Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
eps 1


__ADS_3

FLAS BACK ON


Tet... tet.... bel istirahat berbunyi


" baik anak anak palajaran hari ini samapai di sini dulu. selamat pagi." guru


" pagi bu " ucap semua murid kecuali elis.


biasanya kalo istirahat elis gak pernah ke kantin tapi karna dia gak sarapan dan gak bawa bekal


akhirnya dia memutus kan pergi ke kanti. di perjalanan


elis melihat laki laki yang sangan di cintai nya tapi laki laki itu terlihat sedang berpelukan dengan musuh bubuyutan elis


tampa mengganggu mereka elis berjalan ke kls dia mengabaikan bisik bisik orang di koridor dan perut nya kosong.


sakit pasti:(


FLAS BACK OF


Pikiran elis masih berkecamuk dan TIBA TIBA dari arah berlawanan ada mobil boxs yang lewat dan


BRAKKKKK


tabbrakan pu tak terelakkan


elis tidak bisa merasa kan apa pun


tapi hati nya masih berkecamuk


dan hanya satu kalimat yang di ucap kan nya


" maaf in elis momy elis sayang momy


dady tunggu elis" tidak peduli ada yang mendengarnya atau tidak. tapi detik berikut nya elis terseyum dan gelap buram


lama kelamaaan


terdengar suara suara yang aneh menurut nya


***belum saat nya***


hanya satu kalimat dan


" selamat yangmulia anak anda perempuan" tabib

__ADS_1


" benar kah tapi kenapa dia tidak menangis" ucap sanga raja kerajaan wang.


" maaf yang mulia mungkin sang putri bisu" tabib


Deg bagai di sambar petir semua yang ada di kediaman permaisuri wang terkejut tak terkecuali sang ibu .saat semua sibuk dengan pikiran nya


pelayan pribadi selir ying dan selir wai masuk keruangan terburu buru.


" maaf.. .atas kelancangan... kami yang mulia " pelayan


" ada apa cepat katakan !!!" potong sang raja cepat.


" selir ying dan selir wai telah melahirkan yang mulia" ucap sang pelayan tertunduk


mendengar itu semua yang ada di kediaman permai suri pergi ke kediaman para selir.


meninggalkan permai suri dan sang putri


" sayang nya bunda ..... jangan nangis ya" ucap sang permai suri sambil menangis


setelah lama termenung akan nasib nya elis pun sadar.mendengar tangis sang bunda


" bunda" ucap elis pelan tapi masih bisa di dengar sang bunda bak di sambar petir di siang bolong sang bunda terkejut bukan main . bagai mana tidak terkejut bayi yang baru lahir bisa bica tapi sang bunda tidak mempermasalah kan itu lagi.


" iya sayang ini bunda" ucap sang bunda


tangis sang bunda pecah,mengingat sang suami yang lebih memilih para selir.


dengan menahan air mata sang bunda pun menceritakan dari awal kelahiran elis.


tidak peduli elis paham atau tidak


dari sini elis berpikir bahwa sang ayah hanya memandang pisik.


" bunda angan bilang ama ayah aku dah isa bicala ya" ucap elis dengan gaya khas anak kecil


" iya sayang bunda tau maksud kamu " ucap bunda.


" pelayan.... pelayan " panggil sang bunda dan pelayan pribadi sang permai suri pun datang


" hamba yang mulia" ucap sang pelayan sambil menghorma.


" siap kan air hangat untuk ku dan putri ku


serta pakaian buat kami," ucap permaisuri

__ADS_1


" baik yang mulia" ucap sang pelayan sambil menuju kamar mandi.


15 menit berikut nya


" semua sudah siap yang mulia" ucap sang pelayan


" baik lah" sang permai suri pun memulai ritual mandi nya sambil bernya nyi.


DI LAIN TEMPAT


#KEDIAMAN PARA SELIR


Di kediaman para selir tangis anak kecil menggema


dan hawa penuh dengan ke bahagiaan.


" yang mulia apa nama yang akan kau beri kepada putra putri mu" ucap sang kasim.


" maaf yang mulia atas kelancangan hamba


hamba hanya ingin mengatakan bahwa. putri anda dari selir ying dan selir wai memiliki kesamaan elemen" ucap sangkasim


" apa elemen para putri ku" ucap sang raja


mendengar kalimat itu selir ying dan selir wai bahagia karna raja mengakui putri mereka.


" putri yang mulia memiliki 3 elen" tabib


Deg semua orang terkejut bagai mana tidak


orang yang memiliki 2 elemen saja sudah termasuk jenius INI 3 elemen.


" elemen apa saja itu" ucap sang raja di tengah tengah ke bahagian nya.


" elemen air,api dan tanah" ucap sang tabib


lagi lagi orang orang di buat terkejut karna elemen api adalah elemen sang raja.


" baik lah akan ku beri mereka nama WANG CILI dan WANG CELI" Ucap sang raja dengan menekan kan nama anak dari para selirnya.


selir ying dan wai yang mendengar itu terkejut bukan main. bagai mana tidak untuk manyandang marga wang sangat lah susah.


" terimakasih yang mulia" ucap selit ying dan wai bersamaan.


"maaf yang mulia bukan hamba lancang

__ADS_1


bukan kah permai suri juga telah melahir kan" ucap selir ying hati hati.


DEG


__ADS_2