Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Balas Demdam #4


__ADS_3

Dendam Sang putru


Part #57 -Balas dendam #4-



Setelah mendapatkan informasi terkait penculikan itu. Putri Satsuki segera berangkat menuju tempat yang di maksud itu.


.


.


.


.


Pulau iblis kegelapan...



Master, Anda yakin akan masuk ke pulau tersebut? Tanya Jade Long.


" Ya, Aku harus segera menyelamatkan adikku" Balas putri Kuai.


Lalu, Apakah anda akan bertaruh untuk bertukar satu nyawa dengan ratusan Ratusan juta umat manusia?


" Aku takan sebodoh itu... Apapun yang terjadi, Aku takan mungkin membiarkan adiku mati... Aku akan lakukan apapun untuk keselamatannya" Imbuh Putri Kuai.


Kerajaan Kegelapan Milik Raja Iblis...



"Tuan... Nampaknya kita akan segera mendapatkan apa yang kita inginkan" Ucap Ye Lung.


" Hmmm, Setelah menunggu Ratusan juta tahun, Akhirnya... kini tiba waktu kebangkitan klan kita..." Balas Sang Raja iblis kegelapan.



" Setelah Putri Kuai Sammoro menyerahkan kedua batu dewa itu , Sebuah keajaiaban akan muncul, Naga agung akan muncul dan mengabulkan apapun permintaan kita, Dan permintaan pertamaku adalah memusnahkan umat manusia... kelak bumi ini Akan di penuhi keturunan para iblis yang berkualitas! dan Makmur! Kita tak akan di batasi prisai untuk berpindah simensi !!! Hahahahahaha Kita akan menguasai dunia dan menguasai dimensi waktu! Kita akan hidup lebih leluasa...Hahahaha!"


Saat tawa sang Raja iblis mengguncang isatan kegelapan. Tiba-tiba Seseorang datang dan bicara lancang langsung ke intinya.


" Heh! Mimpimu sungguh terlalu tinggi!" Pekik Putri Kuai yang tiba-tiba muncul dan memecah suasana.


Raja iblis menoleh dan tersenyum...


" Wah. Kau sudah datang, Putri kuai sang Dewa perang? Demi adikmu, Nampaknya nyawapun siap kau berikan ahahahhaha!" Balas Raja Iblis memperolok Puti Kuai.


Kemudian Saat sang putri kuai mendekati Raja iblis pulau kegelapan. Para Jendral petinggi Klaan iblis yang terdiri dari Ye Lung , Ye Lon, Ye Hoe, Ye Rin dan Ye zhin menghadang seakan memberi prisai.


" Heh, Ini kah kemampuan kalian?" Tanya putri Kuai.

__ADS_1


" Jaga bicaramu!" Pekik Ye Rin seraya mengeluarkan tombak panjang yang Runcing dan menyerang putri Kuai.


Syuut! Putri Kuai mengelak, Ia melompat ke udara dan menapaki kepala dari Ye Rin ' Drap!" Kerasnya tepakan kaki Putri Kuai membuat Ye Rin terjungkal dan hampir mencium tanah.


" Kau!" Yerin berbalik dan Putri Kuai melesat Cepat ke arah Singgah sana Raja Iblis.


" Nae Jime! Lepaskan Adikku!" Seraya berlari cepat dan mulai mengeluarkan pedang dari sarungnya.


Pedang di ayun dan melesat hendak menebas Leher sang Raja iblis kegelapan "SREENG! Hyaaaaaa!! Putri Kuai meloncat dan TINGK!! percikan Api mulai keluar saat pedang Putri Kuai di hentikan oleh pedang Ye Zhin.


" Lawanmu adalah kami!!"


Degh! Putri Kuai tersentak dan mendarat. Ia mulai melompat mundur ke belaksng.


Dap! Dap!


Cih, Seharusnya aku pancing dengan ini. Putri Kuai mulai mengeluarkan dua batu yang istimewa tersebut.


" Kalian ingin ini? Sekarang ayo kita bertukar"


Degh! Melihat dua batu ada di genggaman tangan putri Kuai membuat siapapun buta dan ingin memilikinya.


" Berhenti! Jaga sikap kalian! Aku akan beri sebuah sebuah penawaran, Keluarkan tiga Raja dan Satu pangeran. Baru aku akan menyerahkan dua batu Dewa ini" Jelas Putri Satsuki.


Nae jime (Raja Iblis kegelapan) tersenyum " Hahaha, Kau sungguh cantik dan cerdas. Baiklah aku setuju, Kau memang wanita yang menarik" Gumam Raja iblis kegelapan.


Heh, Semoga jebakanku berjalan lancar... Panik putri Kuai.


" Ye long, Ye Zhin, Ye Hoe! Bwa tawanan kita. Pastikan mereka baik-baik saja!" Ujar Raja iblis kegelapan.


" Pu-putri Kui! Tolong kami!" Seru para kaishar.


BRUGH! Ketiga Raja itu di dorong hingga jatuh tergeletak di lantai.


