
Dendam Sang Putri
Part #46-Kembalinya sang putri sampah-
* * .*
Syuuuutttt...
Binatang kontrak ke tiga berhasil masuk kedalam cincin monster Milik Satsuki.
" Putri Satsuki..." Ucap Lee dong Feng.
Satsukipun menoleh, Wajahnya datar dan cenderung Acuh.
" Hei, Kau sungguh angkuh, Kemarilah... Ada yang ingin aku tinjukan padamu" Satsuki masih acuh, Ia berjalan menuju rombongangnya.
Gyuut! Lee dong Feng mulai menggenggam pergelangan tangannya. Mendapat perlakuan tersebut membuat Satsuki kembali marah , Ia mengepalkan tangannya dan melemparkannya ke wajah sang pria tak sopan itu.
WHOOOSSH! saat kepalan tangan itu melesat cepat. Tiba-tiba satsuki kaget pada apa yang Lee dong Feng perlihatkan.
Degh!
" Apa ini?!" Tanya Satsuki seraya menurunkan amarahnya. Lee dong feng mencengkram sebuah benda yang mirip dengan boneka.
" Ini Adalah Spirt Legend. Kau masuk ke dunia bawah sadar, karna mahluk ini..."
Satsuki kaget dan mulai menggenggamnya
" Mereka terlihat sangat bodoh!"
Lee dong feng terkekeh " Meski tampak bodoh tapi mereka adalah mahluk paling berbahaya, Bahkan keberadaannya malah di musnahkan" Jelas Lee dong Feng.
" Benarkah? Apakah kau bisa bicara??" Tak! Satsuki mencentil wajah sang Spirt legend keras hingga ia berdencit " Piiip! Piiip!" Pekiknya.
" Hey, Apakah kau tidak bisa memperlakukan semua binatang Spirt dengan lembut? Kau sungguh garang!"
" Apa kegunaan Spirt ini?!"
" Apakah kau tertarik untuk memilikinya?" Tanya Lee dong Feng.
" Jika dia berguna bagiku, aku akan menyimpannya"
" Spirt ini adalah mahluk perncuri titik pokus. Jika ia di gunakan dalam pencurian rahasia, ia akan berguna... Orang yang terkena sihirnya akan mengatakan apa yang mereka ketahui"
__ADS_1
" Sehebat itukah binatang kecil ini?" Tanya Satsuki seraya menyentil dan mencubiti gemas.
" Piiip, Piiiip!"
" Tapi aku sarankan , Sebaiknya jangan pernah memilikinya. Selain mereka sangat licik, Mereka juga bukan tipe binatang kontrak penurut. Mereka senang berontak dan bisa membunuh lawannya hanya di mimpi. Mereka adalah pengendali ilusi dan mimpi"
" Bagus, Aku sangat membutuhkan Bast spirt seperti mereka"
Demi meluruskan ambisiku... apapun akan aku lakukan... Bathin Satsuki...
Tak lama setelah Satsuki mencengkaram spirt tersebut, Beberapa binatang serupa mulai berkumpul.
Binatang yang saat itu di genggam Satsuki berontak karna melihat mahluk sejenisnya teus mengikuti langkah Satsuki.
" Tunggu putri satsuki, Kupikir mereka adalah kluarganya... sebaiknya jika kau sungguh ingin menjadikannya binatang kontrakmu... Biarkan mereka berpisah dulu. Biarkan mereka saling pamitan dulu" Satsuki tersenyum dan segera mengarahkan mahluk kecil pencuri titik pokus itu ke arah sauaranya.
Mereka berpelukan persis seperti manusia yang akan berpisah dengan saudaranya.
Akhirnya makhluk itupun di bawa pulang ke rombongan Satsuki.
Lee dong Feng memperingatkan untuk tidak menggunakan mahluk itu sembarangan. Sebab bisa jadi gawat jika seluruh otang sampai tahu, terutama pihak kerajaan, Karna binatang tersebut di samakan dengan binatang pemberontak. Siapapun yang memiliki ikatan dengan binatang tersebut. Maka hukumannya adalah penggalan kepala.
* * * * *
Pelatihan di hutan iblis kematian untuk pengendalian jiwapun berakhir tanpa hasil, Gara-gara terjadi perang Saudara.
Lee dong feng memilih bungkam tentang apa yang terjadi pada Go eun. Hingga saat ini Go Eun tidak di ketemukan.
_____ _____ _____
ISTANA KUAI SAMMORO
Sepulang dari pelatihan , Satsuki saksikan kepanikan Ayah dan Kakeknya yang sedang kalang kabut menunggu kabar dari pihak para Senior Accademy Croos Kultivatum.
