Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Balas Dendam #2


__ADS_3

Dendam Sang Putri


Part #55 -Balas Dendam #2


Langit Chang Chon...


Whooooosssh! Kepakan Ice mulai sedikit melambat dan ia hendak menukik tajam ke area gubuk kematian , Di mana ibu satsuki meregang Nyawa.


___ ___ ___


Ibu Syuri panik...


" Mau kemana kita *** ?" Tanya Sang nenek, Ibu Suri merasa khawatir.


" Cih, Bahkan kau tak malu mengkuiku sebagai cucukmu? Bukankah kau tak menginginkan kelahiranku, Wanita Iblis, Manusia macam apa kau ini!" Bentak Satsuki.


" Jika kau ingin mencari jasad ibumu... maka aku akan menunjukannya" Jelas Sang Ibu Suri.


Degh!


" Jasad ibuku? Cih, Bukankah abu ibuku ada di dalam gubuk kematian?" Tanya Satsuki, Ibu suri menggelengkan kepalanya.


" Tidak, Abu yang ada di sana adalah milik pelayan setianya. Itu adalah Abu milik Xing Yan"


Degh! Satsuki terbelalak, Ia amat marah dan ingin menjatuhkan ibu suri ke tanah sekarang juga.


" Keterlaluan!! Kalian tega sekali memisahkan kasih sayang sang ibu dengan kematian!! Kau bukan manusia!! Tunjukan dimana ibuku berada!" Amarahnya meluap-luap hingga Ibu suri menunduk.


" Jasadnya tersimpan rapi di Menara Tujuh pagoda Suci. Bast Spirtnya tak ingin mengkremasi Jasad ibumu, sebelum ibumu berhasil bertemu dengan putrinya" Jelas Sang Ibu suri.


" Benarkah?"


" Jika kau tak percaya pada kata-kata Nenekmu ini, maka kau bisa membunuhku sekarang juga" Pintanya.


" Heh. membunuhmu sekarang juga? Sungguh ? Aku takan sungkan setidaknya, Dendam ibuku terbalaskan, Tapi... Aku rasa tidak menarik, Kau pikir aku akan membunuhmu dengan mudah? Kau harus membayar atas apa yang telah kau lakukan pada ibuku, Racun yang kau berikan padanya hampir membunuh Anaknya juga, Bagiku tak mudah menjalani hari-hariku sebagai seorang pecundang. Yaaa... tapi aku harua bersyukur. Sebab tuhan belum mengijinkanku mati di tangan kalian..."


" Maafkan aku... Aku sungguh menyesal"


" Terlambat! Ice putar arah, Kita akan ke Area menara Tujuh pagoda suci"


" Baik master" Ice putar haluan. Kini mereka mulai menuju ke area tujuh menara Suci di perguruan ACK ( Akademi Croos Kulitivatum) .


Beberapa menit kemudian...


" Bigh! Keluarlah!" Monster ke tiga mulai keluar.


" Siap dengarkan perintah master" Ucap Beigh.


" Jaga disini... jika ada yang berani masuk, Bunuh! Jangan biarkan mereka masuk dengan mudah" Jelas Satsuki.


" Baik..."


GOOOOAAARRR! api suci dari dalam tubuh Beigh mulai keluar dan membuatnya bercahaya.


" Jangan buat aku kecewa... kau adalah bagian dari andalanku kali ini, Lakukan yang terbaik..."


" Baik maater..."


Ice mulai terbang ke langit menara...


Whooossh! Ice terbang masuk menara tersebut melalui celah kaca yang telah pecah.


Sebelum itu Satsuki memasang Bast Spirt yang ia dapat di hutan kematian sebagai tameng kalau kalau ada pihak kerajaan yang datang menyerang tiba-tiba.


Dalam menara tersebut...


Master, Ada yang aneh, Kali ini aku sama sekali tidak berubah menjadi burung kecil . Ucap Ice.


" Ini aneh. Nae jime kau mendengarku?"


Tentu... ini terjadi karna Spirt tersebut sudah menunggu kita di bawah... Ia sangat menantikan hari ini tiba. Nae jime.


" Benarkah?"


Dasar Menara...


Pintu Besar di dasar menara itu mulai terbuka seperti sedang mengarahkan langkah Ice Beserta tuannya...


.


.


.


.


.


Beberapa menit kemudian mereka mulai berdegug... Mereka telah sampai di sebuah ruangan yang Sangat indah.

