Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Yang tak terduga


__ADS_3

Kallen melangkah menuju area pertarungan Satsuki melawan ibunya.


Whuuuuussshhh! Sambaran petir mulai mengarah ke tubuh Satsuki, Satsuki menoleh cepat ke arah lesatan itu dan BLARRRRR!! Ledakan berfrekuenzi tinggi pun terjadi di hutan kematian tersebut, Booom!! radiasi dari ledakan itu terasa hingga berpuluh-puluh meter dan menghampaskan material sisa ledakan berupa ranting dan bebatuan, retakan daratan yang terbuka karna guncangan yang dasyat itu mulai berhamburan menimpa siapa pun yang ada di sana. Area tersebut hancur hingga luluh lanta dan terbakar habis.


Plaaatkk! Plaaattk! Bunyi api ketika membakar pepohonan.


Whuuusssshhh!


"Huaaaaa... ledakan apa ini?" Teriak Xi Zhau Zhau panik. Ia nunutupi wajahnya dengan lipatan sikutnya. Ia berusaha mundur dan melindungi wajahnya dari tepisan material sisa ledakan.


"Kita harus menghindar! Ayo pergi!" Teriak Qiang Qia menarik tubuh Xi Zhau Zhau. Lalu Xing An juga menarik tubuh Tang Jhan Jhu dan menaikkannya ke punggung Huli Jing.


"Ah! Xing An! Terimakasih!" Ucap Tang Jhan Jhu. Xing An mengangguk "Bukan masalah" Balas Xing An. Huli Jing segera melompat dan menjauhi area tersebut.


Tapi wajah cemas mulai terkias di benak Huli Jing "Ah! Tuan ku?!!Bukankah area itu adalah tempat tuanku bertarung?! Semoga ia baik-baik saja!" Bathin Huli Jing menggumam dengan rasa resah yang cukup dalam.


Merekapun menghindar dari serangan dasyat yang tiba-tiba itu.


Ssssshhhh... Ledakan usai, ledakan itu menyisakan asap pekat yang menyeruat. Siapapun pasti tak akan tahan dengan asap tebal itu.


Jrak!

__ADS_1


Jrak!


Jrak!


Bunyi sepatu yang terbuat dari bambu dan tali injuk mulai terdengar di area ledakan itu. Sosoknya pun tak terlihat, karna tertutupi gelapnya asap sisa ledakan itu. Bayangan itu kian mendekat dan terus mendekat.


"Siapa disana?! Apakah jangan-jangan putri Satsuki??" Tanya Xi Zhau Zhau. Qiang Qia pun memegang pakaian Xi Zhau Zhau dan melerai nya untuk tak masuk ke area itu.


"Tunggulah, apapun bisa terjadi di medan perang ini! Jadi, jangan ambil langkah yang salah" Pinta Qiang Qia. Xi menatap raut Qiang Qia yang sama cemasnya dengan Xi Zhau Zhau. Xi Zhau Zhau pun mengangguk. Dan menatap kembali ke tempat ledakan tersebut.


Whuuuusssh... Angin tipis mulai terasa meniupi asap itu hingga menipis dan perlahan hilang.


"Apa?! Dimana putri Satsuki?" Kaget mereka dengan mata yang terbuka lebar.


Pria itu adalah Kallen yang siap mencabik siapapun terurama pendekar berjubah hitam. "Heh! Keluarlah! Kau tikus busuk!" Teriaknya menggema hingga dataran itu kembali bergetar.


Xing An, Xi Zhau Zhau, Qiang Qia dan Tang Jhan Jhu mulai bisa menyimak hal apa yang telah terjadi. Mereka bersembunyi secara terpisah di hutan tersebut.


GLUK! bunyi saliva yang di teguk dengan susah payah itu terdengar dari tenggorokan setiap orang yang ada di sana.


"Siapa dia... dia sangat menyeramkan?! kekuatan nya sangat kuat... bahkan tubuhku saja mulai gemetaran..." Bisik Qiang Qia memegangi pedangnya yang terasa dingin saat ada ia genggam karna terlalu gugup. XI zhau Zhau yang saat itu ada di sampingnya pun mulai merasakan aura dingin yang menyeruat dan terasa membuat merinding sekeliling.

__ADS_1


"Aku... aku juga tak bisa membohongi hatiku. Aku pun amat sangat ketakutan sama denganmu, tapi... jika kita menyerah sekarang. Maka sama saja, kita mati saat ini juga..." Jelas XI Zhau Zhau meremas dadanya yang mulai terasa sesak.


"Kita tetap akan mati... mundur atau menyerangnya!" Balas Qiang Qia. Xi Zhau Zhau pun mengangguk.


"Kalau begitu... ayo!" Angguk Xi Zhau Zhau hendak turun, tapi saat hal itu akan terjadi, entah kenapa tiba-tiba saja sebuah kertas mantra berwarna kuning terlempar ke arah Kallen dan meledak.


BOOOM!! Kertas itu meladak dan membuat Kallen tercengang.


"Keluar kau! Aku sama sekali tak mempan melawan mainan murahan seperti ini! Cih... apakah kau takut melawanku?!" Tanya Kallen mencari keberadaan seseorang yang melempar kertas mantra itu.


Tak berselang lama, seseorang itupun mulai turun dari ketinggian dan mulai mendarat di depan laki-laki tersebut.


"Hub!" Seseorang itu turun bersamaan dan membuat Xi Zhau Zhau dan yang lainnya merasa kaget.


"Ah! Mereka kenapa mereka ada di sini?!" Tanya Qiang Qia keheranan.


"Kami datang! dan akan menyegel kelian semua!" Pekik para bantuan yang tak terduga itu.


Next episode...


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2