" Xi Jai, bagai mana jau bisa seceroboh ini dalam mengawasi adikmu! Padahal, Jika hilang di hutan iblis kematian , maka kita takan bisa kembali lagi! Bagai mana nasib putriku Go Eun... Hiks" Coi Hong Nam sungguh malang, Selain ia harus menerima kenyataan bahwa istrinya mati Suri, Iapun harus mencari anaknya yang entah berantah. Rumah tangga Coi Hong Nam kini mulai sedikit Hancur.
Satsuki berjalan mendekati Singgah sana yang di duduki ayahnya.
" Minggir! Kau tak pantas ada di singgah sana Ratu Kuai! Ini adalah tempatku!" Ucap Satsuki.
" ANAK KURANG AJAR!" Pekik Coi Moo Sha melempar kelima jemarinya ke pipi Satsuki. Sontak Satsuki mengarahkan mata merahnya ke arah sang kakek
Siiiiing! Degh! Mata merah penuh dendam milik Nae Jime membuat Sang kakek terpaku, Ia mulai gemetara.
*Hhmmm! Coi Moo Sha... akhirnya kita bertemu juga. Aku belum lupa bagai mana caramu membuatku terkurung dalam tubuh bocah lemah itu! Hahahahaaha tapi kini aku juga harus berterima kasih padamu... Sebab karna kelakuanmu, Aku mendapatkan Tubuh Tuan yang kuat dengan Kekuatan yang tak terabatas...
__ADS_1
Degh!
Jantung Coi moo sha mulai berdetak cepat seakan takut pada apa yang telah ia lakukan di masa lalu.
Coi Moo Sha. Tunggu pembalasanku! Setelah aku mendapatkan tubuh Asliku. Kau adalah orang pertama yang jadi sasaranku*.
Satsuki berjalan menuju singgah sananya. Para mentri bendahara dan sekertaris kerajaan mulai berjejer membawa buku mereka.
Buku bertumpuk di hadapan Sang Master misterius itu. Satsuki mulai mencermati satu persatu buku di hadapannya. Ia sungguh tercengang tentang pendapatan upeti yang cukup banyak selama Sepuluh tahun terakhir.
" Hei! Coi Hong Nam' Kau kemanakan Uang-uang hasil panen dan upeti para petani? Aku ingin Rincian keuangan ' Bendahara, Ayo... Jelaskan, dimana uang-uang hasil semua ini!"
Bendahara tampak ketakutan. Manik matanya menatap Coi Hong Nam seperti takut akan sesuatu.
Satsuki menatap gelagat sang bendahara " kenapa, Coi Hong Nam mengancammu?!"
Degh! Sang bendahara menunduk. Ia terlijat sangat takut.
" Coi Hong Nam... Jujurlah,,, Kau kemanakan uang-uang ibuku'
Dasar anak tak tahu diri! Akan ku buat kau mati dan menyusul ibumu!
" Ayo katakan!"
" A-aku memakainya untuk biaya hidup kami sehari-hari. Mengurus segala keperluan istana"
" Ooooh. Kukira kalian pakai untuk berhura-hura ... Oh Ia. Ada satu hal lagi. Mulai saat ini, Keuangan ada di tanganku! Kalian harus menyerahkan seluruh uang yang kalian miliki!" Tunjuk Satsuki pada Coi Hong Nam.
" Kurang ajar! Kau pikir siapa dirimu!!" Teriak Xi Jai marah.
" Heh! Beraninya kau membentakku! Aku yang seharusnya bertanya demikian! Kau pikir siapa dirimu! JIKA AKU ADALAH PEWARIS TINGGAL ISTANA KUAI, lalu kau siapa! Bukankah kalian hanyalah penumpang hidup saja! Tak tahu malu!" Lantang Amarah Satsuki meluap-luap.
Coi Hong Nam, Coi Moo Sha, Dan Xi Jai hanya bisa patuh saat menerima hinaan tersebut.
" BESOK PAGI,,, Aku akan lakukan razia di kamarmu, Ruang kerjamu... aula kerajaan dan Pafiliun Harem milik istrimu, Aku akan menyita seluruh aset berhargamu disana!"
" Keterlaluan! Jika sudah berbentuk barang, maka kami berhak memilikinya!"
" Hahahahahaha. kau pikir dengan uang siapa kau pakai itu semua... Kalian hanya penumpang!"
JDEEERRRR!!!
Kelakuan Satsuki kali ini sungguh Liar dan lancang.
Putri lemah, Cuek, pendiam dan Sampah itu, Mulai berubah menjadi wanita kuat tanpa perasaan, Bahkan ke bengisannya patut di sebut seorang Iblis.
__ADS_1
Kembalinya sang putri Sampah The End-