__ADS_1


Jika dulu tempat itu adalah kawasan yang di penuhi api abadi, maka saat ini adalah kebalikannya , Ruangan tersebut sangatlah berbeda.



" Dimana ini" Ucap Satsuki, Tempat tersebut nampak asing baginya.


" Ini adalah tempat di mana ibumu di semayamkan..."


" Benarkah? Bagai mana tiba-tiba saja tempat ini di penuhi bunga Satsuki? Sakura... dan Kakao merah yang berterbangan..." satsuki sungguh heran, Beberapa minggu yang lalu tempat tersebut sangatlah mengerihkan, Tapi kali ini ada yang berbeda.




" Indah bukan? Ini lah tempat yang telah di siapkan Bast Spirt untuk tuannya... Ia ingin mengkremasi ibumu setelah anaknya tahu hal sebenarnya .."


" Hal sebenarnya! Jangan bertele-tele lagi! ... cepat katakan apa yang terjadi sebelum ibuku mati!"


" Jangan marah, Kau pasti ingin melihat ibumu... Ayo, berhenti di bawah bunga Satsuki" Ujar Ibu suri.


Mereka mulai terhenti di sebuah peti mati mati .


BRUGH! rasa penasaran di hati putri satsuki membuatnya memberanikan diri untuk membuka peti mati itu.


Degh! Putri terbelalak...



I-ibu... Ca-cantiknya dirimu... Bathin satsuki



Whoooossh!


Saat peti terbuka, Datanglah sang naga yang sering di sebut Jade Shaddow.


Degh!


" Kau!" Pekik Satsuki waspada.


Akhirnya, Kau datang... Ucap Sang Spirt.


" kau, Apa kau yang mengawetkan jasad ibuku"


Sang Naga mengangguk.


Whooosssh! Sebuah gerbang dimensi waktu mulai terbuka, Satsuki dan ibu suri mulai masuk ke dalamnya.


" Sebenarnya... Tujuh belas tahun yang lalu..."


Flashback On...


Flas Back Tujuh belas tahun yang lalu..


Kerajaan Kui...


.


.


.


.


Putri Kui Dan Pangeran Xio adalah saudara kembar yang tumbuh besar bersama daalam satu kerajaan.


Keduanya selalu berduaan kemanapun... Kedekatan mereka sering membuat siapapun salah paham. Mereka nampak seperti sepasang kekasih.


Sifat Putri Kui yang baik membuat pangeran Xio nyaman saat ada di dekatnya.


Kedekatan tersebut sering membuat ibu suri risih. Hingga ia mulai menjodohkan Pangeran Xio dengan Wanita dari kerajaan Sebrang, putri Ling Ling namanya.


Putri Ling ling sangat baik, Namun Pangeran Xio yang dingin abai pada putri tersebut, saat tiba hari penobatan putra mahkota , Permaisyuri Zhang berencana menjodohkan pangeran Xio dengan putri ling ling, Namun... pangeran Xio sangat marah dan menolak perjodohan tersebut.


Perasaan mengganjal di hati Ratu Zhang pada hubungan mereka tampak makin jelas...


Ternyata benar saja dugaan Ratu Zhang, Bahwa Pangeran Xio sangat mencintai Putri Kuai yang kenyataannya adalah kakak kembarnya.


" Kakak! Aku tak ingin menikahi putri itu" Rengek sang pangeran Xio. Ia memang memiliki Sipat manja sererti seorang anak perempuan. Berbeda dengan putri kuai yang kuat dan sigap.


" Kenapa?"


" Aku tak ingin kehilanganmu..."


" Kau harus menikah dan menghasilkan keturunan yang terbaik untuk kelangsungan kerajaan kita" Ucap Putri Kuai.


Sifat Putri Kuai yang penyanyang pada adiknya sama sekali tak menghiraukan kelakuan adiknya yang sedikit berbeda itu. Ia hanya terbiasa pada tingkah manja adiknya itu.


" Aku sungguh tak ingin meninggalkanmu sendirian" Bantah Pangeran Xio.

__ADS_1



Kedekatan mereka di saksikan jelas oleh Ratu Zhang, Hingga ia sangat kesal melihat kelakuan anaknya yang tak normal.


Beberapa hari kemudian...


Jamuan besar terjadi di kerajaan Kui. Hari penetapan pernihakan sudah di tentukan. Itu membuat Pangeran Xio makin Flustrasi.


Atap Kerajaan Kui...


" Adik, lihat! Bintang jatuh... sungguh indah" Ucap Putri Kuai lirih seraya terkekeh.


