
setelah membaca kitab yang permaisuri berikan ke pada elis. elis mulai berpikir,
'kalo ini memang seperti yang di novel fantasi bukan hal yang sulit bagi ku untuk menguasai ini.
tapi kalo tidak salah tabib mengatakan bahwa aku tidak memiliki elemen. aku gak percaya, aku akan lanjut memebaca kitab ini'.elis
ELIS
Aku membaca kembali kitab yang bunda beri
di dalam dunia ini semua anak lahir dengan elemen tidak ada yang tidak
" aku ilang uga apa" ucap ku
untuk mengetahui elemen yang kita punya
kita bisa mencoba dengan duduk bersilah
kosong kan pikiran , rasakan energi di sekitar mu
dan pikirkan lah beberapa elemen
__ADS_1
aku mengikuti semua cara yang ada di buku
aku merasakan energi yang besar, aku mulai membayangkan air , dan benar saja ada air di tangan ku. aku akan membunuh kasim sialan itu berani sekali dia mengatakan aku unelemen.
ku coba lagi dengan cara yang sama lagi dan lagi
aku terkejut bukan main bagai mana tidak aku bisa mengeluarkan semua elemen kecuali,darah cahaya dan kaca. kuputus kan untuk membaca kitab tadi.
untuk mengetahui kita memiliki elemen langka seperti elemen kaca , cahaya dan dara. kita membutuh kan benda uji coba , seperti apa pun yang mengandung darah , kaca dan sesuatu yang terluka. pusat kan pikiran mu kepada benda itu
dan gerak kan lah sesuai kehendak mu.
aku mencoba hal itu dengan elemen kaca terlebih dahulu. kilihat serpihan kaca di dekat kursi yang sebelumnya ku duduki. kupusat kan pikiran ku
serpihan kaca tersebut terbang. aku mengucap kan satu kata lag menyatu lah dan serpihan kaca tadi menyatu. aku meraih kaca tersebut, ada satu kalimat yang ku dapat di dalam kaca tersebut
' latih lah elemen mu aku percaya kamu lah orang nya' ku baca dalam hati. ini berarti elemen yang kupunya belum sepenuh nya bisa aku kendalikan aku akan berusaha.saat aku masih memikirkan hal tersebut , pikiran ku terbagi saat melihat seekor kelinci sedang berkaliaran di taman '
bagai mana disini ada kelinci bahkan satu rumput pun tak ada yang tumbuh disini , kecuali mawar merah hasil elemen tumbuhan ku tadi, mungkin aku bisa mencoba elemen darah pada nya hehehe' ucap ku dengan muka sla psikopat
kupusat kan pikiran ku ke kaki kelinci tersebut
__ADS_1
dan ya kelinci tersebut diam di tempat. kuarah kan darah kelinci maju mundur dan kelinci tersebut melakukan hal yang sama. aku menyudahi hal tersebut karna takut membunuh kelinci tersebut
saat aku masih memikirkan elemen yang kupunya
kelinci tersebut menghampiriku dan mengatakan'selamat putri xiao anda sudah bisa menggunaka elemen putri sekarang tingga satu elemen lagi' kata kata kelinci membuat ku hampir berteriak.' kau bisa bicara' ucap ku dalam hati sakin terkejut nya.
' tentu aku akan menjadi kelinci percobaan putri selama satu bulan ini jadi manfaat kan satu bulan ini untuk melatih elemen langkah putri' ucap kelinci tersebut pada ku melalui pikiran. ' baik lah'.gumam ku . kubayang kan kaca yang tadi dan ku arahkan ke kaki kelinci tersebut.
saat kubuka mata ku kulihat kaki kelinci tersebut sudat terpisah dengan tubuhnya .
aku terkejut karna aku belum bisa mengendalikan elemen ku. tapi kulihat kelinci tersebut malah teterseyum.
'apa kau gila kaki mu terpotong dan kau malah terseyum' ucap ku dengan keringat bercucuran
'tidak apa apa putri sekarang coba lah elemen cahaya mu' aku langsung melakukan yang kelinci bilang karna aku sangat takut.
kubayang kan kaki kelinci yang putus dan ku ucap kan tersambung lah cahaya putih ke emasan menyelimuti kelinci tersebut . dan saat aku membuka mataku kulihat kaki kelinci tersebut sudah menyatu.
'anda sudah bisa mengendalikan elemen cahaya anda putri, sekarang baca lah lagi kitab yang ratu beri dan baca lah tentang pengendalian alam
,pengendalian tumbuhan , pengendalian cuaca, dan pengendalian tumbuhan. aku prihati melihat taman ini.'ucap kelinci sambil menatap taman seolah seolah itu merupan hal yang sangat berarti untuk nya
__ADS_1
dan aku menurutinya aku mrmbaca kembalu buku nya ibunda beri. aku melupan asal usul krlinci bermata biru itu. mengingat dia bisa bica
ELIS END🧩