yang sangat besar. Dendam dan nafsu membunuh bercampur jadi satu dan membuat tubuhnya berubah mengerihkan.


"Hahahaha, kekuatan ini...kekuatanku bertambah drastis... aku bisa merasakannya dari telapak tangan ku, Cih... ini sangatlah menyenangkan!Hahahaha!" Bisiknya menatap telapak tangannya yang di penuhu kekuatan tak terbatas.


"Ini sangat mengerihkan" Bisik tetua Li sung terbelalak dan menggigit bibirnya.


Next episode...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2