
Asap menyeruat dan membuat pandangan terhalang, namun saat Satsuki dan yang lainnya menghidari asap itu. Ia di kejutkan dengan suara tawa yang menggema. Tawa itu sungguh membuat Satsuki terbelalak, suaranya sangat ia kenali.
"Tunggu! Aku akan pastikan sesuatu!" Ucap Satsuki. Huli jing pun terdiam.
"Ada apa tuan! Sangat berbahaya jika kamu ada di sini! Kita harus segera pergi ke tempat yang lebih terang" Pinta Huli jing. Begitupun Xi Zhau Zhau.
"Benar..."
"Aku tak yakin! Tapi sedari tadi kita hanya berputar-putar saja di sini! Kita takan pernah pergi kemana pun sebelum kita menyerang sang pemilik ilusi ini!" Imbuh Satsuki, Satsuki mulai melompat ke bawah dan pastikan. Ia mencari dan bersiap menyerang jika itu memungkinkan.
Syuut! Sosok Hitam tiba-tiba melesat, Satsuki pun melemparkan pedangnya ke arah tersebut. Tapi nampaknya tak ada apapun di sana.
"Sial... dia sedang mempermainkanku" Bathin Satsuki.
"Hei payah... apa yang sedang kau rencanakan? Sekarang tunjukan wujud aslimu dan hadapi aku!" Teriak Satsuki.
Satsuki terus berkutat mencari sosok musuh yang bersembunyi dalam asap itu.
"Sial! ada apa dengan asap ini? Sedari tadi, asap ini sama sekali tak hilang secuilpun" Bathin Satsuki.
"Hahahahha, ada apa? Kenapa kau malah diam saja, ayolah... serang aku!" Pintanya, Satsuki mulai berlari cepat ke arah suara itu iapun menebas ke arah tersebut. Dan tiba-tiba, Xi Zhau-zhau datang dengan pedangnya. Ia melompat ke arah Satsuki lalu mengibaskan cepat "Whhuuuussh!" Satsuki merunduk dan mundur.
"Kau! Apa yang kau lakukan?" Tanya Satsuki waspada.
"Aku akan membunuhmu!" Teriaknya seraya kembali melompat dan mengayunkan pedang tersebut.
"Sial! Apa apaan ini! Kenapa bocah ini malah menyerangku!" Tanya Satsuki masih menghindari serangan Xi Zhau zhau.
"Aku akan membunuhmu!" Teriaknya mngibaskan pedangnya lagi, lagi dan lagi. Tapi Satsuki hanya bisa menghindar dari serangan itu.
"Tidak... Xi zhau zhau seharusnya ada di atas dan diam di sana. Lalu bocah yang ada di sini? Siapa dia?" Tanya Satsuki. Satsuki segera mengeluarkan cermin pusaka langit dalam tasnya dan mulai mengarahkan cermin itu ke wajah sang bocah.
"Suut!" Saat cermin di hadapkan dengan sang bocah, yang terlihat disana adalag sebuah kerangka berjalan.
"Cih sudah ku duga! Kalian adalah siluman pengganggu!" Bethin Satsuki. Satsuki segera mengeluarkan mantra peleedaknya dan melemparkannya.
"Seraya mengucap mantra penghancur ilusi. 幻觉释放咒语
Huànjué shìfàng zhòuyǔ!" Ucapnya dan kertas mantra itupun meledak hingga menyeburkan api yang cukup besar, asap menyeruat dari sisa ledakan itu bersama material sisa ledakan yang berfrekuensi tinggi.
Whuuuuuusssshhh!
__ADS_1
Satsuki kembali waspada, ia mulai mengibaskan pedangnya yang tertancap di batang pohon.
Lalu Xi Zhau zhau dan Huli jing turun dari atas pohon ke samping Satsuki.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Xi Zhau zhau.
"Aku baik, lihatlah sekelilingmu dan waspada, musuh kita kali ini adalah seorang pengecut, dia bisa saja menjadi orang yang paling kau sayangi dan dia juga bisa saja berubah menjadi orang yang kau benci. Jadi... kau harus pastikan dengan jelas, jika tidak... habislah riwayatmu!"
"Apakah dia menggunakan ilmu perubah wujud?" Tanya Xi satsuki mengangguk.
"Ya. Begitulah... jadi, berhati-hatilah..." Jelasnya memperingatkan.
"Ung, Aku paham..." Saat mereka sedang waspada, tiba-tiba dataran mulai bergerak.
"Gruduk-gruduk" Dataran mulai bergerak, beberapa tanah retak akibat goncangan besar. Setelah itu yang terjadi adalah... Para tengkorak dari alam baka telah keluar, tangan-tangan putih mereka bermunculan ke permukaan.