" Kakak, berhenti tertawa, Aku sedang kesal..." Gumam Pangeran Xio.


" Kesal? Untuk apa? Bukankah kau harusnya bahagia karna beberapa minggu lagi kau akan menikah" Tanya Putri Kuai.


" Aku sebal, Jika aku menikah kakak akan sendirian"


" Siapa bilang, akupun akan menikah, Tapi dengan pria baik yang bertanggung jawab" Balas Putri Kuai.


Degh! Pangeran Xio berdegug... Ia sangat cemburu pada kata kata kakaknya itu.


" Apa maksudmu kakak! Siapa pria itu?!"


" Hahaha, Rahasia... kamu harus menikahi putri Ling Ling dulu, setelah itu aku akan beritahu siapa pria beruntung itu"


" Huuuh menyebalkan!" Pangeran Xio marah . Ia mulai membalikan wajahnya karan kesal.


" Kau harus tegas, Saat itu akan tiba ... Dan kau harus menjadi Raja yang bijak"


Degh! Ia sadar dengan apa yang dikatakan kakaknya, Kata-kata itu seakan melepasnya pergi.


" Tidak mau!! Kenapa kakak tidak menikah denganku saja!" Pangeran Xio berbalik tiba-tiba hingga membuat putri Kuai kaget.



" Haissshh! Kau selalu bercanda... sudah kubilang. Kau harus bijak... Dua minggu lagi pernikahanmu akan tiba, Segeralah mandiri... jangan pikirkan kakakmu ini, Biarkan dia mencari pria yang cocok untuknya. Ya?" Ucap Putri Kuai mulai mendorong tubuh adiknya.


Putri Kuai mulai berdiri... Ia melihat sekitaran langit Chang Chun du masa tersebut .


Matanya menelisik area kerajaan tersebut. Namun mata jelinya terdiam di kepulan asap yang mulai menutupi cerahnya langit berbintang di zaman itu .


Degh!


Apa itu? Seperti terjadi sebuah peperangan? Bathin Putri Kuai.


" Kakak! Aku sungguh serius, Biarkan aku menikahimu... dengan demikian kita bisa bersama selamanya?"



Bats! Putri Kuai menepis pangeran Xio hingga ia tergeletak di genting atap kerajaan.


" Adik! Kau sudah Gila! Lepaskan! Jangan bicara hal yang tak masuk akal. Jangan bercanda! Ada urusan yang harus aku selesaikan!"


" Tapi aku..."


" Kau sungguh kekanak-kanakan!"


Syuut! Putri Kuai segera berangkat menuju pusat kepulan asap itu , Ia meninggalkan adiknya seorang diri di atap tersebut. Seketika tubuh ringan milik Putri Kuai segera menghilang di gelapnya malam.


" Kakak... Aku sungguh mencintaimu..." Ucap Pangeran Xio.


Favilun Mawar ( Milik Permaisyuri Mei)


" Lapor Yang mulia... Sesaat kami simak bahwa pangeran Xio hendak mencium putri Kuai" Ucap sang mata-mata.


" Apa! Beraninya mereka!" Teriak permaisyuri Hye Mei marah.


" Tapi Putri Kuai sengaja berontak dan menghemapas tubuh putra mahkota"


" Mereka !!! Keterlaluan!! Panggil mereka sekarang!!"Tegas Permaisyuri Hye Mei.


" Baik Yang mulai, Namun saat ini putri Kuai pergi entah kemana, Di atap istana hanya ada putra mahkota terdiam sendiri"


" Begitukah!! Apa yang sebenarnya terjadi!! Seharusnya mereka memang tak tumbuh bersama! Ini sungguh aib keluarga!"


" Jika demikian, Kami permisi.."


" Pergilah dan panggil putra mahkota segera untuk menghadap padaku!"


" Segera kami laksanakan Yang mulia"


SYUUT! seketika setelah pamit para mata-mata itu menghilang bersama gelapnya malam.


-Balas Dendam #2 The End-


**Hai para readers setia Dendam sang putri... makasih udah nyimak hingga part ini ya, Autor doa kan agar kita semua di berikan umur yang panjang dan senan tiasa sehat jasmani dan rohani.


Maaf jika flasbacknya mengganggu ... Tapi ini akan berlanjut hingga dua eps kedepan, Mohon para leader maklum dan memaafkan segala typonya autor. Malum autor perlu daring kesana kemari... Thank All.

__ADS_1


__ADS_2