" Ahh!" Pekik mereka.


" Kemarilah, Serahkan Batu Dewa itu!" Tangan Nae Jime menengadah.


Putri Kuai langsung tersenyum... " Hahahaha, Aku tak sebodoh ini, Mana adikku?" Pinta Putri Kuai.


" Adik, Oh... Ya. aku lupa. Tapi... Sebelum aku serahkan Tubuh Adikmu, Bagaimana jika kita bermain-main sebelum kehancuran umat manusia di gelar. Ambil Tiga raja bodoh itu sekarang!" Pekik nae Jime.


"Oh, Siasat apa yang sedang kau susun, Kelihatnnya sangat membuatmu tertarik. Jede Long! Bawa Para Raja ke tempat yang aman!"


" Baik master!" Mereka mulai di bawa Jade keluar dari istana kegelapan tersebut.


Setelah itu mulai terasa Hening ditengah kerajaan iblis tersebut...


" Apa maumu... kembalikan adikku sekarang!" Ucap Putri Kuai. Lalu Nae Jime mulai memulai permainnanya dan ia mulai berubah menjadi mahluk yang sangat menyeramkan.


__ADS_1


Degh! Putri Kuai berdegug saat melihat perubahan Nae jime dari sosok Pria tampan , menjadi mahluk yang sangat mengerihkan dan besar. Tubuhnya mengeluarkan bau busuk yang sangat menusuk hingga membuat putri Kuai berusaha menahan napsnya.


Mahluk apa sebenarnya dia!! Bathin Putri Kuai.


" Sial! Kemblikan adikku!" Putri Kuai kembali berlari menghampiri tubuh Nae jime yang berbau tak sedap.


" Hahahaha, Kau sungguh berani ya menyerahkan batu dewa itu langsung padaku"


Situasi ini sungguh berbeda dengan perkiraanku! Bathih putri kuai.


SYUUUUUTTT!


Pedang mulai mengayun.


Whooossshhh! Pedang melesat cepat menuju arah Wajah Nae jime yang mengerihkan itu.


TINGH! Hanya dengan satu jentikan jarinya saja membuat Pedangnya terhempas .


" Hahahaha, Dari awal aku sudah tahu, kau hanya datang untuk mengulur waktu, Tapi sebenarnya kau hanya ingin mempermainkanku! Kalau begitu... inilah bayarannya! Grauk!"


" Ahghh!" Pekik Putra mahkota yang mulai di gigit oleh taring Nae Jime.


" Kau! Jangan sembarangan!" Teriak putri Kuai seraya melepar beberapa pukulan *** jutsunya.


" Hahahaha ( Nae jime malah senang), Setelah aku mengigitnya, Ia takan bisa hidup... Racun akan cepat menyebar dan membunuhnya, Apapun takan bisa menolongnya. Kecuali dengan tubuhmu... Racunku akan menjadi kutukan kematian. Aku suka, Apakah kau akan melakukannya demi hidup adikmu?"


Tak! Tak ! Buuaaaakk!


Keterlaluan!! Bagai mana bisa penawarnya segila itu! Ini Sungguh tak lazim...Aku tak mungkin berhubungan badan dengan adikku sendiri!! Bathin Putri Kuai.


Tubuh kecil dengan tenaga luar biasa sudah mengamuk sedari tadi, Dan kini mulai sampai pada batasannya... Ia Berjuang sekeras mungkin untuk menyelamatkan adiknya Itulah putri Kuai. Ia berusaha mengalahkan monster besar yang menjijikan di hadapannya saat ini. hingga ia kehabisan tenaga.


Hosh! Hosh! Sepertinya. Jika aku terus bertahan, Takan ada titik jenunya. Maka aku akan lakukan ini...


Putri Kuai mulai mengigit jemarinya dan darahpun mulai keluar.


Guru, Dewa Lau Maafkan aku...Karna aku mengingkari janjiku...


Ia mengeluarkan dua batu dewa itu dan mendekatkannya, Darah di tetesakan dan Ritualpun di selenggarakan. Ia membuka segel permohonannya dan membuat Nae jimee marah " Kau hentikan!" Nae Jime meraih batu yang mulai bersinar terang bersama angin yang kencang. Istana tersebut mulai hendak roboh karna gempa hebat.


BRRZZZZZHHHHH!


tangan Nae jime terhempas. Silaunya Cahaya yang keluar dari dua batu yang saling bertentangan itu membuat lima jendral petinggi klan iblis mulai terbakar. Tapi tidak dengan Nae Jime. Ia berusaha menghentikan tiga permohonan yang akan segera terkabul itu.


Whoooosssshhh...


CLIIIIINGG! cahaya bersama asapnya mulai muncul...


" Siapa yang berani membangunkanku?!" Pekik Sang Dewa yang mulai keluar dari kedua patahan batu tersebut"


Putri Kuai dan Nae jime terbelalak.

__ADS_1


" Inikah, Dewa Shenlong.... Si dewa kebijak pembawa pertolongan?!"


- Balas Dendam Part#4 The End-


__ADS_2