"Oh. begitu rupanya" Ucap Satsuki.
"Ini, ini sangat menakutkan! mereka bermunculan begitu saja" Pekik Xi Zhau zhau risih. Ia tampak jijik melihat para tengkorak itu bermunculan begtu saja. Jumlah mereka sangatlah banyak hingga tak terhitung.
"Tunggu apa lagi, ayo gerakan pedangmu!" Teriak Satsuki seraya menyerang. Para tengkorak itu sungguh sempurna, mereka di lengkapi dengan pedang dan prisai perang.
"Berhati-hatilah, aku akan segera mencari pengendalinya dan segera memusnahkannya!" Ucap Satsuki.
"Lakukan yang terbaik pendekar!" Teriak Xi Zhau zhau.
Huli Jing pun ikut berperang melawan para tengkorak itu. Ia mengibakan ekor-ekornya dan menggigiti para jasad yang tersesat itu.
Nanpaknya itu adalah para prajurit perang yang mati di hutan ini, dan rohnya di manfaatkan sang pemilik ilusi untuk membantunya dalam bertarung.
"Srang! Srang! Bruuuk! Usai di tebasi para tulang-tulang itu pun berhambur terpisah, namun beberapa saat kemudian tulang-tulang itu kembali bersatu dan tak ada habisnya.
"Mengerihkan. Ini mengerihkan sekali!" Bathin Xi Zhau zhau seraya tak henti mengibaskan pedangnya.
"Pangeran Xi. Bertahanlah... tuanku akan segera menemukan penyebab kenapa mereka terus bangkit dan tak mati!" Jelas Huli Jing.
"I-ia aku paham" Balas Xi Zhau zhau kembali menyerang.
Sedangkan Satsuki yang bertarung habis-habisan itu sibuk mencari keberadaan pemilik kekuatan pengendali ilusi jiwa itu.
"Keluarlah! Dasar pengencut! Apakah kau tidak percaya diri pada kekuatanmu hah?!" Olok Satsuki.
__ADS_1
"Jika kau takut aku akan mengalahkanmu. Maka, diam dan bersembunyilah! tunggulah di sana, sebab kekalahanmu akan segera tiba..." Olok Satsuki. Tiba-tiba, dahan yang satsuki perhatikan sedari pun bergerak dan membuat Satsuki yakin bahwa ia ada disana (Sang pengendali)
Satsuki segera melompat ke arah tersebut dan benar saja. Ia sedang menggerakan jemarinya dengan seutas benang mantra untuk menggerakan para tulang benulang itu.
"Oh. Disini kau rupanya?' Tanya Satsuki.
Seseorang yang misterius itupun akhirnya terkuak.
"Hahahaha, kau sungguh cerdik, bagai mana kau bisa menemukanku?" Tanya orang itu
"Tentu saja dari suaramu. Tapi, kau termasuk iblis yang mengerihkan juga ya? Kau hanya bisa bertarung di balik jari-jarimu, kenapa kau tak gunakan pedangmu dan melawanku secara langsung" Ucap Satsuki mengandung nada cemoohan.
"Heh. Kau pikir aku tertarik"
"Hei. Cang Un.. Lepaskan lah jiwa jiwa itu. Mereka tidak bersalah, setidaknya biarkan mereka tenang di alam baka"
"Hahahahaha, kau salah... kemampuanku adalah menghidupkan yang sudah tiada. Dan aku akan memanggil Lon Ge bersaudara untuk membalaskan dendamnya padamu!" Ucap Cang Un. Satsuki mundur ketika Cang Un melempar asap ke hadapannya.
Whuuuussshhh
Tiba-tiba...
Musuh yang sama mulai muncul, seperti yang Cang Un katakan. Lon ge bersaudara mulai muncul kembali.
"Apa? Ini menyebalkan!" Bathin Satsuki.
Lon ge membuka matanya dan mulai menyapa "Hai... kali ini aku akan membunuhmu. Benarkan adik?"
"Tentu saja! Kakak ayo kita serang!"
Next episode...
perjalanan makin terhambat, watku makin menipis, sasaran utama klan iblis adalah kerajaan Xi. Di tempat itu, seluruh pusaka dan bast spirt terkuat di tempatkan.Hingga mempermudah dalam peluasan kekuasaan. Semoga perjalanan putra mahkota Qiang Gu dan rekan-rekannya tidak terhalang hingga lebih mudah membantu pertempuran besar yang akan terjadi beberapa saat lagi.
Bersambung...
Maaf membosankan, soalnya temanya balas dendam. Jadi dari satu dendam di balas dengan dendam, maka akan menghasilkan dendam lainnya. Itulah dendam, takan pernah usai hingga hari akhiir tiba.
Salam autor...
love you para leader ...😘😘😘
__ADS_1